Checklist Persiapan Perekrutan Calon Karyawan

Back to Blog
checklist persiapan perekrutan

Mencari karyawan baru yang sesuai dengan ekspektasi perusahaan bukanlah sebuah tugas yang mudah. Oleh karenanya setiap tim HR (Human Resource) harus memiliki persiapan perekrutan karyawan yang baik.

Meskipun proses rekrutmen setiap perusahaan berbeda-beda, namun pada dasarnya persiapan perekrutan karyawan yang dilakukan sama. Yaitu:

1. Siapkan Rincian Pekerjaan

Langkah pertama persiapan perekrutan karyawan yang harus Anda lakukan dalam hal ini adalah:

Konfirmasi Kebutuhan Akan Posisi Tertentu

Kumpulkan informasi mengenai posisi apa saja yang betul-betul dibutuhkan oleh perusahaan dan telah disetujui oleh masing-masing divisi.

Pastikan Budget untuk Setiap Posisi

Lihat range mengenai gaji untuk setiap posisi secara umum dan bandingkan dengan budget yang disiapkan oleh perusahaan.

Deskripsi Pekerjaan Setiap Posisi

Tulis deskripsi pekerjaan baru atau perbarui job description yang sudah dibuat sebelumnya untuk setiap posisi yang Anda rekrut. Diskusikan hal ini secara detail dengan manajer yang akan memimpin karyawan baru tersebut.

Tentukan Kriteria Rekrutmen

Proses persiapan perekrutan karyawan yang selanjutnya adalah menentukan kriteria untuk posisi yang akan direkrut. Kriteria di sini misalnya adalah keterampilan, jenjang pendidikan, pengalaman dan sebagainya.

Siapkan Iklan Lowongan Kerja

Persiapan ini bisa Anda lakukan sendiri atau dengan bantuan desainer untuk membuat konten iklan bergambar. Selain job description dan kriteria yang ditulis dengan jelas, Anda juga harus membuat iklan lowongan kerja dengan menarik.

Kerja Sama dengan Pihak Lain (Opsional)

Proses persiapan perekrutan karyawan yang satu ini sebenarnya bisa Anda lakukan ataupun tidak. Anda bisa saja menggunakan jasa perekrut dari luar atau vendor, namun tentu Anda pasti juga ingin bertemu langsung dengan kandidat untuk memastikan perusahaan mendapat kandidat terbaik.

Baca juga:  Inilah 10 Profesi dengan Gaji Terbesar di Indonesia

Tempat Beriklan

Memilih tempat beriklan sangat penting dalam proses perekrutan karyawan. Misalnya saja media online seperti website perusahaan, website universitas, situs lowongan kerja, media sosial, dan sebagainya.

2. Mengelola Lamaran Kerja Kandidat

Ketika iklan lowongan kerja Anda sudah terpasang, maka Anda akan mulai menerima CV atau surat lamaran yang masuk. Tahapan kedua dalam persiapan perekrutan karyawan adalah mengelola lamaran yang masuk tersebut dan jadwal wawancara kandidat.

Pilih Panel Wawancara

Hal ini akan melibatkan orang yang akan bekerja sama dengan karyawan yang akan direkrut, atau dengan kata lain orang ini adalah User. Selain User, Anda juga bisa mengajak orang lain yang tidak berhubungan untuk sekedar mendapatkan pendapat mereka. Misalnya saja manajer divisi lain.

Buat dan Kembangkan Pertanyaan Wawancara

Setiap perusahaan memiliki pertanyaan wawancara masing-masing, namun tentu saja Anda dapat mengembangkannya. Cara ini akan membantu Anda untuk semakin mengetahui kemampuan dan latar belakang kandidat.

Dengan demikian Anda bisa menilai apakah kandidat tersebut sesuai dengan ekspektasi perusahaan.

Review CV dan Persempit Pilihan Kandidat

Jika memang CV dan surat lamaran yang masuk banyak, maka pekerjaan ini mungkin akan memakan waktu. Gunakan kriteria yang telah Anda tetapkan sebelumnya untuk membantu Anda sehingga proses penyaringan kandidat lebih cepat diselesaikan.

Pilih Tempat untuk Melakukan Wawancara

Setelah memiliki list kandidat yang akan dipanggil wawancara, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilih tempat untuk melakukan wawancara. Pastikan ruangan wawancara cukup tenang dan jauh dari gangguan.

Buat Jadwal Wawancara

Jika Anda memiliki lebih dari 1 kandidat untuk diwawancara, tentu saja Anda harus membuat jadwal wawancara terlebih dahulu agar semua proses perekrutan berjalan lancar atau tidak “tabrakan”.

Baca juga:  Cara Mencari Kandidat Karyawan Berkualitas

3. Wawancara

Langkah atau proses terakhir dalam persiapan perekrutan karyawan adalah melakukan wawancara dan memilih kandidat.

Melakukan Wawancara dan Menentukan Kandidat Terbaik

Setelah semuanya siap, mulai lakukan wawancara dan pilih kandidat terbaik untuk perusahaan.

Periksa Referensi

Walaupun sering dianggap sepele, namun ini adalah langkah penting untuk memastikan kandidat memenuhi syarat yang ditetapkan. Hal ini juga merupakan cara untuk melihat bagaimana kandidat tersebut bekerja dan berhubungan dengan orang lain di perusahaan sebelumnya.

Negosiasi dan Persetujuan Gaji

Sebelum Anda dan kandidat sepakat mengenai nominal gaji, Anda harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari pemangku kepentingan ataupun tim finance.

Penawaran Posisi

Kirimkan email berisi penawaran posisi untuk kandidat terpilih untuk selanjutnya ditandatangani kedua belah pihak sebagai tanda kesepakatan.

Lakukan Pemeriksaan Latar Belakang dan Tes Kesehatan (Opsional)

Tergantung kebijakan perusahaan masing-masing, bisa saja perusahaan menuntut kandidat terpilih untuk terlebih dahulu melakukan tes kesehatan atau pemeriksaan latar belakang.

Hubungi Kandidat yang Gagal

Pastikan bahwa Anda juga memberikan kabar kepada kandidat yang gagal atau tidak terpilih. Sampaikan alasan Anda menolak mereka sehingga hal ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda menghargai waktu dan tenaga mereka selama mengikuti proses perekrutan.

Jadwalkan Karyawan Baru untuk Proses Onboarding

Jangan lupa, onboarding karyawan sangat penting diterapkan kepada semua karyawan baru pada hari-hari pertama mereka bekerja. Selain memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, onboarding juga membantu karyawan baru untuk memhami perusahaan Anda dengan lebih baik lagi.

Sumber:
ElmoTalent A Simple Checklist for Effective Recruitment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog