Balanced Scorecard : Ukuran yang Mendorong Kinerja

balance scorecard

Balanced Scorecard – Apa yang Anda tetapkan adalah apa yang Anda dapatkan. Seorang pakar berpendapat bahwa sistem pengukuran sebuah organisasi berperan dalam perilaku manajer dan karyawan.

Termasuk langkah-langkah akuntansi keuangan tradisional seperti laba dari investasi dan laba per saham, bisa memberikan sinyal yang keliru untuk perbaikan dan perbaruan yang dilakukan.

Ukuran kinerja keuangan tradisional dinilai sudah kuno, bekerja dengan maksimal di era industri, tetapi tidak sesuai dengan kompetensi dan keterampilan saat ini.

Sebagaimana para manajer dan pakar akademis sudah mencoba memperbaiki kekurangan dari sistem pengukuran kinerja yang ada saat ini. Sebagian sudah membuat langkah-langkah keuangan yang lebih relevan.

Banner KaryaOne - Payroll Software Indonesia

Apa itu Balanced scorecard?

Selama 12 tahun penelitian, Robert S. Kaplan, seorang profesor di Harvard Business School, bersama 12 perusahaan, menyusun sistem balanced scorecard, serangkaian model pengukuran keuangan yang memberi tahu hasil tindakan yang sudah diambil, termasuk langkah-langkah operasional yang menjadi pendorong kinerja keuangan di masa mendatang.

Balanced scorecard memungkinkan manajer untuk memantau bisnis dari empat sisi yang penting.

Balanced scorecard memungkinkan manajer untuk melihat bisnis dari empat perspektif berbeda: perspektif pelanggan, perspektif internal, perspektif inovasi, dan perspektif keuangan.

Beberapa perusahaan sudah mengamplikasikan balanced scorecard.

Di masa-masa awal, sistem ini menunjukkan keefektifannya dalam memenuhi beberapa kebutuhan manajerial.

Pertama, dalam satu laporan manajemen, banyak aspek yang terlihat berbeda dari agenda perusahaan, seperti menjadikan perusahaan berorientasi pelanggan, mempersingkat waktu respon, meningkatkan kualitas, dan menekankan kerja tim.

Kedua, sistem ini memberikan jaminan pelindung terhadap sub-optimasisasi.

Dengan memaksa pimpinan senior untuk mempertimbangkan semua langkah-langkah yang diambil, balanced scorecard memungkinkan mereka untuk melihat apakah peningkatan di satu bidang telah dicapai dengan mengesampingkan aspek yang lain.

Misalnya, tujuan terbaik bisa dicapai dengan buruk.

Perspektif Konsumen: Bagaimana Konsumen Melihat Perusahaan

Perspektif Konsumen: Bagaimana Konsumen Melihat Perusahaan

Kebanyakan perusahaan memiliki kinerja yang fokus pada konsumen. Bagaimana sebuah instansi mencitrakan diri kepada konsumen, di situlah perspektif terbentuk.

Balanced scorecard mengharuskan para manajer untuk mengimplementasikan tujuan dan target capaian mereka pada layanan pelanggan.

Tentu saja, mementingkan faktor-faktor yang benar-benar menguntungkan pelanggan. Konsumen benar-benar memperhatikan beberapa aspek: waktu, kualitas, performances, dan pelayanan.

Perspektif Bisnis Internal: Apa yang Dibutuhkan Perusahaan?

Perspektif Bisnis Internal: Apa yang Dibutuhkan Perusahaan?

Sesuatu yang berbasis pelanggan itu penting, tetapi harus diterapkan ke dalam tindakan.

Manajer perlu memperhatikan operasional internal yang memungkinkan mereka memenuhi kebutuhan pelanggan.

Bagian kedua dari balanced scorecard memberi manajer perspektif internal.

Langkah-langkah internal untuk balanced scorecard harus berasal dari proses bisnis yang punya dampak terbesar pada kepuasan pelanggan, yang kemudian dapat mempengaruhi sejumlah aspek lainnya, seperti siklus, kualitas, keterampilan karyawan, dan produktivitas.

Perusahaan juga harus berusaha mengidentifikasi kompetensi mereka, salah satunya dengan menggunakan sistem ini.

Perspektif Inovasi

Perspektif Inovasi

Proses bisnis berbasis pelanggan dan internal pada balanced scorecard mengidentifikasi parameter yang dianggap paling penting bagi perusahaan.

Tujuannya, untuk mencapai keberhasilan yang kompetitif. Tetapi target untuk sukses terus berubah, karena persaingan global yang ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan produk dan proses yang ada.

Kemampuan perusahaan untuk berinovasi, meningkatkan, dan mempelajari perkembangan sangat penting.

Target ini bisa dicapai dengan diantaranya melalui meluncurkan produk baru, menciptakan lebih banyak nilai bagi pelanggan, dan meningkatkan efisiensi operasi secara berkelanjutan.

Perspektif Finansial: Bagaimana Pandangan terhadap Pemegang Saham

Perspektif Finansial: Bagaimana Pandangan terhadap Pemegang Saham

Ukuran kinerja keuangan suatu perusahaan menunjukkan apakah strategi, implementasi, dan eksekusi dapat berkontribusi pada peningkatan laba.

Sasaran keuangan berkaitan dengan profitabilitas, pertumbuhan, dan nilai pemegang saham. Tujuannya sangat sederhana: untuk bertahan hidup, untuk berhasil, dan untuk menjadi makmur.

Kelangsungan hidup diukur dengan arus kas, pertumbuhan penjualan triwulanan, dan pendapatan operasional berdasarkan divisi, serta peningkatan pangsa pasar berdasarkan segmen dan laba atas ekuitas.

Tapi berdasarkan fenomena saat ini, haruskah manajer senior bahkan melihat bisnis dari perspektif keuangan?

Haruskah mereka memperhatikan langkah-langkah keuangan jangka pendek seperti penjualan triwulanan dan pendapatan operasional?

Analisis nilai pemegang saham (SVA), yang memperkirakan arus kas masa depan dan mendiskonnya kembali ke perkiraan kasar dari nilai saat ini, adalah upaya untuk membuat analisis keuangan lebih menjanjikan di masa depan.

Tetapi SVA masih didasarkan pada arus kas daripada aktivitas dan proses yang mendorongnya.

Dari penjelasan beberapa perspektif di atas, semua kembali kepada pimpinan perusahaan, bagaimana mereka menciptakan iklim bisnis yang cocok. Beberapa strategi tidak akan berjalan baik, jika tidak dilakukan secara maksimal.

Sumber : hbr.org

__________
KaryaONE adalah HR dan Software Payroll Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *