Bagaimana Cara Memulai Bisnis untuk Pemula

bisnis untuk pemula

BISNIS UNTUK PEMULA – Beberapa tahun terakhir tren menjadi entrepreneur atau pengusaha semakin meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh digitalisasi yang memudahkan seseorang untuk menjual produk melalui internet.

Namun bagi sebagian orang, anggapan berbisnis tidak semudah membalikan telapak tangan masih ada.

Pemikiran tersebut tidak salah, karena bisnis akan lebih baik jika memiliki konsep dan rencana yang tepat.

Banyak yang masih tidak tahu bagaimana cara memulai bisnis untuk pemula dan bingung memilih jenis bisnis apa yang mudah serta cocok untuk pemula. Sehingga keinginan hanya menjadi angan-angan saja.

Setelah membaca artikel ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk memulai usaha, mengetahui jenis usaha yang mudah untuk pemula dan bisa menghindari kesalahan yang umum dilakukan oleh pengusaha pemula.

Jenis Bisnis untuk Pemula yang Mudah Dijalankan

Pertama, mari kita mulai dengan jenis bisnis untuk pemula yang mudah dijalankan. Seperti apakah bisnis yang mudah dijalankan?

Bisnis yang mudah adalah bisnis yang biasanya minim resiko, modal yang kecil atau tidak harus memiliki kemampuan khusus dan pengalaman tertentu.

Contoh bisnis yang sulit dijalankan oleh pemula

  1. Toko buah, berjualan buah beresiko busuk dan bisa membuat Anda rugi. Untuk menghindari hal tersebut pastinya Anda harus belajar terlebih dulu tentang buah apa yang tidak cepat busuk, atau bagaimana cara menyimpan buah tersebut, apakah di tempat yg dingin, sejuk, jangan ditumpuk, dibungkus, dll
  2. Contoh lain misalnya bengkel motor atau mobil, sebagai pemula Anda tidak bisa begitu saja terjun untuk membuka usaha bengkel jika tidak punya keahlian dan pengalaman di dalam memperbaiki kendaraan.
  3. Lalu contoh lainnya adalah toko emas, untuk membuka bisnis ini dibutuhkan modal yang cukup besar untuk membeli emas sebagai barang yang akan dijual tentunya. Dengan bentuk emas yang relatif kecil, Anda perlu memiliki stok yang cukup banyak untuk melengkapi etalase toko, karena jika sedikit toko Anda akan terlihat kurang menarik dan tidak memiliki banyak pilihan untuk pembeli.

Lalu apa saja bisnis apa yang mudah dijalankan oleh pemula?

Bisnis Online Dropship

Bisnis yang pertama yaitu bisnis online dropship, bisnis ini bisa jadi pilihan yang cocok untuk pemula. Apa sebetulnya dropship ini ?

Dropship adalah menjualkan produk orang lain dengan selisih harga yang menjadi keuntungan kita, jadi dalam sistem ini kita sebagai dropshipper tidak perlu memiliki produk jualan, umumnya hanya bermodalkan foto produknya saja.

Cara untuk menjadi dropshipper ini cukup dengan mencari produk yang ingin dijual, lalu berlanjut menawarkannya kepada teman baik di wilayah sekitar maupun kepada para kontak yang di miliki di media sosial seperti Whatsapp, Facebook, Instagram dan sebagainya.

Bisnis Pulsa

Cukup memanfaatkan halaman rumah atau bahkan cukup print kertas bertuliskan jual pulsa di pintu rumah, usaha ini sudah bisa berjalan menguntungkan.

Anda tidak perlu khawatir tentang target konsumen, karena para tetangga sebelah pun pastinya membutuhkannya.

Anda juga bisa menawarkan nya ke teman sekolah, kuliah, teman kerja atau keluarga Anda.

Memang profitnya mungkin saja tidak begitu menarik perhatian anda, tapi sebagai pemula hendaknya jangan begitu terpaku memperhatikan profit atau keuntungan sebagai patokan.

Jadikan pengalaman sebagai target utama, sambil berjalan sedikit demi sedikit pun nantinya keuntungan akan bertambah asalkan kita terus berupaya.

Jangan pikir berjualan pulsa tidak bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Jika Anda mendalami mengenai bisnis ini, suatu saat Anda dapat mengembangkan bisnis pulsa eceran menjadi bisnis server pulsa.

Bisnis server pulsa mampu menjual hingga ribuan transaksi setiap hari nya.

Usaha Loket Pembayaran PPOB

Usaha loket pembayaran akhir-akhir ini banyak dipilih karena semakin banyak tagihan-tagihan rutin yang bisa dilakukan jika kita membuka loket pembayaran.

Seperti pembayaran air, tagihan kartu kredit, pembelian token listrik, aneka cicilan, pulsa dan lain sebagainya.

Dengan loket all in one seperti ini, masyarakat akan merasa terbantu karena mereka tidak perlu mendatangi counter pembayaran satu persatu.

Seperti pergi untuk membayar tagihan listrik ke kantor pln, bayar air ke PDAM, dll

Bisnis ini akan lebih bagus apabila lokasi Anda bukan di perkotaan, karena biasanya masyarakat nya tidak banyak yang mengenal pembayaran online.

Bisnis Makanan Ringan

Selanjutnya adalah berbisnis makanan ringan, bagi Anda yang mampu memproduksi makanan ringan / cemilan akan sangat diuntungkan.

Namun bagi anda yang tidak produksi sendiri, Anda bisa mengambil dari produsen.

Bisnis ini sangat direkomendasikan untuk pemula karena makanan ringan banyak diminati oleh masyarakat kita yang hobi ngemil.

Anda bisa mulai berjualan sebagai sambilan atau langsung melakukan produksi dalam skala kecil sampai menengah.

Buat tampilan makanan yang menggoda, packaging yang menarik, serta tentukan harga yang kompetitif, dan tentunya rasa yang lezat.

Sebagai referensi, Anda bisa mencoba beberapa bisnis makanan ringan berikut;

  • Jualan kerupuk udang
  • Kripik singkong
  • Lidi pedas
  • Sale (bahan dasar pisang)
  • dan lainnya

Silahkan Anda mencari ide yang kreatif dan inovatif dalam menghasilkan produk makanan ringan.

BACA JUGA : Bagaimana Melakukan Product Research yang Laris Dipasaran?

Agen Pengiriman

Dengan semakin banyaknya transaksi online, jasa pengiriman pun semakin menjamur, brand baru mulai bermunculan seperti J&T, Sicepat, Anteraja, dll

Banyak dari perusahaan tersebut yang membuka kesempatan kepada kita agar bisa menjadi agen perwakilan.

Untuk memulai usaha ini cukup mudah bahkan menjalankannya dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk pemula.

Cukup dengan memberikan penawaran kepada perusahaan jasa pengiriman mana yang Anda inginkan, bahwa kita memiliki tempat yang potensial, selanjutnya mereka akan melakukan survey layak tidaknya tempat tersebut dijadikan kantor perwakilannya.

Jika disetujui, kita tinggal mempersiapkan sejumlah modal untuk dan usaha pun bisa berjalan.

Usaha Laundry

Memiliki sedikit modal dan lokasi strategis, bisa lirik usaha laundry. Jasanya banyak dibutuhkan mulai dari rumah rumah tangga, hingga yang paling banyak adalah para penghuni kos-kosan.

Selain target konsumennya yang besar, jasa laundry juga dibutuhkan secara rutin, bahkan hingga setiap hari.

Modalnya tidak terlampau besar, berada di skala menengah. Dan tingkat kesulitan menjalankannya pun terbilang sederhana sehingga bisa dipilih sebagai peluang usaha untuk pemula.

Kuncinya adalah lokasi laundry yang harus strategis dan pelayanan yang maksimal kepada konsumennya, maka usaha ini pun akan bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

Toko perlengkapan bayi

Bisnis perlengkapan bayi memiliki prospek yang jelas. Kebutuhan perlengkapan bayi ibarat kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Ini adalah peluang usaha bagi Anda yang ingin berbisnis perlengkapan bayi.

Bisnis ini tidak sulit bagi Anda yang baru terjun dalam dunia bisnis. Tidak membutuhkan skill yang khusus, Anda bisa mulai mencari supplier dan mencari lokasi yang strategis.

Jika Anda tidak memiliki tempat sendiri yang bisa dijadikan toko, atau belum memiliki modal untuk sewa tempat, Anda bisa stok barang di rumah dan berjualan secara online.

Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula

Meskipun pemula, Anda memiliki kesempatan untuk membangun bisnis yang sukses. Anda tidak perlu malu ketika baru merintis bisnis.

Semua pengusaha yang sudah sukses, dulu pernah seperti Anda yang memulai semuanya dari nol.

Lalu apa rahasianya agar pemula bisa sukses membangun bisnis? Sebelum mengetahui bagaimana cara memulai bisnis, coba simak tips berikut ini.

Perluas Wawasan Bisnis

Anda harus memahami dunia bisnis terutama di bidang yang Anda pilih. Anda perlu mempelajarinya terlebih dahulu dengan membaca buku, mengikuti seminar, dan bergabung di komunitas entrepreneur.

Pelajari bagaimana cara membuat business plan atau rencana bisnis, marketing, branding, manajemen finansial, administrasi perusahaan, dan sebagainya.

Ketika Anda banyak belajar, pandangan Anda semakin terbuka. Pengetahuan akan menjadi investasi utama yang sangat berharga untuk keberlangsungan bisnis Anda.

Hidup Sederhana

Merintis bisnis membutuhkan modal. Seberapa banyak modal tersebut tergantung konsep bisnis yang Anda pilih.

Maka dari itu, mulailah hidup sederhana agar Anda bisa punya uang yang cukup untuk memulai bisnis.

Ketika bisnis sudah berjalan pun, Anda sebaiknya tetap menjaga gaya hidup sederhana.

Jangan merasa bahwa Anda akan menjadi entrepreneur yang sukses bergelimang harta, karena itu akan membuat Anda lupa diri dan hidup bermewah-mewah.

Anda harus sadar bahwa menjalankan bisnis itu butuh modal yang tidak sedikit dan Anda harus selalu mengelola keuangan dengan benar.

Fokus Pada Satu Bisnis

Semangat menjadi seorang pebisnis akan sangat membara di awal-awal Anda memulainya.

Sebaiknya, fokus pada satu bisnis dulu, jangan karena Anda sudah bisa mendapatkan sedikit keuntungan lalu menjadi sangat percaya diri untuk membuat bisnis baru.

Dengan menjalankan satu bisnis saja, Anda akan lebih mudah mengelolanya dan usaha Anda lebih maksimal.

Pilih yang Anda Sukai

Melakukan apa yang Anda sukai akan membuat Anda bersemangat. Dalam berbisnis, Anda akan sepenuh hati bekerja.

Meski tubuh merasa lelah, Anda tetap menjalankannya tanpa rasa tertekan karena Anda memilih bisnis yang Anda sukai.

Jika Anda hobi mendaki gunung atau jalan jalan, Anda bisa menjual perlengkapan mendaki gunung atau open trip perjalanan wisata.

Dengan begitu, Anda bisa berbisnis sekaligus melakukan hobi. Ini akan terasa menyenangkan bagi pemula.

Buat Konsep Bisnis yang Menarik

Konsep bisnis yang menarik akan membuat bisnis Anda berbeda. Bisnis Anda bisa mencuri perhatian konsumen dan bahkan investor.

Konsep bisnis harus dipikirkan dan dibuat dengan matang, sebaiknya Anda tidak terlalu terburu-buru saat membuat sebuah konsep bisnis sehingga hasilnya maksimal.

Perluas Pertemanan

Semakin banyak teman, semakin banyak Anda belajar hal baru. Membangun networking akan membantu keberlangsungan bisnis Anda kedepannya.

Mereka bisa jadi orang pertama yang menjadi konsumen Anda, atau salah satu dari mereka bisa jadi mitra bisnis Anda.

Selain menjaga hubungan dengan orang-orang yang sudah Anda kenal, Anda bisa bergabung dengan komunitas untuk para pengusaha dan aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatannya.

Kelak, mereka yang bisa membuat Anda termotivasi untuk terus memajukan bisnis Anda.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis untuk Pemula

Banyak orang ingin membangun usaha sendiri namun bingung harus memulai dari mana. Untuk itu, langsung saja mari kita simak bagaimana cara memulai bisnis untuk pemula.

Menetapkan Jenis Usaha

Poin ini sangat penting karena berhubungan dengan minat Anda dan tren bisnis jangka panjang. Kebanyakan orang lebih memilih bisnis yang sedang booming, karena dianggap langsung menghasilkan uang.

Hal ini bisa saja dilakukan, namun Anda harus mengetahui bahwa bisnis yang sedang booming itu ada masanya sehingga tidak bertahan lama.

Cobalah untuk memperhatikan minat Anda sebagai pelaku usaha. Bisnis yang dijalankan berdasarkan minat umumnya bisa bertahan lebih lama ketimbang bisnis yang dijalankan karena ikut-ikutan saja.

Misalnya Anda menyukai hal-hal tentang kuliner, maka jenis usaha yang cocok Anda jalankan adalah usaha makanan.

Jenis usaha yang dijalankan juga berpengaruh pada tingkat keberhasilannya, semakin banyak peminatnya maka semakin besar peluang untuk meningkatkan atau mengembangkan usaha tersebut.

Menetapkan Visi dan Misi Usaha

Di balik semua usaha yang berhasil pasti ada visi dan misi yang kuat di dalamnya. Begitu pun dengan usaha yang akan Anda rintis, harus ada visi dan misi yang diusung.

Dengan adanya visi dan misi, maka sebuah bisnis akan dapat fokus pada tujuan dibangunnya usaha tersebut.

Umumnya para pemula membangun usahanya tanpa visi dan misi yang jelas, yang pada akhirnya membuat mereka tidak konsisten pada tujuan awal membangun usaha tersebut.

Melakukan Analisa

Setelah menentukan jenis usaha, selanjutnya Anda perlu melakukan analisa. Tujuan analisa ini adalah untuk mengetahui potensi usaha, tingkat persaingan dan pangsa pasar bisnis Anda.

Analisa yang dilakukan tidak harus detail, tapi cukup pada permukaan saja karena Anda tidak ingin kehabisan waktu hanya untuk menganalisa saja. Lalu, apa saja yang akan analisa?

1. Analisa Perilaku Konsumen

Perhatikan bagaimana perilaku konsumen untuk jenis usaha yang akan dirintis. Pastikan bahwa jenis usaha tersebut memiliki banyak peminat yang punya daya beli yang baik.

Bisnis apapun itu tentu membutuhkan konsumen yang punya daya beli. Semakin besar pangsa pasar jenis usaha tersebut maka potensinya juga semakin menjanjikan.

2. Analisa Tingkat Persaingan

Kemungkinan besar usaha yang ingin Anda jalankan sudah ada sebelumnya dan mereka tentu akan menjadi kompetitor Anda.

Melalui analisa kecil-kecilan yang Anda lakukan, nantinya akan diketahui seberapa banyak bisnis sejenis, bagaimana kualitas produk, kualitas pelayanan, persaingan harga, dan informasi lainnya.

Dengan mengetahui informasi tersebut maka kita bisa mengambil langkah dan strategi agar dapat bersaing dengan usaha yang sama.

3. Survey Lokasi Usaha

Banyak yang mengatakan bahwa lokasi sangat berpengaruh pada keberhasilan suatu bisnis.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena pemilihan lokasi yang strategis sangat besar dampaknya bagi tingkat penjualan sebuah usaha.

BACA JUGA : Bagaimana Cara Menentukan Harga Produk yang Tepat

Rencanakan Keuangan

Memulai bisnis kecil tidak harus membutuhkan banyak uang, berapa modal yang diperlukan? Tentunya ini tergantung usaha yang akan dirintis.

Semakin besar usaha yang akan dibangun maka akan semakin besar pula modal yang dibutuhkan nantinya.

Modal tersebut bisa didapatkan dengan berbagai cara. Misalnya meminjam dari bank, mencari investor, meminjam dari keluarga dan kerabat, atau dari tabungan sendiri.

Namun, sebaiknya gunakan modal sendiri, karena Anda akan lebih sulit jika Anda menjalankan bisnis sekaligus harus membayar cicilan setiap bulannya.

Anda juga bisa memulai bisnis dengan menjadi dropshipper terlebih dulu. Menjalankan bisnis tsb bisa dikatakan tanpa modal, cukup dengan handphone/laptop dan koneksi internet.

Pilih Nama dan Logo Bisnis

Nama dan logo bisnis berperan dalam hampir semua aspek bisnis. Salah satunya, nama yang mudah diingat menjadi poin lebih untuk sebuah bisnis.

Anda harus memiliki tujuan panjang ke depan terhadap bisnis yang akan Anda jalankan.

Maka dari itu, Anda perlu memeriksa apakah nama dan logo tersebut sudah menjadi merek dagang dari bisnis lain atau belum.

Selanjutnya, Anda perlu mendaftarkan nama bisnis yang dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Sehingga, jika suatu saat nanti bisnis Anda sukses, tidak ada yang bisa mengklaim bisnis Anda seenaknya.

Mempersiapkan Segala Keperluan

Segala sesuatu membutuhkan persiapan yang serius, karena tanpa persiapan sebuah bisnis bisa berjalan tanpa arah dan gagal.

Persiapan ini meliputi kesiapan produk, kesiapan alat, pemasaran, dan lain-lain. Selain itu, kesiapan dari diri sendiri pun harus diperhatikan karena Anda adalah orang yang menjadi aktor penting dalam menjalankan usaha tersebut.

Mulai Membuka Usaha

Ok, Anda telah melakukan semua poin di atas dan telah siap untuk meluncurkan usaha Anda. Kini saatnya Anda mulai membuka usaha tersebut kepada khalayak umum.

Saat pertama kali membuka usaha, seringkali penjualan tidak sesuai dengan harapan. Hal ini bisa karena usaha Anda belum banyak diketahui atau konsumen belum mempercayai usaha Anda tersebut.

Ini biasa terjadi, tidak perlu langsung berkecil hati. Akan ada waktunya konsumen mulai datang dan percaya pada bisnis Anda.

Yang terpenting adalah Anda tidak menunda untuk membuka usaha, dan tidak langsung putus asa ketika bisnis sepi.

Melatih Mentalitas Pebisnis

Memiliki mental yang kuat merupakan modal yang sangat penting dalam memulai usaha dan bisa bertahan dalam persaingan.

Semua jenis bisnis pasti akan mengalami masa-masa sulit, hanya mereka yang bermental kuat yang dapat tetap bertahan di tengah persaingan.

Dan ketika Anda mencari informasi cara memulai usaha baru, Anda harus bertanya dulu pada diri sendiri, apakah siap dengan tantangan yang akan dihadapi?

Memulai usaha dari nol bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, dan uang yang tidak sedikit.

Kesalahan Umum Pengusaha Pemula

Banyak pengusaha baru yang sukses dalam membangun bisnisnya, tetapi tidak sedikit pula yang gagal.

Saat memulai bisnis baru tentunya ada proses naik turunnya bisnis, meminimalisir kesalahan dalam membangun suatu bisnis adalah salah satu kunci untuk membangun bisnis yang sukses, berikut 10 kesalahan fatal pengusaha yang biasa dilakukan oleh pebisnis pemula berikut dengan solusinya:

Asal Bertindak

Kebanyakan pebisnis pemula tidak memikirkan efek jangka panjang saat pengambilan tindakan, sebelum memulai bisnis baru disarankan untuk mempelajari ilmu bisnis yang akan dijalani secara cukup.

Banyak pebisnis pemula yang langsung mengambil tindakan untuk memulai bisnis baru tanpa persiapan karena terpancing motivator yang mereka dengar atau seminar yang diikuti.

Selain itu pebisnis juga harus melihat peluang bisnis sebelum memulai bisnis.

BACA JUGA : 10 Cara Membuat Strategi Marketing Bisnis

Tidak Memiliki Tujuan Dalam Berbisnis

Apakah Anda memiliki tujuan dalam berbisnis? Atau hanya ikut ikutan teman atau saudara  Anda yang sudah sukses dalam menjalani bisnis.

Ini merupakan kesalahan yang banyak dilakukan oleh pebisnis awal.

Sebelum memulai bisnis baru Anda harus mengevaluasi apa yang bisnis yang ingin Anda jalankan, sesuaikan dengan minat Anda karena dengan memulai bisnis sesuai dengan minat Anda tentunya Anda akan memiliki pondasi hati yang kuat dan memiliki alasan atau kekuatan dalam mempertahankan bisnisnya.

Lama Untuk Take Action

Meskipun Anda sudah mempersiapkan segala hal dengan baik dari ilmu bisnis, perencanaan bisnis, dan tujuan bisnis, tapi Anda harus segera take action, sebab banyak perencanaan bisnis yang gagal karena terlalu lama merealisasikan perencanaan bisnis tersebut, jangan terlalu lama menghabiskan waktu untuk mewujudkan setiap perencanaan bisnis Anda.

Sebaiknya Anda tidak berlebihan dalam mempersiapkan dan membangun berbagai perencanaan dalam satu waktu tapi tak semuanya tidak terealisasikan dengan baik.

Terlalu Mudah Percaya

Banyak kejadian penipuan terjadi di dunia bisnis, tak sedikit yang menjadi korban penipuan oleh karena itu untuk pebisnis pemula harus berhati hati dan jangan terlalu mudah percaya atau Anda akan ditipu.

Seperti perkataan yang cukup familiar di dunia bisnis yaitu “Bisnis itu kalau tidak menipu ya ditipu”.

Ingin Cepat Sukses

Salah satu kesalahan fatal pengusaha dan sifat buruk yang dimiliki setiap pebisnis pemula yaitu selalu ingin cepat.

Pebisnis yang memiliki sifat seperti ini sebaiknya diubah, mengapa demikian?

Bisnis adalah sesuatu yang dilakukan dengan memiliki proses.

Proses bisnis yang harus dilalui dapat terjadi dengan cepat maupun lambat tergantung dari cara pebisnis mengelola perusahaannya.

Yang terpenting Anda harus mengetahui proses bisnis yang Anda jalankan dan tidak terburu buru dalam mengambil keputusan yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam bisnis Anda.

Demikian bagaimana cara memulai bisnis untuk pemula, jenis usaha yang bisa Anda coba, tips dan kesalahan umum yang dapat Anda hindari. Semoga bisa bermanfaat dan sukses untuk Anda!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *