Contoh Iklan Lowongan Kerja yang Menarik

contoh iklan lowongan kerja

Setiap perusahaan tentunya serius dalam mencari kandidat karyawan untuk mengisi kekosongan jabatan atau posisi tertentu. Pihak perusahaan membuka lowongan kerja melalui media digital dan media konvensional.

Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk sebuah iklan lowongan kerja pun bisa dibilang cukup besar. Tapi, bagaimana bila ternyata masih saja sepi peminat dan tidak ada orang yang melamar kerja?

Apakah perusahaan harus menggunakan jasa headhunter untuk mencari kandidat terbaik yang dibutuhkan tersebut? Atau ada cara lain yang lebih baik?

Tentu saja, ada sesuatu yang bisa Anda lakukan tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu yang lama.

Anda bisa meminta bantuan bagian HRD untuk mencari contoh iklan lowongan kerja yang menarik di internet, lalu jadikan sebagai referensi untuk iklan lowongan kerja perusahaan Anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara membuat dan contoh iklan lowongan kerja yang menarik dan efektif.

1. Gunakan Job Title yang Menarik

Job title adalah hal pertama yang akan dilihat para pencari kerja ketika mencari lowongan kerja. Tulis dan gunakan job title yang menarik, termasuk beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh perusahaan Anda untuk posisi tersebut.

2. Tambahkan Perkenalan dengan Kalimat yang Mengesankan

Perkenalkan perusahaan dan posisi yang ditawarkan dengan kalimat mengesankan untuk menciptakan dampak emosional. Kalimat seperti ini akan mendorong ketertarikan atau minat pencari kerja terhadap perusahaan dan posisi yang diiklankan.

Dapat dikatakan bahwa kalimat pembuka yang menarik mirip dengan paragraf pembuka yang biasa ditemukan pada artikel berita. Kalimat tersebut akan mendorong pembaca untuk terus membaca hingga akhir artikel.

3. Jelaskan Cerita Mengenai Perusahaan

Sampaikan cerita atau hal-hal mengenai perusahaan Anda yang sekiranya perlu diketahui oleh para pelamar kerja. Misalnya sejarah berdirinya perusahaan, berapa banyak jumlah karyawan dan lama waktu mereka bekerja, klien atau proyek menarik hingga tunjangan yang tersedia.

Baca juga:  Cara Merekrut Karyawan Secara Efektif

Anda juga bisa memberikan informasi mengenai budaya kerja, lingkungan, visi misi perusahaan dan juga penghargaan yang bisa mereka dapatkan dari perusahaan.

4. “Menjual” Posisi yang Dibutuhkan dengan Baik

Daripada bertele-tele dalam menyampaikan sesuatu, lebih baik fokus pada hal terpenting dalam mengiklankan lowongan kerja.

Buat job description yang baik dengan memberikan informasi jelas mengenai jam kerja, upah, suasana kerja yang kondusif, peluang pendidikan, tunjangan dan kelebihan perusahaan serta posisi yang diiklankan.

5. “Jual” Lokasi Kantor

Faktor jarak tempat tinggal dan kantor yang terlalu jauh adalah hambatan bagi banyak orang. Hal ini bisa membuat Anda kehilangan kesempatan mendapat kandidat terbaik karena mungkin saja orang tersebut tinggal di daerah yang berbeda dengan lokasi kantor.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menjual lokasi kantor. Apa maksudnya? Agar kandidat terbaik bersedia untuk pindah, coba jelaskan mengenai beberapa hal menarik yang ada di daerah kantor Anda.

Misalnya, mengenai tingkat kejahatan yang rendah, banyaknya fasilitas umum, tempat nongkrong atau makan yang enak untuk selepas kerja (after office) dan sebagainya.

Sampaikan juga informasi mengenai jarak dan waktu yang diperlukan untuk menuju kantor Anda. Kandidat akan tertarik pada kantor dengan lokasi yang tak terlalu jauh dari daerah tempat tinggal mereka.

6. Ulangi Alasan Mengapa Mereka Harus Melamar di Perusahaan Anda

Agar efektif, buat penjelasan alasan tersebut dalam bentuk poin-poin sehingga lebih mudah dibaca. Dorong para pencari kerja untuk mengklik tombol CTA untuk melamar.

Baca juga:  5 Cara Membuat CV yang Menarik Agar Dilirik HRD

7. Jelaskan Proses Lamaran Kerja

Agar tidak membuat kandidat bingung dan proses pelamaran kerja lebih efektif, beri penjelasan mengenai langkah apa saja yang harus dilakukan.

8. Minta Bantuan Orang Lain untuk Memeriksa

Rancang dan publikasikan iklan lowongan kerja sebagai suatu bagian penting dari perusahaan. Minta beberapa rekan kerja untuk melihat dan memberikan umpan balik (feedback) dengan jujur. Pastikan Anda sudah memperbaiki semua kesalahan sebelum mempublikasikannya ke banyak platform.

9. Tingkatkan Respon Anda dalam Membalas Email

Lihat dan periksa semua email yang Anda kirim ke kandidat pada setiap prosesnya. Pastikan pesan di dalamnya jelas, personal dan bisa meyakinkan bahwa mereka adalah orang yang tepat untuk menempati posisi yang kosong. Respon awal yang buruk akan sangat mempengaruhi keputusan kandidat.

Contoh Iklan Lowongan Kerja

Berikut beberapa template job description yang bisa Anda tiru untuk memudahkan proses manajemen HR dalam membuat iklan lowongan kerja.

Anda juga bisa menggunakan template iklan lowongan kerja di bawah ini.

contoh iklan lowongan kerja bisnis analisDownload contoh iklan lowongan kerja untuk Business Analyst

contoh iklan lowongan kerja lyftApa yang membuat contoh iklan lowongan kerja dari perusahaan layanan transportasi Lyft ini menarik?

Judul iklan lowongan kerja yang singkat dan jelas mudah dipahami oleh calon pelamar kerja, dengan tawaran pendapatan mencapai $ 1.500 atau sekitar Rp 20 Juta per minggu. Lalu ada empat poin keuntungan bagi pelamar, dan tentunya persyaratan yang mudah.

Sumber:
Betterteam: How To Write Job Ads That Work 

banner blog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *