Cara Menghitung Current Ratio dari Balance Sheet

current ratio

Current ratio atau biasa disebut rasio lancar merupakan sebuah rasio yang digunakan untuk mengukur hasil keuangan neraca likuiditas dalam perusahaan.

Current ratio mampu menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perihal hutang dalam jangka pendek perusahaan pada kurun waktu 12 bulan mendatang.

Calon kreditur biasanya menggunakan rasio tersebut untuk menentukan perlakuan pinjaman jangka pendek maupun jangka panjang pada perusahaan yang terlibat.

Current ratio juga bisa digunakan untuk menunjukkan efisiensi dan siklus operasi dari perusahaan atau menunjukkan kemampuannya dalam mengubah sebuah produk menjadi uang dalam bentuk tunai.

Lalu, bagaimana caranya menghitung current ratio dan cara menilainya? Simaklah ulasannya pada artikel berikut ini!

Banner KaryaOne - Payroll Software Indonesia

Rumus Current Ratio atau Rasio Lancar

Rasio lancar bisa dihitung dengan cara membagikan current assets (Aktiva Lancar) dengan Kewajiban dan yang biasa disebut dengan current liabilities (Hutang Lancar). Anda bisa menyimak rumus current ratio di bawah ini:

Rasio lancar = Aktiva Lancar / Hutang Lancar

Aktiva Lancar yang juga disebut Aset Lancar merupakan sebuah aset yang bisa dikonversikan menjadi dalam bentuk uang tunai.

Sementara itu, Hutang Lancar merupakan hutang perusahaan dan wajib dibayar secara tunai dalam kurun waktu 12 bulan atau berada dalam siklus operasional sebuah perusahaan.

Contoh dalam Menghitung Current Ratio

Sebuah perusahaan mempunyai Aktiva Lancar sejumlah Rp200.000.000. Sementara itu, perusahaan tersebut memiliki Hutang Lancar sejumlah Rp80.000.000. Berapakah Rasio Lancar dari perusahaan tersebut?

Jadi, Aktiva Lancar adalah Rp.200.000.000 dan Hutang Lancar = Rp80.000.000. Kemudian, masukkan angka tersebut pada rumus yang telah disediakan:

Rasio Lancar = Rp200.000.000 / Rp80.000.000

Jika dijumlahkan berdasarkan rumus tersebut, hasil yang didapatkan adalah 2,5 kali. Jadi, bisa disimpulkan bahwa Rasio Lancar dari perusahaan tersebut adalah 2,5 kali.

Cara Menilai Current Ratio

Jika tinggi rasio lancar semakin meningkat, maka likuiditas perusahaan tersebut juga semakin meningkat. Hasil rasio lancar yang diterima biasanya adalah dua kali.

Rasio lancar sebesar dua kali biasa dikatakan dalam posisi yang nyaman dalam hal keuangan perusahaan.

Meskipun demikian, biasanya yang bisa diterima memiliki variasi yang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Bagi banyak perusahaan, rasio lancar dengan jumlah sebesar dua kali dapat dianggap acceptable.

Sedangkan nilai rendah yang ada pada rasio lancar, yakni nilai kurang dari satu kali, menunjukkan bahwa perusahaan bisa saja sedang mengalami kesulitan dalam memenuhi sebuah kewajiban lancarnya.

Meskipun begitu, investor maupun calon kreditur perlu memperhatikan kondisi dari arus kas pada operasi perusahaan.

Hal tersebut dilakukan agar perusahaan tersebut bisa lebih memahami tingkat likuiditas perusahaan mereka.

Jika Rasio lancar dalam sebuah perusahaan itu rendah, para investor atau calon kreditur bisa menilai kesehatan keuangan perusahaan tersebut dengan melihat kondisi arus kas atau cash flow operasional yang dimiliki perusahaan tersebut.

Sebaliknya, jika rasio lancar dalam kondisi yang terlalu tinggi, yakni nilainya lebih dari dua kali, bisa dikatakan perusahaan tersebut bisa saja tidak menggunakan aset lancar atau fasilitas pembiayaan jangka pendek dengan efisien.

Hal tersebut juga menunjukkan kemungkinan adanya masalah dalam mengelola modal kerja.

Bagi kreditur atau investor, current ratio yang memiliki nilai lebih tinggi masih dianggap lebih baik daripada yang memiliki nilai rendah.

Pasalnya, rasio lancar yang memiliki nilai lebih tinggi menunjukkan kecenderungan perusahaan untuk mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang dalam 12 bulan mendatang yang telah jatuh tempo.

Oleh karena itu, pemahaman lebih lanjut mengenai cara menghitung dan menilai current ratio dari laporan keuangan perusahaan sangat penting bagi para akuntan di perusahaan agar keuangan perusahaan bisa dikelola dengan baik.

Sumber : thebalance.com

__________
KaryaONE adalah HR dan Software Payroll Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *