4 Alasan Pegawai Melakukan Lembur

Back to Pos

Lembur merupakan kondisi waktu kerja yang melebihi batas waktu kerja, yang di Indonesia diatur dalam aturan resmi pemerintah. Karena melebihi batas waktu kerja, tentu diperlukan dasar atau alasan yang tepat untuk membuat pegawai melakukan lembur.

Beberapa alasan umum yang mengharuskan pegawai melakukan lembur adalah kebutuhan bisnis atau kebutuhan meningkatkan kondisi kerja karyawan. Memperpanjang jam kerja dapat berarti menghabiskan lebih banyak jam bekerja setiap hari untuk sementara waktu.

Lembur juga berarti mengharapkan karyawan untuk bekerja dalam waktu kerja yang lebih banyak dalam seminggu. Hasilnya, lembur pun dapat menghilangkan hari libur. Penasaran kenapa pegawai melakukan lembur? Berikut informasinya!

banner aplikasi lembur

Pekerjaan yang Terlalu Banyak

Alasan paling kentara untuk pegawai yang lembur adalah terlalu banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan. Pegawai terpaksa lembur karena waktu kerja regular tidak cukup untuk menyelesaikan beban pekerjaan. Lalu, kenapa mereka memiliki begitu banyak pekerjaan?

Tentu saja, untuk beberapa minggu, misalnya, ketika perusahaan baru saja meluncurkan produk baru, lembur sukar dihindari. Namun, jika hal ini berlangsung sepanjang tahun secara terus menerus, jelas ada sesuatu yang tidak beres dengan beban kerjanya.

Bisa jadi deskripsi pekerjaan pegawai perlu dievaluasi ulang, memerlukan lebih banyak sumber daya untuk mendukung perannya, atau pegawai tersebut mendapat sejumlah gangguan selama berada di tempat kerja.

Untuk mengatasinya, manajer dapat berdiskusi dengan pegawai tersebut. Penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan cara memprioritaskan ulang tugas kerja, mendelegasikan tugas kerja ke rekan tim lain, hingga mencari sumber daya tambahan.

Permintaan Bisnis

Peningkatan penjualan atau permintaan yang lebih tinggi terhadap produk atau layanan perusahaan dapat menjadi salah satu alasan pegawai harus lembur. Tujuannya tak lain untuk memenuhi permintaan bisnis yang ada.

Permintaan yang lebih besar menghasilkan pendapatan, namun juga menambah beban kerja pegawai. Jika perusahaan tidak mempekerjakan staf tambahan, besar kemungkinan pegawai akan diminta lembur guna mengakomodasi kebutuhan tenaga kerja perusahaan.

Lembur yang dilakukan untuk mengakomodasi permintaan bisnis mungkin bersifat sementara berdasarkan pasang surut dan aliran penjualan. Bagi perusahaan dalam fase pertumbuhan, perpanjangan hari kerja (masuk di hari Minggu misalnya) dapat berlangsung tanpa batas waktu hingga perusahaan dapat mempekerjakan lebih banyak karyawan. Tentu saja perusahaan harus menghitung upah lembur karyawan nya dengan layak yang sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan.

Kekurangan Pegawai

Bahkan jika permintaan bisnis tetap konstan dan perusahaan kekurangan staf, pegawai mungkin diminta untuk lembur hanya untuk mempertahankan produktivitas. Kondisi kekurangan pegawai pun terjadi karena sejumlah alasan.

Faktor-faktor seperti ketidakmampuan perusahaan untuk merekrut pekerja yang cukup berkualitas, perputaran karyawan, ketidakhadiran, dan terlalu banyak karyawan yang tidak masuk kerja dapat menjadi alasan pegawai harus lembur.

Semakin sedikit pegawai yang masuk kerja, semakin besar kemungkinan pegawai yang masuk kerja harus lembur. Hal ini diperlukan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang harus nya diselesaikan oleh pegawai yang tidak masuk kerja.

Alasan Pribadi

Lembur juga bisa dilakukan oleh pegawai karena alasan dan kepentingan pribadi. Lembur memberikan kesempatan bagi pegawai untuk mengalokasikan waktu lembur untuk keperluan lainnya.

Misalnya, pegawai yang memiliki janji bertemu dokter harus izin selama 4 jam. Untuk membayar waktu yang digunakan untuk menemui dokter tersebut, pegawai tersebut bisa lembur selama dua hari dengan menambahkan dua jam kerja.

Dengan begitu, pegawai tetap dapat memenuhi kewajiban kerjanya meski harus izin kerja untuk keperluan pribadi. Dalam kondisi ini, lembur dapat dimanfaatkan untuk kepuasaan baik karyawan maupun perusahaan.

Jadi, sudah tahu mengapa pegawai melakukan lembur? Jika memang pegawai harus lembur, pastikan itu memang untuk keperluan yang benar-benar mendesak agar pegawai tidak merasa overworked.

banner_karyaone

Sumber:
Smallbusiness.Chron: Reasons for Extended Work Hours

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos