Jenis – Jenis Bonus untuk Karyawan yang Perlu Anda Tahu

Back to Blog
jenis bonus untuk karyawan

Selain gaji pokok dan tunjangan, tahukah Anda bahwa perusahaan juga memberikan beberapa jenis bonus untuk karyawan sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap kinerja mereka.

Tidak semua perusahaan memberikan bonus-bonus tsb.  Hal ini tentu tergantung pada besarnya perusahaan, laba perusahaan pada periode ybs., strategi perusahaan dan kebijakan internal perusahaan.

Apakah Anda adalah seorang karyawan yang ingin tahu aneka macam bonus yang mungkin akan Anda peroleh, atau seorang pemilik usaha yang sedang mempertimbangkan bonus untuk karyawan Anda?

List dan ulasan tentang jenis bonus kerja untuk karyawan berikut akan membantu menjawab pertanyaan Anda.

Bonus Tahunan

Jenis bonus karyawan ini tidak memiliki dasar perundang-undangan sehingga sebenarnya tidak wajib untuk diberikan. Namun biasanya perusahaan yang mengalami keuntungan besar akan memberikan bonus tahunan kepada karyawan mereka.

Bonus tahunan umumnya diberikan pada akhir tahun atau jelang tutup buku perusahaan. Tidak ada jumlah atau perhitungan pasti untuk diberikan pada karyawan, tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

Bonus Prestasi

Jenis bonus karyawan yang satu ini diberikan hanya kepada karyawan yang memang dinilai memiliki prestasi lebih dibandingkan yang lainnya.

Baca juga:  Biaya Pendirian PT (Perseroan Terbatas) di Indonesia

Misalnya, ada karyawan yang berhasil mencapai target tertentu secara berulang kali, bahkan jauh melebihi target yang diharapkan.

Anda bisa memberikan bonus ini misalnya pada acara pemilihan “Employee of The Year“. Besar kecilnya bonus prestasi bisa jadi berbeda untuk setiap karyawan tergantung pada sejauh mana mereka berprestasi.

Gaji ke-13

Jenis bonus karyawan ini sama seperti dengan bonus tahunan untuk karyawan swasta dengan istilah yang berbeda (gaji ke-13), yakni bonus yang diberikan kepada aparatur negara dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap akhir tahun.

Bonus Retensi

Bonus ini akan diberikan ketika ada karyawan yang berniat resign namun tak diizinkan oleh perusahaan. Pada dasarnya bonus retensi digunakan sebagai bentuk intensif agar karyawan mengurungkan niat mereka meninggalkan perusahaan.

Karyawan yang akan menerima bonus ini diminta untuk menandatangani perjanjian tertentu yang menyatakan bahwa mereka akan tetap bekerja di perusahaan dalam kurun waktu tertentu.

Profit Sharing

Bonus profit sharing atau bagi hasil diberikan kepada karyawan dengan melihat pada laba perusahaan dan juga jumlah saham yang dimiliki karyawan terkait.

Kebijakan profit sharing ini bisa sangat berbeda antar perusahaan sesuai dengan kebijakan masing-masing. Mengingat bonus didasarkan pada keuntungan yang diperoleh perusahaan, maka semakin besar keuntungan yang didapatkan persahaan berarti semakin besar pula jumlah bonus yang akan diperoleh karyawan.

Baca juga:  UMP 2018 Naik 8,71%, DKI Jakarta Tertinggi di Indonesia

Bonus Keahlian

Walaupun masih jarang diterapkan, namun sudah mulai banyak perusahaan di Indonesia yang memberikan jenis bonus karyawan yang satu ini. Bonus keahlian diberikan sebagai apresiasi perusahaan terhadap keahlian atau skill yang dimiliki karyawan dalam membantu perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Bonus Liburan Bersama

Untuk meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan antar karyawan dan perusahaan, biasanya perusahaan melakukan liburan bersama, gathering atau family outing sebagai bonus.

Dalam acara kantor ini karyawan diperbolehkan mengajak keluarga mereka untuk ikut serta dan bersenang-senang. Jenis bonus kerja untuk karyawan ini biasanya diberikan jika perusahaan belum memiliki keuntungan yang terlalu besar untuk dibagikan dalam bentuk tunai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog