Apa itu Passion dan Hubungannya dengan Karir Anda?

apa itu passion

Kita sering mendengar ungkapan bahwa melakukan pekerjaan dengan passion akan mendatangkan hasil yang maksimal. Apa itu passion?

Orang yang hidup tanpa passion biasanya merasa hampa, seperti sayur tanpa garam, seperti sirup yang tidak ada manis-manisnya. Manusia bisa hidup tanpa passion, meskipun setiap hari menanyakan apa arti hidup mereka.

Sebaliknya orang-orang yang hidup dengan passion mereka selalu bersemangat. Meskipun hari-hari terasa berat tapi tetap menyenangkan dijalani. Sama seperti semua manusia di muka bumi ini, jalan mereka berbatu. Namun bedanya, mereka tahu kemana mereka pergi dan mengapa mereka ke sana. Seseorang yang memiliki passion tidak menyerah sampai berhasil.

Orang yang hidup tanpa passion, hanya berjalan tanpa tahu kemana kaki melangkah dan tak tahu alasan kaki berjalan ke arah itu. Mereka yang hidup tanpa passion juga mudah terbawa trend, terbawa emosi sehingga hilang arah dan terombang-ambing.

Setelah membaca artikel ini, kami harap Anda dapat memahami apa yang dimaksud dengan passion dan bagaimana cara menemukan passion yang cocok untuk karir Anda. Simak selengkapnya.

Apa yang dimaksud dengan passion? 

Passion didefinisikan sebagai kecenderungan atau keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu yang ia suka atau dianggap penting untuk dilakukan. 

Seseorang yang memiliki passion rela melakukan apapun untuk mencapai “sesuatu”, bahkan rela menghabiskan tenaga, waktu dan pikiran pada “sesuatu” tersebut.

“Sesuatu” itulah yang dianggap sebagai passion. 

Jika Anda menemukan hal yang membuat Anda rela mengorbankan hal-hal di atas, itu artinya Anda telah menemukan passion dalam diri Anda.

Untuk memahami lebih dalam mengenai passion, Anda dapat membaca topik berikut.

Baca juga: Jenjang Karir Terbaik untuk Anda, berdasarkan Tipe Kepribadian Myers-Briggs (MBTI)

Perbedaan Passion dengan Hobi

Banyak yang mengira bahwa passion sama dengan hobi. Padahal kedua hal tersebut adalah hal yang berbeda. Meskipun terkadang passion itu bermula dari hob.

Salah satu contoh sederhana yang membuktikan passion dan hobi itu dua hal yang berbeda yaitu orang yang mempunyai hobi menyanyi tidak selalu memiliki passion untuk menjadi penyanyi.

 Sedangkan passion sendiri bukan hanya sekedar kegiatan atau aktivitas yang Anda sukai semata tapi juga biasanya bermanfaat untuk orang lain/memberikan dampak untuk orang lain.

Orang yang memiliki hobi menggambar hanya menghabiskan waktu senggangnya dengan menggambar sesukanya tanpa ada usaha untuk belajar lebih mengenai hal tersebut.

Lain dengan mereka yang memiliki passion menggambar, mereka akan berusaha untuk mempelajari teknik menggambar dan berbagai hal mengenai menggambar sampai dia menguasai bidang tersebut.

Baca juga penjelasan menarik tentang bedanya passion dan hobi dari channel Edvan M Kautsar di bawah ini.

Dua tipe passion

Dalam ilmu psikologi, Professor J. Vallerand mengemukakan bahwa passion terbagi ke dalam dua tipe, yakni passion harmoni dan passion obsesi. 

Keduanya berbeda dari segi efek yang dihasilkan pada individu yang bersangkutan.

  1. Passion harmoni

Passion harmoni adalah tipe passion yang positif. Pasalnya, seseorang melakukan sesuatu atas dasar kesenangan, kecintaan, serta seirama dengan kecintaan Anda akan sesuatu, misalnya saat Anda dapat menjadikan hobi sebagai sumber pendapatan.

Dengan passion harmoni, Anda akan lebih bahagia karena tidak ada konflik antara aktivitas dengan nilai-nilai pribadi yang Anda anut. 

Efeknya, langkah yang Anda ambil lebih terorganisir, memiliki tujuan yang jelas, serta hasil pekerjaan Anda akan lebih teratur dan bisa dievaluasi dengan kepala dingin.

Baca juga: Cinta atau Karir? Buat Keputusan yang Tepat

  1. Passion obsesi

Apa itu passion obsesi? Passion ini merupakan dorongan yang dijadikan sebagai landasan beraktivitas adalah faktor eksternal, misalnya kewajiban untuk mendapatkan gaji tinggi demi menafkahi keluarga.

Dalam bentuk passion ini, Anda akan akan dipaksa untuk menjalani aktivitas tersebut, sekalipun tidak sesuai dengan nilai-nilai pribadi. 

Efeknya, Anda akan seperti robot karena tidak memiliki kemampuan untuk mengontrol hasil akhir dan hasil tersebut mungkin tidak sesuai dengan keinginan Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang cenderung memiliki passion obsesi jarang bersikap lembut ketika dihadapkan pada masalah atau tantangan dalam hidupnya. 

Orang seperti ini juga kerap ditandai dengan sikap intoleran terhadap hal-hal yang bertentangan dengan passion obsesinya.

Ada 4 Jenis Passion yang Perlu Anda Ketahui

Passion bagi setiap orang bisa jadi sangat unik baik dari jenis dan intensitasnya, namun secara garis besar dapat terbagi menjadi empat passion, yaitu Passion for Knowledge, Passion for Business, Passion of Service, dan Passion for People.

Passion for Knowledge

passion for knowledge

Passion for Knowledge perlu dimiliki seseorang agar mau mempelajari suatu keahlian atau pengetahuan. Knowledge menjadi pilar pertama yang perlu dikuasai seseorang. Karena bagaimanapun seseorang baru bisa mengembangkan diri secara optimal atau pun membantu orang lain bila memiliki kapabilitas yang mencukupi.

Salah satu orang yang memiliki passion for knowledge adalah David Attenborough, seorang penyiar berkebangsaan Inggris dan sejarawan alam. Ia terkenal dengan tulisan dan siarannya di BBC Natural History Unit.

Sejak kecil ia suka mengkoleksi fosil, batu dan spesimen alam. Hingga dewasa ia belajar tentang geologi dan zoologi.

Karirnya bermula dari editor buku sains anak kemudian bergabung dengan BBC bagian pertelevisian, yang menangani siaran non fiksi mengenai hewan dan sayuran.

Dari sini kita bisa melihat bahwa David Attenborough memiliki dan menjalani passionnya dalam ilmu tentang alam juga marga satwa.

Passion for Business

Passion for Business dianjurkan dimiliki agar orang terdorong untuk menjadi mandiri dan tidak menjadi beban orang lain secara finansial. Lebih jauh lagi, seseorang bahkan bisa membantu orang lain dengan memberikan kontribusi berharga secara langsung maupun tidak langsung.

Baik sebagai pengusaha sehingga dapat memberikan lapangan pekerjaan atau pun sebagai pekerja untuk meningkatkan keadaan usaha yang pada gilirannya akan membawa manfaat ekonomis pada rekan kerja.

Di negara kita sendiri sosok yang bisa menjadi contoh adalah Djoko Susanto, pendiri alfamart. Bermula dari toko kelontong di pasar tradisional berkembang menjadi ribuan waralaba minimarket di seluruh Indonesia, hotel dan sekolah.

Berikut cerita singkat dari channel Narasi tentang Djoko Susanto.

Passion for Service/People

Passion for Service/People karena memang manusia adalah makhluk sosial, sehingga secara naluriah ada dorongan untuk mereka selalu terhubung dengan sesama. Secara sadar atau tidak, dalam berbagai interaksi, mereka pun memberikan pelayanan kepada orang lain. Mereka seolah terdorong untuk memberikan perhatian lebih pada orang lain..

Karir dari orang-orang yang memiliki passion for service biasanya ada di industri jasa. Sebagai contoh sales, trainer, perawat, guru, psikolog, customer service, dan bisa juga NGO.

César Ritz adalah pemilik julukan King of Hotelier. Pendiri jaringan hotel di seluruh dunia dan yang paling terkenal adalah Hôtel Ritz di Paris dan Hotel Ritz-Carlton di London.

Ritz memiliki kelebihan luar biasa dalam memahami kebutuhan dan keinginan para pelanggan kaya. Model pelayanan yang ditawarkan Ritz hingga saat ini menjadi standar pelayanan hotel mewah di seluruh dunia.

Perlu disadari, meskipun berbeda-beda, bukan berarti ketiga passion ini bisa berdiri sendiri. Bila dikelola dengan baik, empat passion ini menunjang satu sama lain

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian passion, selanjutnya inilah cara menemukan passion.

Baca juga: 4 Cara Sederhana Membangun Personal Brand yang Powerful dengan Instagram

Bagaimana cara menemukan passion untuk karir Anda?

Semua orang memiliki caranya masing-masing untuk menemukan passion­-nya dan perlu waktu yang tepat untuk menemukannya.

Berikut ini 5 cara yang dapat Anda lakukan untuk mencari tahu bagaimana passion yang ada dalam hidup Anda.

1. Apa kelebihan dan kelemahan yang Anda miliki dan bagaimana cara mengetahuinya?

Setiap orang tentu memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, bukan? Ini adalah proses awal Anda mengenal passion diri sendiri.

Coba lakukan analisis SWOT, bila perlu minta bantuan orang lain untuk menilai kepribadian Anda. Ingatlah apa saja yang pernah Anda lakukan selama ini. Dari banyaknya rutinitas yang dikerjakan, hal apa saja yang paling menonjol. Jangan lupa pikirkan juga hal apa yang membuat Anda kesulitan.

Temukan sesuatu yang unik sehingga Anda percaya jika itu adalah bagian dari passion Anda.

2. Apa hobi dan kesukaan Anda sejak kecil?

Ini akan membantu melihat sesuatu yang tersembunyi dari diri Anda sendiri. Masa kecil adalah titik awal Anda mengenal kehidupan Anda sendiri.

Bisa jadi, apa yang Anda sukai di waktu kecil adalah passion Anda yang belum disadari. Jika lupa, tanyakan orang-orang yang sering berada di sekeliling Anda di waktu kecil. Berikutnya, tinjau apakah kesukaan Anda itu masih relevan dengan hobi Anda sekarang.

Baca juga: Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Memilih Karir

3. Apa harapan terbesar Anda saat ini

Mustahil seseorang tidak memiliki harapan di masa mendatang, atau lebih tepatnya cita-cita. Di saat masih kecil, mungkin cita-cita Anda didapat dari apa yang Anda lihat itu menarik.

Tapi sekarang berbeda. Anda akan menentukan harapan besar di masa mendatang setelah mengetahui peluang dan kesempatan yang Anda dapat hari ini. Artinya, secara tidak langsung Anda telah mengenal passion yang mengantarkan Anda berpikir tentang harapan tersebut.

4. Aktivitas apa yang membuat Anda enjoy dan senang menjalaninya

Dilihat dari rutinitas yang Anda kerjakan setiap hari. Adakah kegiatan yang membuat Anda senang selain hobi? Melalui cara inilah Anda akan bisa mengenal karakter diri sendiri. Kesukaan di waktu kecil juga erat kaitannya dengan hal yang satu ini.

Coba pikirkan, apakah yang Anda senangi sekarang merupakan bagian dari sesuatu yang penting dalam hidup Anda ?

Jika iya, berarti rutinitas tersebut menggambarkan passion yang Anda miliki. Anda bisa mengembangkannya untuk mendapatkan apa yang Anda harapkan tadi.

Maksudnya, Anda bisa menggapai harapan Anda melalui cara unik, yaitu dengan rutinitas yang Anda sukai.

Baca juga: 5 Cara Melindungi Personal Brand Anda di Dunia Maya

5. Apa motivasi yang menjadi dorongan Anda saat ini

Keberadaan motivasi terkadang berasal dari suatu keadaan tersulit dalam hidup Anda. Passion secara tidak langsung mendorong Anda agar bangkit dari masa sulit tersebut.

Jadi, ketahuilah bahwa motivasi yang Anda miliki berawal dari passion pribadi Anda. Pahami apa saja yang melatarbelakangi motivasi Anda saat ini. Pertimbangkan hal-hal apa yang pernah Anda lakukan sebelumnya sehingga Anda menemukan motivasi tersebut.

Itulah pengertian passion dan bagaimana cara menemukannya dalam hidup, semoga Anda paham betul makna tentang passion itu sendiri dan dapat segera menemukannya setelah membaca artikel ini.

Referensi: Sukagitu.com, Sehatq.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *