Cara Mengatur Waktu Agar Lebih Produktif Bekerja

cara mengatur waktu

Umumnya perusahaan memberlakukan jam kerja mulai pukul 08.00 pagi sampai dengan jam 17.00 sore. Dalam rentang waktu tersebut, ada karyawan yang berhasil mengoptimalkan waktunya dengan produktif dalam bekerja.

Namun, ada juga karyawan yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya atau lembur. Seperti sebuah ungkapan “Don’t be busy, be productive”. Kira-kira beginilah gambaran seharunya di tempat kerja.

Jangan sampai tugas Anda tertunda hanya karena cara mengatur waktu yang tidak baik. Untuk itu pastikan Anda bisa menajemen waktu bekerja secara efektif dan efisien.

Cara mengatur waktu:

  • Buat draft mengenai gambaran pekerjaan yang akan dikerjakan di buku catatan.
  • Atur waktu kapan pekerjaan tersebut akan mulai dikerjakan dan target waktu selesainya pekerjaan.
  • Prioritaskan tugas utama dan paling penting yang akan berpengaruh ke divisi lain.
  • Jangan menunda pekerjaan! Semakin Anda menunda sesuatu, maka pekerjaan tersebut tidak akan selesai dan malah semakin menumpuk.
  • Jika menemui kesulitan, minta bantuan atau berdiskusi dengan rekan kerja yang Anda anggap kompeten.
  • Jika Anda memiliki tim, atur pembagian tugas sesuai dengan skill dan kompetensi setiap anggota tim. Berikanlah petunjuk rinci mengenai cara, langkah dan penyelesaian tugas tersebut.
  • Non-aktifkan media sosial seperti Instagram, Twitter, Path dan Facebook selama Anda bekerja. Bekerja membutuhkan fokus dan fokus Anda akan terbagi apabila bekerja sambil tetap bermain media sosial. Secara tidak sadar, Anda telah membuang banyak waktu karena bermain media sosial.
  • Jangan mencampurkan masalah personal dengan pekerjaan Anda. Misalnya Anda sedang bertengkar hebat dengan pasangan, jangan biarkan hal itu mengganggu fokus Anda di kantor. Tetap profesional dan selesaikan tugas Anda dengan baik.
  • Pakailah jam tangan agar Anda dapat mengatur waktu dan menyadari Anda sudah berapa lama menyelesaikan tugas tersebut.
  • Refreshing dengan rekan kerja boleh dilakukan agar tidak “mumet” atau bosan di tengah-tengah pekerjaan. Namun ingat, jangan keterusan atau terlalu lama dan sambil bergosip karena akan mengganggu orang lain.
  • Gunakan waktu istirahat dengan maksimal untuk mengisi kembali tenaga Anda .
Baca juga:  Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja Paling Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *