Cara Menolak Tawaran Kerja dengan Sopan

cara menolak tawaran kerja

Sebagai pencari kerja, apalagi seorang fresh graduate, pasti Anda akan melamar pekerjaan secara bersamaan di sejumlah tempat agar kesempatan mendapat tawaran pekerjaan lebih besar.

Namun, bagaimana jika ternyata ada sejumlah tawaran pekerjaan yang diberikan kepada Anda, sementara tentu saja Anda hanya bisa menerima salah satunya?

Menolak tawaran kerja bukan sebuah hal yang mudah untuk dilakukan. Tidak hanya satu, melainkan ada banyak alasan selain perasaan takut jika di lain waktu Anda membutuhkan tawaran tersebut.

Lalu, bagaimana cara menolak tawaran kerja yang baik dan sopan untuk dilakukan?

1. Tunjukkan Rasa Terima Kasih

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyampaikan ucapan terima kasih kepada perekrut atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada Anda.

Walaupun merekrut memang merupakan tugas mereka, namun mereka telah menggunakan banyak waktunya untuk membaca CV, hasil tes, wawancara dan sebagainya. Mereka juga sudah memberikan Anda penilaian yang baik kepada user.

Katakan beberapa hal seperti:

  • Terima kasih atas tawaran posisi yang telah diberikan. Saya sangat menghargai waktu Anda untuk memperhitungkan saya dan telah memberikan banyak penjelasan mengenai perusahaan ini.
  • Terima kasih atas waktu wawancara yang telah diberikan minggu lalu, sangat menyenangkan untuk bertemu tim dan melihat cara kerja perusahaan. Saya belajar banyak mengenai posisi ini dan saya sangat berterima kasih atas tawaran yang diberikan.
Baca juga:  Cara Memilih Aplikasi Penggajian Perusahaan Besar

2. Berikan Alasan yang Baik dan Jelas

Jangan pernah menolak tawaran kerja tanpa memberikan alasan yang jelas dengan baik, apalagi jika Anda sudah melewati banyak tahap yang tentu saja memakan banyak waktu perekrut.

Ingat, Anda tidak perlu sampai detail menceritakan tentang tawaran atau perusahaan apa yang Anda terima, keuntungan lain apa yang Anda dapatkan atau hal lain yang berhubungan dengan perusahaan lain.

Pendekatan yang benar adalah dengan memberikan alasan seperti:

  • Setelah memikirkan beberapa pertimbangan dengan baik, saya memutuskan untuk menerima pekerjaan di tempat lain.
  • Setelah saya pikirkan secara matang, saya memutuskan bahwa ternyata ini bukan saat yang tepat untuk pindah ke tempat yang baru.
  • Walaupun tawaran ini adalah kesempatan yang sangat besar untuk saya, namun saya memutuskan untuk mengejar posisi dan peran lainnya yang lebih cocok dengan minat saya di bidang …

Anda bisa menambahkan alasan lain agar lebih masuk akal dan bisa diterima, misalnya saja Anda diterima di perusahaan lain karena rekomendasi teman langsung kepada pemilik atau manajer di perusahaan tersebut.

Atau Anda juga bisa menambahkah penjelasan seperti, “Saya mendapatkan pengalaman berharga dengan mengenal tim dan perusahaan Anda dan saya ucapkan terima kasih atas tawaran yang diberikan. Namun saya menerima tawaran lain yang akan membawa saya langsung kepada tujuan karir saya.”

Baca juga:  14 Cara HRD Menilai Calon Karyawan Saat Wawancara

3. Terus Berhubungan Baik

Menyampaikan sedikit basa-basi juga perlu dilakukan ketika Anda menolak tawaran kerja. Jika Anda memiliki topik yang bisa menyangkut hubungan Anda dengan perekrut atau perusahaan terkait, maka sampaikanlah.

Misalnya undangan untuk hadir di event yang akan Anda hadiri (yang berhubungan dengan bidang atau industri tersebut). Atau sampaikan beberapa kata seperti:

  • Sampai bertemu di acara bulan depan
  • Sebuah kehormatan untuk bisa mengenal Anda dan semoga kita bisa bertemu lagi di lain kesempatan
  • Sekali lagi, terima kasih atas waktu Anda, semoga sukses selalu

Sumber:
TheMuse: How to Gracefully Turn Down a Job Offer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *