Cara Membuat NPWP Bagi yang Belum Bekerja

Back to Pos
cara membuat npwp

Warga negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban terhadap negara.  Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) adalah salah satu hal yang wajib dimiliki oleh semua orang, khususnya mereka yang sudah bekerja baik sebagai karyawan swasta, usaha sendiri atau pekerja lepas. Karena membayar pajak adalah kewajiban semua orang.

Selain digunakan sebagai persyaratan untuk melamar pekerjaan, NPWP juga diperlukan ketika seseorang ingin mencicil barang dengan harga yang cukup tinggi, seperti mobil, motor, hingga rumah.

Bahkan untuk menerima hadiah tertentu, Anda juga harus mempunyai NPWP. Cara membuat NPWP sangat mudah bila orang tersebut sudah memiliki pekerjaan.

Namun bagaimana dengan mereka yang belum berpenghasilan seperti mahasiswa atau pencari kerja?

Dikondisi tertentu banyak perusahaan yang mengharuskan pelamar kerja agar mencantumkan NPWP untuk keperluan administrasi.

Padahal tidak sedikit di antara mereka yang belum memiliki NPWP karena masih berstatus sebagai mahasiswa atau pencari kerja.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa kebijakan kantor pelayanan pajak setiap daerah bisa saja berbeda. Untuk itu lebih baik Anda menggali informasi terlebih dahulu mengenai kpp tempat yang akan dituju.

banner_karyaone

Cara membuat NPWP

Anda yang belum bekerja atau berpenghasilan tetap bisa membuat NPWP dengan cara sebagai berikut:

1. Minta Surat Keterangan dari Kelurahan

Agar tidak sia-sia datang dan mengantri namun tak membawa pulang hasil karena ditolak, persiapkan surat keterangan mengenai status pekerjaan Anda.

Jika belum bekerja, minta surat keterangan dari kelurahan dan isi status yang sekiranya cukup sesuai dengan keadaan Anda seperti, kerja sampingan, kerja freelance atau wiraswasta.

Sebaiknya jangan sampai diisi dengan keterangan belum bekerja.

Surat Ini Dibutuhkan jika Anda mendaftar secara langsung atau tidak melalui jalur online.

2. Pilih Cara Online untuk Menghindari Antrian Panjang

Daripada harus mengantri panjang dan memakan waktu, lebih baik persiapkan dokumen dan lakukan pendaftaran secara online dengan terlebih dulu membuat akun melalui situs kantor pajak di www.ereg.pajak.go.id

Ikuti semua langkah yang diminta dan pastikan email Anda aktif untuk mengaktivasi akun Anda. Isi semua kolom yang diminta termasuk scan KTP. Aktifkan akun Anda dengan mengklik link yang dikirimkan ke email. Agar lebih jelas, simak video di bawah ini yang akan menjelaskan secara terperinci bagaimana cara daftar NPWP online.

3. Modifikasi Data Pekerjaan

Bukan bermaksud berbohong, namun Anda bisa memodifikasi data yang diminta dengan tujuan positif yaitu pembuatan NPWP. Isi bagian kolom pekerjaan dengan “Pegawai Swasta” agar proses bisa dilanjutkan.

Kemudian pada bagian alamat tinggal atau domisili dan alamat usaha, isi keduanya dengan alamat sesuai KTP untuk memudahkan proses. Jika telah selesai, klik “Submit”.

Jika domisili Anda berbeda dengan KTP, Anda tidak perlu khawatir karena nantinya pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan Pajak) bisa dilakukan di mana saja secara online.

4. Cek Email Anda

Anda akan menerima email berisi nomor transaksi dari Ditjen Pajak. Login kembali dengan menggunakan email Anda dan lihat informasi mengenai KPP (Kantor Pajak Pratama) mana yang akan mengeluarkan NPWP Anda.

KPP yang akan menerima pengajuan Anda adalah KPP yang sesuai dengan alamat pada KTP.

Setelah ini Anda tinggal menunggu email kembali dari Ditjen Pajak yang memberitahukan bahwa permohonan NPWP Anda disetujui atau tidak.

Saya ingin dapat newsletter tentang tips HRD

weekly newsletter, unsubscribe kapan saja

5. Ambil Kartu NPWP

Print email tersebut dan bawa ke KPP terdekat untuk dicetak dalam bentuk kartu dan Anda telah berhasil memiliki NPWP. Untuk daftar alamat KPP di kota Anda bisa cek di sini.

Tips:

Jika ada KPP yang menolak untuk mencetak kartu Anda dengan alasan perbedaan domisili dan KTP ataupun alasan lainnya, cari kantor KPP lainnya.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, setiap KPP bisa saja memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments (19)

  • Marissa Amelina Reply

    Terus bagaimana jika kita udh memasukan pekerjaan di situ freelance, terus di situ minta di tuliskan jumlah penghasilan kita, sedangkan kita blum punya penghasilan, jadi apa yg mesti di isi di kolom penghasilan??

    Agustus 1, 2017 at 4:20 pm
    • leni Reply

      Harus wajib bawa surat pengantar dr kelurahan yaa

      Maret 12, 2018 at 1:37 pm
  • Anonymous Reply

    Kalo untuk pelamar kerja,, saat pengisian formulir pendaftaran,apa yg kita pilih untuk pekerjaan saat ini??

    November 3, 2017 at 12:31 am
    • Sigit Yanuar Reply

      Pilihan nya Pegawai Swasta

      November 8, 2017 at 9:36 pm
      • ani Reply

        kalau untuk pelamar kerja, lalu dipilih pekerjaan saat ini sebagai Pegawai Swasta. lalu untuk alamat tempat usaha, dan gaji di isi seperti apa?

        Januari 25, 2018 at 7:43 am
  • Achmad Arief Reply

    Kalau saya sudah buat secara online sudah kirim token dan di status tertulis Kirim,sudah ada nomor transaksi dan sudah ada alamat kpp nya. Tapi belum mendapatkan email balasan lagi,kira kira berapa lama email balasan nya.
    Mohon pencerahan nya.
    Terima kasih

    Desember 5, 2017 at 11:37 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Langkah berikutnya adalah menunggu persetujuan, nanti akan dikirim email berisi NPWP jika disetujui, kartu NPWP akan dikirim ke alamat yang tertera. Status “KIRIM” berarti sudah selesai. Hanya tinggal menunggu email dan fisik kartu NPWP. Apabila sudah melampaui 30 hari sejak persetujuan, maka dapat datang ke KPP terdekat (WP pribadi) untuk dicetakkan.

      Desember 6, 2017 at 8:35 am
  • Novia Reply

    Hai, mau tanya kalo udah pernah ditolak sebelumnya krn salah isi yg bagian pegawai swasta, kalo kita mau daftar lagi terus ganti pilihan di bagian pekerjaan itu kira2 bakal diterima gak ya?

    Desember 19, 2017 at 10:28 am
  • Emil lia Reply

    Kalo sudah punya npwp tp belom bekerja. Ada ketentuan untuk bayar pajak ga pak??

    Mei 29, 2018 at 10:11 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Emil,
      Jika wajib pajak yang bersangkutan tidak memiliki penghasilan, maka wajib pajak tidak perlu membayar pajak.

      Mei 30, 2018 at 12:42 pm
  • Dewi Komalasari Reply

    Ktp saya bekasi, saya mou bikin npwp untuk melamar pekerjaan..apakah bisa bikin di mna ajj tidak sesuai dengan ktp saya

    Juli 4, 2019 at 2:02 am
    • Herlan_KaryaOne Reply

      Hi Dewi, terima kasih telah mengunjungi Karyaone.co.id
      Menjawab pertanyaan ibu, pembuatan NPWP dapat dilakukan tidak sesuai domisili di KTP, namun harus melampirkan KIPEM (Kartu Identitas Penduduk Musiman) atau surat domisili di kelurahan setempat.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

      Juli 5, 2019 at 3:04 pm
  • Fery Reply

    Kalau dl pernah bkn npwp dr kerjaan, udh lama, mau bkn lagi apa harus di kota dl membuat npwp ya

    Juli 19, 2019 at 7:07 am
    • Herlan_KaryaOne Reply

      Hi Fery, terima kasih telah mengunjungi Karyaone.co.id
      Menjawab pertanyaan bapak, pembuatan NPWP dapat dilakukan tidak sesuai domisili di KTP, namun harus melampirkan KIPEM (Kartu Identitas Penduduk Musiman) atau surat domisili di kelurahan setempat.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

      Juli 23, 2019 at 4:00 pm
  • Muhammad Rafli Reply

    Umur 17 Tahun Tapi Udah Punya KTP Kira Kira Boleh Kaga Bikin Npwp Min?

    Agustus 13, 2019 at 9:49 am
    • Herlan_KaryaOne Reply

      Hi Rafli, terima kasih telah mengunjungi Karyaone.co.id
      Menjawab pertanyaan Anda, perihal umur minimal untuk bisa membuat NPWP adalah 18 tahun, informasi ini didapatkan jika Anda mendaftar NPWP secara online. Sistem akan menolak jika memasukkan tanggal lahir kurang dari 18 tahun.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

      Agustus 13, 2019 at 10:47 am
  • Ali Reply

    Kalau sudah menunggu lama tapi belum menerima email itu kenapa ya?

    Agustus 18, 2019 at 6:35 pm
  • Intan Reply

    Dear admin, mau nanya. Klo bikin surat ke kelurahan. Lewat RT atau RW dulu ga ya?

    Agustus 28, 2019 at 3:10 pm
    • Ronal Reply

      Hai Intan, untuk memmbuat surat dari kelurahan sekarang tidak perlu lagi melalui RT/RW.

      Desember 5, 2019 at 2:41 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos