Analisis SWOT – Pengertian, Cara Membuat dan Contoh

Analisa SWOT – Dalam menjalankan suatu bisnis, pemilik usaha selalu berada di posisi harus memutuskan langkah selanjutnya untuk memajukan usaha. Asal tembak, pakai feeling tentunya membuang-buang waktu saja.
Oleh karena itu, Anda perlu analisa SWOT

Pengertian Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)

Analisis SWOT adalah sebuah model analisis yang bisa membantu Anda dalam mencari pasar yang paling tepat dan berkelanjutan.

Selain dalam menjalankan bisnis, analisis ini juga bisa dipakai untuk diri sendiri karena akan membantu Anda dalam mengembangkan karier yang sesuai dengan bakat, kemampuan, dan peluang setepat mungkin.

Hal yang membuat analisis SWOT menjadi sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan analisis ini, Anda bisa mencari peluang yang bisa dimanfaatkan.

Selain itu, melihat kelemahan yang ada akan membuat Anda bisa menghindarinya sekaligus menghilangkan ancaman yang tidak Anda sadari sebelumnya.

Analisis SWOT juga bisa mempermudah Anda dalam menyusun strategi yang tepat. Melihat pihak saingan dan mencari pasar yang berbeda dari mereka sehingga Anda bisa berada di pasar yang paling tepat.

banner_karyaone

Strength

– Apa kekuatan yang dimiliki oleh bisnis Anda?
– Apa yang bisa dilihat dari pasar Anda sebagai kekuatan Anda?
– Apa yang Anda lakukan supaya bisa lebih baik daripada orang lain?
– Apa faktor yang bisa membuat Anda memperoleh penjualan yang baik?
– Sumber daya unik atau berbiaya rendah seperti apa yang bisa Anda dapatkan, yang orang lain tidak bisa mendapatkannya?

Contoh-contoh pertanyaan di atas bisa mendapatkan jawaban atas kekuatan yang Anda miliki. Selain itu, Anda tidak hanya melihat kekuatan dari sudut pandang perusahaan/pribadi saja, tapi coba lihat juga sudut pandang pelanggan dan orang-orang yang ada di pasar Anda.

Ketika Anda bingung untuk menyebutkan kekuatan apa yang dimiliki, boleh menulis beberapa karakteristik perusahaan Anda sehingga di antaranya ada yang bisa masuk sebagai kekuatan. Jangan lupa kaitkan kekuatan ini dengan pesaing Anda sehingga menjadi pembeda.

Weakness

– Apa saja yang bisa Anda perbaiki?
– Apa yang seharusnya Anda hindari?
– Faktor-faktor apa saja yang bisa membuat Anda kehilangan penjualan?
– Apa yang mungkin dilihat orang lain sebagai kelemahan dalam pasar Anda?

Jangan lupa, tetap melihat kelemahan dari sudut pandang perusahaan dan juga pihak di luar perusahaan (pesaing ataupun konsumen).

Tapi Anda juga harus tetap berpikir realistis sejak dini karena lebih baik menghadapi kebenaran sesegera mungkin walaupun itu adalah sesuatu hal yang buruk.

Opportunities

– Peluang apa saja yang bisa Anda temukan?
– Tren menarik apa yang Anda ketahui dan bisa dimanfaatkan?

Selain itu, beberapa peluang bagus juga bisa hadir dari beberapa hal sebagai berikut:

– Perubahan teknologi dan pasar, bisa dalam skala luas dan sempit.
– Perubahan kebijakan pemerintah yang terkait dengan bidang Anda.
– Perubahan kehidupan sosial, populasi, gaya hidup dan lainnya.
– Peristiwa lokal yang bisa membantu perusahaan Anda.

Threats

– Masalah apa saja yang Anda hadapi?
– Langkah-langkah apa yang bisa dilakukan oleh pesaing Anda?
– Apakah ada perubahan dalam kualitas, pekerjaan, produk, atau layanan Anda?
– Apakah perubahan teknologi bisa mengancam posisi Anda?
– Apakah Anda memiliki utang atau masalah keuangan?
– Apakah kelemahan Anda bisa mengancam bisnis secara serius?

Keempat hal di atas bisa disebut saling berkesinambungan. Jadi, Anda bisa mencari cara bagaimana kekuatan Anda bisa membuka peluang. Begitu juga Anda bisa melihat apakah kelemahan yang ada bisa membuka peluang dengan cara menghilangkan kelemahan itu.

Dan dalam perusahaan, masalah kepegawaian juga merupakan suatu hal yang terkadang menyulitkan sekaligus membingungkan. Ketika Anda tidak bisa menghadirkan sebuah sistem yang baik, maka akan muncul masalah-masalah yang menyangkut pegawai sehingga merugikan Anda.

Cara Melakukan Analisa SWOT

Bagaimana membuat analisis SWOT dengan baik?

Ajak sekelompok pihak yang memiliki perspektif berbeda tapi memiliki kepentingan yang sama di perusahaan Anda untuk melakukan brainstorming. Contohnya departemen penjualan, departemen pemasaran dan departemen operasional.

Dengan menyatukan tim ini dan Anda akan mendorong partisipasi mereka sehingga perusahaan akan mendapatkan hasil yang lebih menyeluruh.

Dalam diskusi tersebut, identifikasi faktor-faktor di masing-masing dari empat kategori SWOT.  Saat tim Anda berusaha mengisi setiap kategori, biarkan setiap anggota menyampaikan sudut pandangnya terlebih dahulu tanpa difilter.

Setelah selesai, pilih pandangan analisis SWOT yang diprioritaskan, dengan mencantumkan faktor-faktor di setiap kategori dalam urutan prioritas tertinggi di atas hingga prioritas terendah di bagian bawah.

Tonton juga video berikut dari Inti Jasa Kreatif untuk penjelasan tentang analisis SWOT

Mandegnya kinerja perusahaan, kerugian yang menghantam perusahaan, dan pesaing yang semakin maju pesat harusnya tidak akan terjadi ketika Anda menggunakan KaryaOne, software HR yang bisa memudahkan Anda dalam mengatur segala macam urusan mengenai kepegawaian. Dengan manajemen sistem yang baik, permasalahan gaji, BPJS serta PPh 21, absensi, perhitungan lembur, serta jalur karier yang bisa KaryaOne nilai, membuat software ini wajib Anda gunakan demi memperlancar perusahaan Anda dalam meraih target yang diinginkan.

Sumber : Mindtools.com

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *