Cinta atau Karir? Buat Keputusan yang Tepat

Back to Pos

Cinta atau karir? Pilihan dilematis nan klasik ini menjadi persoalan yang bisa dibilang pelik, terutama bagi Anda yang sudah memiliki pasangan. Memilih salah satu di antara dua hal tersebut tidaklah mudah. Namun, Anda sendiri bisa menemukan beberapa rekomendasi agar dapat membuat keputusan yang tepat. Simak pembahasan berikut.

banner_karyaone

Beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan

  • Cinta sejati sulit untuk ditemukan, karena cinta adalah hal yang istimewa. Memang ketika Anda jatuh cinta itu bukanlah perkara sulit. Namun, ketika berurusan untuk mempertahankan cinta tersebut, Anda dan pasangan harus berupaya bersama dan memahami satu sama lain.
  • Karir yang lebih baik juga dapat memberikan penghidupan yang lebih baik, tidak hanya cinta yang bisa melakukan demikian. Memangnya Anda mau membahagiakan pasangan Anda dengan karir Anda yang buruk? Tentu tidak.
  • Cinta bisa menghadapi segala hal, mulai dari karir yang tidak memuaskan atau kehidupan yang kurang membahagiakan. Pasangan yang benar-benar saling mencintai pasti akan mencari cara bersama untuk menyelesaikan berbagai masalah.
  • Manusia selalu ingin lebih. Itu sudah kodrat manusia, pahamilah hal ini. Dalam karir, Anda akan selalu ingin jabatan, penghasilan, atau prestasi yang lebih baik lagi. Dalam cinta, Anda selalu ingin kehidupan percintaan Anda lebih indah, lebih romanti, dan pasangan Anda lebih perhatian pada Anda.

Pada akhirnya, Anda harus membuat keputusan antara memilih salah satu, cinta atau karir, atau memilih pilihan ketiga, yakni menjalankan keduanya.

Ketika memilih cinta

Bayangkan Anda memilih cinta dan menyerah atau melepaskan karir, Anda mungkin berpikir bahwa Anda adalah pasangan terbaik yang menyerahkan segalanya demi cinta. Yakin begitu?

Akankah Anda menyesali pilihan Anda yang melepaskan kesempatan karir yang lebih baik? Sebagian pasangan yang menghadapi masalah akan menyesali kesempatan karir yang mereka lepaskan sebelumnya.

Akankah Anda merasakan kebosanan? Ketika Anda memilih cinta, kebosanan dalam percintaan adalah hal yang wajar terjadi. Namun, saat kebosanan itu dibarengi dengan rasa pahit Anda yang menyerahkan karir demi cinta, hal tersebut akan menjadi bumerang dalam percintaan Anda. Bisa jadi Anda menyalahkan diri sendiri dan pasangan.

Ketika memilih karir

Bayangkan Anda menyerah untuk mencari cinta dan berfokus pada karir, Anda mungkin berpikir bahwa Anda adalah orang paling profesional dan totalitas di dunia. Benarkah?

Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda bisa mendapatkan pasangan yang sangat mencintai dan menyayangi Anda di kemudian hari? Ingat bahwa cinta itu istimewa, bisa jadi Anda melewatkan kesempatan emas itu. Jika Anda sudah memilih karir, sebaiknya jangan menyesali pilihan Anda melepaskan urusan cinta.

Ketika Anda sedikit saja menyesali pilihan Anda yang melepaskan cinta demi karir, penyesalan itu akan ber-akumulasi dan menurunkan kinerja Anda sendiri dalam berkarir.

Jika Anda memilih keduanya?

Pilihan ketiga ini, mungkin banyak orang yang mengklaim memilih cinta dan juga karir. Tapi juga banyak dari mereka yang tidak bisa berkomitmen baik untuk menjalankan keduanya, akhirnya sama saja dengan memilih salah satu. Pilihan ‘aman’ ini juga tidak mudah.

Membuat keputusan yang tepat

Pada akhirnya memang Anda harus memilih. Pahami kondisi dan kebutuhan Anda yang sekarang, lalu perkirakan bagaimana diri Anda di masa depan?

Kalau menurut Anda kehidupan percintaan tidak bisa memberikan cukup kebahagiaan bagi Anda, sebaiknya pilih saja untuk meningkatkan karir Anda. Jika karir Anda terasa membosankan atau malah sulit, cinta bisa memberikan kesegaran dan rasa manis dalam kehidupan Anda selepas kerja.

Seimbangkan antara cinta dan karir

Caranya cukup mudah, yakni dengan terus berinteraksi dan menghabiskan waktu yang sudah direncanakan bersama pasangan sebaik mungkin dan jadilah seproduktif mungkin dengan kesampingkan hal lain selain pekerjaan saat sedang bekerja.

Menyeimbangkan karir dan cinta akan membutuhkan keinginan kuat dan ketangguhan dalam menjalani aktivitas harian. Jadikan kesehatan diri Anda sebagai hal yang utama sehingga tetap bisa menjalankan kehidupan karir dan cinta Anda.

Apapun pilihannya, termasuk menjalankan keduanya, Anda harus selalu berkomitmen dan berjuang dengan pilihan Anda demi kehidupan lebih baik kedepannya. Semoga Anda bisa mengambil keputusan terbaik!

Sumber :
Lovepanky : Love or Career? – How to Make the Right Choice

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos