Cara Membuat Kartu Kuning (Kartu Pencari Kerja)

cara membuat kartu kuning

Bagi para pencari kerja, khususnya mereka yang ingin bekerja di instansi pemerintahan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) pasti ingin tahu cara membuat kartu kuning.

Kartu kuning merupakan kartu tanda pencari kerja yang sering disebut sebagai kartu AK1. Kartu ini berisi beberapa informasi mengenai pemiliknya, seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP, data kelulusan, hingga sekolah maupun universitas tempat pencari kerja mendapatkan gelarnya.

Cara membuat kartu kuning terbilang cukup mudah, Anda bisa datang ke kantor dinas tenaga kerja daerah asal masing-masing.

Selain itu, pemerintah juga bisa melakukan sensus tak langsung mengenai tingkat pendidikan masyarakat serta mengetahui potensi angkatan kerja penduduk dari data kartu kuning tersebut.

Cara dan Syarat Menerbitkan Kartu Kuning

Ada beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk bisa menerbitkan kartu ini, yaitu:

  • Ijazah atau fotokopi ijazah yang telah dilegalisir oleh sekolah atau universitas
  • KTP
  • Foto berlatar belakang merah ukuran 3×4

Bawa dokumen-dokumen tersebut ke dinas tenaga kerja di daerah tempat Anda tinggal dan serahkan ke petugas. Setelah menunggu giliran, Anda akan dipanggil untuk ditanyakan mengenai keperluan membuat kartu yang memang berwarna kuning.

Baca juga:  Cara Menghitung PPh 21 karyawan

Isi formulir yang diberikan, tempel foto dan tanda tangani formulir tersebut. Petugas akan memeriksa kelengkapan data yang sudah kamu isi dan menandatangani kartu tersebut.

Fotokopi kartu yang sudah jadi untuk dilegalisir, pastikan jumlah fotokopi yang dilegalisir cukup untuk digunakan dalam proses mencari kerja. Kartu ini berlaku selama dua tahun sejak dibuat, sedangkan fotokopi legalisir berlaku selama enam bulan.

Ingat, kartu ini berlaku hanya untuk pencari kerja yang mencari kerja di dalam negeri. Jika Anda ingin bekerja di luar negeri, maka kartu yang diperlukan adalah kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN).

Biaya Membuat Kartu Kuning

Tidak seperti KTKLN yang mengharuskan Anda mengeluarkan biaya dalam pembuatannya, kartu kuning disediakan secara gratis bagi para pencari kerja. Pada dasarnya biaya yang dikeluarkan dalam proses pembuatan ini adalah biaya fotokopi kartu tersebut.

Catatan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kartu ini biasanya dibutuhkan untuk melamar kerja di instansi pemerintahan dan biasanya proses pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dilakukan secara serentak.

Hal ini berarti kemungkinan besar para CPNS akan memenuhi kantor dinas tenaga kerja untuk membuat kartu kuning. Untuk menghindari antrian panjang, sebaiknya Anda mengurus pembuatan kartu ini jauh hari sebelum periode pendaftaran CPNS.

Baca juga:  Inilah Pentingnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *