4 Cara Membuat Pegawai Betah Saat Lembur

Back to Blog
betah saat lembur

Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan di kantor, belum lagi deadline yang cukup ketat, terkadang membuat pegawai harus lembur.

Meski perusahaan sudah seharusnya membayar upah lembur pada pegawai, sebaiknya Anda juga melakukan beberapa hal ekstra agar pegawai betah saat lembur.

Jika pegawai merasa betah, mood-nya akan cenderung lebih baik sehingga berpengaruh positif terhadap pekerjaan yang dilakukannya. Ini dia beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

banner aplikasi lembur

Memberikan konsumsi makan malam

Bekerja membutuhkan tenaga yang banyak, terutama jika pegawai harus lembur. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menyediakan fasilitas konsumsi makan malam untuk mereka.

Jika kantor Anda menggunakan jasa katering, katakan kepada layanan katering tersebut bahwa Anda akan memesan makanan untuk pegawai yang lembur.

Namun, apabila tidak, Anda bisa membelikan makanan di luar kantor lalu memberikannya kepada para pegawai tersebut.

Memberikan konsumsi untuk makan malam saat lembur memang mungkin terdengar sepele, tetapi hal ini dapat menjadi bukti kepedulian Anda terhadap pegawai.

Mereka akan merasa diperhatikan dan menyadari bahwa Anda tak hanya peduli pada pekerjaan, tapi juga kesejahteraan mereka.

Sediakan media hiburan

Lembur artinya pegawai harus stay di kantor lebih lama dari jam kerja seharusnya. Padahal, mereka sudah berada di kantor sejak pagi. Nah, hal ini bisa membuat pegawai jenuh dan akhirnya berpengaruh kurang baik terhadap hasil kerja.

Baca juga:  Inilah 7 Hal yang Dicari Millennial di Perusahaan

Untuk menghindari kebosanan, Anda bisa menyediakan media hiburan seperti televisi atau speaker untuk menyetel musik.

Dengan begini, pegawai tidak akan merasa terlalu diforsir. Mereka mendapat sedikit hiburan dari fasilitas yang Anda sediakan.

Pastikan ambience tidak terlalu formal

Saat berada di situasi kerja, idealnya memang suasana cenderung berlangsung formal. Namun, bukan berarti Anda dan pegawai tidak bisa bersenang-senang, terutama di tengah lembur yang mengharuskan pegawai untuk bekerja di luar jam kantor formal.

Jadi, pastikan Anda menciptakan suasana yang fun selama lembur berlangsung. Banyak cara yang bisa dilakukan.

Misalnya, saat break lembur, Anda dan pegawai bisa saling bertukar cerita lucu untuk mencairkan suasana atau bermain board game seperti monopoli dan ular tangga.

Sebagai opsi lain, Anda juga bisa ikut bekerja di ruangan para pegawai daripada bekerja di dalam ruangan sendiri. Dengan berbaur bersama pegawai yang lain, Anda bisa meningkatkan rasa kebersamaan pula.

Anda juga sebaiknya ikut lembur

Ketika Anda meminta pegawai lembur untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor, Anda juga sebaiknya ikut lembur bersama mereka.

Jangan justru pulang lebih dulu dan melimpahkan segalanya kepada pegawai. Jika Anda melakukan hal tersebut, pegawai bisa-bisa berkurang respeknya terhadap Anda karena menganggap Anda hanya ingin enaknya saja.

Baca juga:  Resiliensi & Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan

Lagi pula, bagaimana jika misalnya pegawai yang lembur menemui masalah atau memiliki pertanyaan kepada Anda?

Siapa yang akan membantu mereka menyelesaikan tantangan tersebut? Dengan absennya Anda pula, bisa-bisa pegawai pun tak kunjung merampungkan pekerjaan karena tak ada yang memantau.

Namun, lebih dari itu, kehadiran Anda saat lembur menunjukkan bahwa Anda memang merupakan bagian dari tim dan bersedia untuk ikut bekerja keras pula.

Lembur saat kerja merupakan hal yang biasa terjadi, terutama jika workload sedang sangat tinggi. Meski begitu, pastikan para pegawai Anda merasa betah saat lembur agar mood mereka bisa lebih baik sehingga berpengaruh positif pula terhadap pekerjaan.

Cara-cara di atas bisa coba Anda terapkan. Semoga bermanfaat!

Sumber : 10 Steps to Keeping Employees Engaged and Motivated

banner_karyaone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog