Cara Membuat Kartu Kuning (Kartu Pencari Kerja)

Back to Blog
cara membuat kartu kuning

Bagi para pencari kerja, khususnya mereka yang ingin bekerja di instansi pemerintahan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) pasti ingin tahu cara membuat kartu kuning.

Kartu kuning merupakan kartu tanda pencari kerja yang sering disebut sebagai kartu AK1. Kartu ini berisi beberapa informasi mengenai pemiliknya seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP, data kelulusan, hingga sekolah maupun universitas tempat pencari kerja mendapatkan gelarnya.

Cara membuat kartu kuning terbilang cukup mudah, Anda bisa datang langsung ke kantor dinas tenaga kerja daerah asal masing-masing.

Selain itu, pemerintah juga bisa melakukan sensus tak langsung mengenai tingkat pendidikan masyarakat serta mengetahui potensi angkatan kerja penduduk dari data kartu kuning tersebut.

banner_karyaone

Syarat Menerbitkan Kartu Kuning

Ada beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk bisa menerbitkan kartu ini, yaitu:

  • Ijazah atau fotokopi ijazah yang telah dilegalisir, salah satu syarat yang harus Anda lengkapi yakni fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir. Bawa juga ijazah asli untuk berjaga-jaga jika petugas dinas menanyakannya.
  • KTP asli, dan bawa juga fotokopi KTP sebagai bahan verifikasi
  • Foto bewarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, siapkan pasfoto dengan latar belakang warna merah sebanyak dua lembar

kartu-kuning

Dari gambar tersebut bisa kita simpulkan bahwa kebijakan setiap daerah juga berbeda. Pada gambar 1 pembuatan kartu kuning bisa dengan fotokopi ijazah terakhir saja. Gambar 2 diperbolehkan menggunakan SKHUN atau surat keterangan lulus dengan legalisir.

Dan pada gambar 3 diharuskan fotokopi ijazah lengkap dari SD sampai pendidikan terakhir. Selanjutnya adalah syarat jumlah foto yang harus disiapkan, ada yang 2 lembar saja dan 4 lembar.

Yang terakhir, sebagian daerah seperti gambar 3 tersebut berasal dari kabupaten Agam provinsi Sumatera Barat yang persyaratan nya memerlukan fotokopi kartu keluarga dan akte kelahiran.

Persamaan dari beberapa daerah tersebut adalah pembuatan kartu kuning tidak bisa diwakilkan. Anda yang harus membuatnya sendiri dan jangan lupa menggunakan pakaian yang sopan dan rapi.

membuat kartu kuning

instagram.com/p/BDHG6grkrZj


Lengkapi dokumen-dokumen tersebut dalam satu folder atau map agar mudah untuk dibawa ke dinas tenaga kerja di daerah tempat Anda tinggal dan serahkan ke petugas di sana.

Baca juga:  Cara Mengatasi Pengangguran yang Efektif di Indonesia

Kembali ke atas

Cara Membuat Kartu Kuning

Video : Pembuatan kartu kuning oleh Disnaker kota Semarang

Setelah menyerahkan dokumen, Anda hanya tinggal menunggu untuk dipanggil oleh petugas. Setelah dipanggil, petugas akan menanyakan keperluan Anda membuat kartu kuning.

Selanjutnya, petugas akan meminta Anda mengisi data di kartu kuning sesuai dengan dokumen yang Anda lampirkan. Tempelkan foto dan tanda tangani kartu kuning pada bagian yang ditentukan.

Setelah itu, petugas akan memeriksa kembali data agar tidak ada kesalahan sebelum ditandatangani dan distempel.

Fotokopi kartu kuning tersebut untuk proses legalisir. Jumlah fotokopi disesuaikan dengan kebutuhan Anda dalam mencari kerja. Biasanya 10 lembar fotokopi sudah cukup.

Kartu kuning berlaku selama dua tahun sejak dibuat, sedangkan fotokopi legalisir berlaku untuk enam bulan.

Hal yang harus Anda ingat, bahwa kartu ini berlaku hanya untuk pencari kerja yang mencari kerja di dalam negeri.

Jika Anda ingin bekerja di luar negeri, maka kartu yang diperlukan adalah kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN).

Sebagai tambahahan, mari simak video dari Disnaker kota Tasikmalaya mengenai proses pembuatan kartu kuning secara online.

Baca juga:  Contoh Slip Gaji Karyawan Perusahaan

Kembali ke atas

Biaya Pembuatan Kartu Kuning

Perlu Anda ketahui, pembuatan kartu kuning di dinas tenaga kerja tidak dipungut biaya. Hal ini dilakukan pemerintah agar mempermudah pencari kerja dalam mencari kerja.

Anda juga harus waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab meminta sejumlah uang saat akan membuat kartu kuning ataupun untuk legalisir.

Kembali ke atas

Catatan

Banyak instansi pemerintah atau lembaga yang mengharuskan kartu kuning dalam kelengkapan dokumen pelamar.

Biasanya kartu kuning dibutuhkan untuk proses pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Jika demikian, akan ada banyak pelamar yang juga membuat kartu kuning di dinas tenaga kerja.

Untuk menghindari antrian yang panjang, Anda bisa datang lebih pagi. Persiapkan juga dokumen yang lengkap dan alat tulis agar Anda tidak perlu bolak-balik ke dinas tenaga kerja.

Kembali ke atas

Comments (42)

  • Rendi Saputra Reply

    Membantu sekali

    Mei 28, 2018 at 4:57 pm
  • Intan Reply

    Min, pembuatan kartu kuning itu harus di daerah asal /sesuai alamat ktp atau bisa di daerah tinggal saat ini?

    Juni 15, 2018 at 3:25 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Intan,
      Pencari Kerja yang akan bekerja di dalam atau di luar negeri harus mendaftar di Dinas Kabupaten/Kota atau di kecamatan sesuai domisili untuk mendapatkan kartu tanda bukti pendaftaran Pencari Kerja (AK/I). Namun, Pencari Kerja juga dapat memperoleh kartu tanda bukti pendaftaran Pencari Kerja di luar kabupaten/kota domisilinya.
      Ketentuan mengenai kartu tanda bukti pendaftaran Pencari Kerja (AK/I) dapat dilihat dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja.

      Juni 21, 2018 at 11:15 am
      • ANgel Reply

        min, ribeut + susah skrg. saya disuru ke kelurahan. trus minta ijazah dr SMP-S1. ah buseng udh gt ngotot + songong org2 keluarahan. alhasil sy pulang tangan kosong

        Juni 28, 2018 at 4:52 pm
        • Admin KaryaONE Reply

          Hi Angel,
          Semoga di waktu yang berbeda bisa lebih mudah.

          Juli 6, 2018 at 3:01 pm
        • @tiorizkyari Reply

          Ijazah SMP-S1 ? Waduh, harus dilegalisir semua juga kah?

          Juli 18, 2018 at 3:43 pm
      • Aditya Reply

        Funginya apa sih? Bisa dicarikan kerja sama pemerintah gitu

        Agustus 23, 2018 at 10:12 am
        • Herlan Reply

          Hai Aditya,

          Fungsi utama dari Kartu Kuning ini adalah supaya Dinas Tenaga Kerja bisa mendata jumlah pencari kerja di daerahnya. Selain itu, Kartu Kuning juga berfungsi untuk melapor ke Disnaker apabila pencari kerja belum juga mendapatkan pekerjaan.

          Lamaran kerja serta berkas yang kamu serahkan ke Disnaker akan dimasukkan ke database pencari kerja. Database ini nantinya akan dikelompokkan menurut pendidikan dan keahlian.

          Perusahaan yang mencari pekerja ke Disnaker biasanya akan diberikan data pelamar yang sesuai dengan pendidikan dan keahlian yang dibutuhkan.

          Agustus 24, 2018 at 8:24 am
  • Rifki Reply

    Jika ijazah belum keluar. Apakah boleh menggunakan ijazah sementara ?

    Juni 26, 2018 at 10:05 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Rifki,
      Hal tsb. dapat berbeda tergantung dinas tenaga kerja setempat. Namun yang pasti ijazah tsb. wajib dilegalisir.

      Juli 6, 2018 at 3:13 pm
  • Dinda Reply

    Min klo ijazah nya pake surat keterangan lulus dari universitas terlebih dahulu bisa ga yaa?

    Juni 29, 2018 at 4:58 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Dinda,
      Dapat berbeda di disnaker tiap daerah. Ada yang bisa menggunangan surat keterangan lulus yang telah dilegalisir, ada yang wajib ijazah legalisir.

      Juli 6, 2018 at 2:58 pm
  • Nzl_Trto Reply

    Jika ijazah belum keluar apa bisa menggunakan skhu min ????”

    Juli 3, 2018 at 1:15 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Tergantung dari disnaker setempat, ada yang bisa menggunakan surat keterangan lulus yang telah dilegalisir untuk membuat kartu kuning. Kalau SKHU harus dipastikan terlebih dahulu ke disnaker setempat.

      Juli 6, 2018 at 3:05 pm
  • Amira Reply

    Min, apakah syarat fotokopi ijazah legalisir mutlak? Bagaimana kalo hanya punya ijazah asli karena pihak kampus masih mengurus legalisirnya? Terima kasih.

    Juli 3, 2018 at 7:28 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Amira,
      Legalisir itu wajib. Jadi sebaiknya Anda menunggu pihak kampus.
      Terima kasih.

      Juli 6, 2018 at 3:02 pm
  • Januar Reply

    Permisi min,kalo gak ada ijasah bisa gak min?
    Trima kasih min

    Juli 14, 2018 at 3:20 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Januar,
      Persyaratannya harus menggunakan fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir.

      Juli 16, 2018 at 8:35 am
  • Rini ariani Reply

    Min apakah boleh menggunakan ijasah smp? Karna ijasah sma blm keluar

    Juli 14, 2018 at 9:49 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Rini,
      yang penting ada fotokopi ijazah terakhir yang sudah dilegalisir.

      Juli 16, 2018 at 8:43 am
  • Yuni Reply

    Min, apa bisa buat kartu kuning di kota lain selain domisili sesuai ktp,
    Atau apa bisa pakai foto copy ijazah yg bukan legalisir, karna yg legalisir sudah gk ada lagi.?

    Juli 16, 2018 at 3:28 pm
    • Karyaone Mod Reply

      Hai Yuni,
      Pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) atau yang sering disebut Kartu Kuning dapat dilakukan di kantor dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota domisili pemohon sesuai dengan KTP. Beberapa dinas tersebut menyediakan layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) online, namun tetap pemohon harus datang ke kantor dinas tersebut untuk mengambil dan melegalisasi Kartu Pencari Kerja (AK-1) yang sudah dibuat.
      Untuk legalisir itu wajib.

      Juli 23, 2018 at 11:09 am
  • Restu Ninayanti Putri Reply

    Ijazah yg diperlukan apakah harus dari sd-pendidikan terakhir? Kalo ijazah sd ilang gimana? 🙁
    Apakah ijazah yg digunakan pendidikan terakhir saja??

    Juli 30, 2018 at 8:20 pm
    • Karyaone Mod Reply

      Halo Restu,
      Ada disnaker yang hanya menuntut ijazah terakhir saja, ada yang harus lengkap dari SD.

      Agustus 6, 2018 at 1:32 pm
  • R.hidayat Reply

    Min, kalo foto copy ijazahnya gak dilegalisir bisa gak?

    Juli 31, 2018 at 10:39 am
    • Karyaone Mod Reply

      Halo R. Hidayat,
      iya fotocopy ijazahnya harus dilegalisir

      Agustus 6, 2018 at 11:57 am
  • Annisa Reply

    Hai min, ada pembaharuan peraturan. Sekarang membuat kartu kuning lewat kelurahan. Ngga lewat sudin tenaga kerja lagi. Dan juga, ijazah yg dibutuhkan, dari SD min 🙂 *pengalaman saya hari ini* hehe

    Agustus 6, 2018 at 2:23 pm
    • Herlan Reply

      Hai Annisa,
      Terimakasih atas informasi nya, semoga bisa menjadi tambahan buat yang lainnya yaa…

      Agustus 21, 2018 at 4:29 pm
  • Desi sadara Reply

    Min apa pembuatan kartu kuning harus mnta surat dr Rt Rw setempat baru ke kelurahan ya.tadi pagi sy dtg ke dinas tenaga kerja transmigrasi ciracas satpam nya blg gak bisa

    Agustus 6, 2018 at 6:54 pm
    • Herlan Reply

      Hai Desi,
      Setiap daerah mempunyai kebijakan nya masing-masing, apabila dinas setempat mengharuskan surat pengantar maka sebaiknya Anda membuatnya terlebih dahulu

      Agustus 24, 2018 at 8:30 am
  • Monicha Reply

    Kalo misalnya udah kerja di instansi swasta trus pengen ikutan cpns harus buat surat kunung ga si ? Buat jejaga aja

    Agustus 7, 2018 at 7:31 am
    • Karyaone Mod Reply

      Hi Monicha,
      Iya untuk kerja di instansi pemerintah perlu membuat kartu kuning.

      Agustus 23, 2018 at 3:50 pm
  • Dayat Reply

    Min kalau dari luar kab misal saya dari purwokerto untuk buat kartu kuning dijakarta bisa tidak.

    Agustus 19, 2018 at 1:41 pm
    • Herlan Reply

      Halo Dayat,
      Pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) atau yang sering disebut Kartu Kuning dapat dilakukan di kantor dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota domisili pemohon sesuai dengan KTP. Beberapa dinas tersebut menyediakan layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) online, namun tetap pemohon harus datang ke kantor dinas tersebut untuk mengambil dan melegalisasi Kartu Pencari Kerja (AK-1) yang sudah dibuat.

      Agustus 21, 2018 at 4:26 pm
  • Hanana Reply

    Min kalau ijazah S1 nya belom keluar bisa diganti pake SKL dan transkrip nilai dulu gk ?

    Agustus 28, 2018 at 8:32 am
    • Herlan Reply

      Hi Hanana,

      Untuk membuat kartu kuning bisa menggunakan surat keterangan lulus

      Agustus 28, 2018 at 8:59 am
  • Azzam Reply

    Min mau tanya kalo ijazah asli ilang dan saya ada fotocopy legalisir dan scannya itu bisa ga min?
    Terima kasih

    September 7, 2018 at 3:12 pm
    • Herlan Reply

      Hi Azzam,

      Tergantung disnaker setempat, ada yang memberikan kebijakan bisa pakai fotocopy dan ada yang wajib dengan cap legalisir yang asli

      September 9, 2018 at 6:22 am
  • Galih Reply

    Min kalau diwakilin bisa gak ya, saya mau buatin adik saya kartu kuning, adik saya udah diluar kota? Bisa gak ya? Terima kasih

    Oktober 1, 2018 at 8:35 am
    • Herlan_KaryaOne Reply

      Hi Galih,

      Untuk pembuatan kartu kuning tidak bisa diwakilkan

      Oktober 1, 2018 at 8:55 am
  • Adrnaknz Reply

    Min kalo udh buat kartu kuning tp ternyata ada data yg salah gmna?

    Oktober 1, 2018 at 11:12 pm
    • Herlan_KaryaOne Reply

      Hi Adrnaknz,

      Lebih baik diperbaiki lagi ke depnaker.

      Oktober 4, 2018 at 9:23 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog