6 Kendala yang Sering Dihadapi Karyawan Baru

kendala karyawan baru

Memasuki dunia kerja yang baru merupakan pengalaman menarik bagi semua orang. Perasaan sedih harus berpisah dengan rekan kerja di tempat lama bercampur dengan rasa senang dan semangat untuk bisa memulai hari di tempat yang baru.

Tentu saja ada beberapa kendala karyawan baru di setiap perusahaan. Apa saja kendala tersebut dan apakah hal ini pernah terjadi pada Anda?

Memahami Tujuan Perusahaan

Semua karyawan baru akan belajar mengenai visi misi perusahaan. Ia akan menilai apakah tujuannya bekerja sama dengan tujuan perusahaan.

Apabila tujuan perusahaan berjalan selaras dengan tujuan pribadinya maka ia akan mulai menikmati pekerjaannya. Bahkan dalam jangka panjang karyawan tersebut akan banyak berkontribusi kepada perusahaan.

Sebaliknya apabila tujuan perusahaan sama sekali tidak sejalan dengan tujuan dirinya, maka ia akan merasa tertekan dan menjalankan pekerjaannya dengan perasaan terpaksa.

Menghadapi Peraturan Baru

Suka atau tidak suka, setiap karyawan wajib menaati peraturan perusahaannya masing-masing. Karyawan baru harus membiasakan diri dengan peraturan di tempat yang baru, baik yang tertulis atau pun tidak.

Kemampuan karyawan baru tidak hanya dilihat dari skill saja namun dari attitude yang tercermin salah satunya dari taat atau tidaknya ia pada peraturan yang berlaku.

Baca juga:  Soft Skill yang Harus Dimiliki dalam Dunia Kerja

Penyesuaian dengan Pekerjaan

Karyawan baru membutuhkan penyesuaian untuk bekerja dengan sistem yang baru. Kebiasaan bekerja yang sebelumnya memang dapat mendukung proses menyelesaikan pekerjaan baru jika masih di dalam bidang yang sama.

Namun jika posisi baru yang digeluti sama sekali berbeda, maka karyawan tersebut harus bekerja ekstra dengan mempelajari pekerjaan tersebut.

Beradaptasi dengan Budaya Kerja Perusahaan

Budaya perusahaan merupakan nilai yang harus “diserap” oleh setiap karyawan dan bisa terlihat dari bentuk atau tindakan mereka secara keseluruhan. Misalnya, ada perusahaan yang memiliki budaya untuk merayakan ulang tahun karyawannya sebagai ucapan selamat atau juga memiliki kebiasaan bertukar kado ketika Natal atau mengadakan buka puasa bersama ketika Ramadhan.

Menjalin Hubungan dengan Rekan Kerja

Karyawan baru akan berkenalan dengan semua rekan kerjanya pada saat hari pertama bekerja. Ia akan dijelaskan mengenai struktur organisasi perusahaan untuk memahami tanggung jawabnya. Penyesuaian karyawan baru terhadap rekan kerja dimulai dari rekan satu timnya yang akan menjadi “pemandu”.

Rekan kerja yang bersikap positif dan mendukung akan membuat karyawan baru merasa bersemangat. Namun sebaliknya jika mereka menganggap karyawan baru adalah kompetitor maka akan menghadirkan suasana negatif dan mempengaruhi produktivitas kerja keduanya.

Baca juga:  11 Tips Manajemen Waktu Agar Lebih Produktif

Membiasakan Diri Terhadap Deadline

Ada beberapa perusahaan tidak terlalu “strict” atau masih flexible dalam menetapkan target kepada karyawannya. Namun tentu saja ada perusahaan yang menuntut target tertentu dengan pemberian sanksi jika karyawan tak memenuhi target yang sudah ditetapkan.

Karyawan yang biasa bekerja dalam kondisi kerja yang flexible bisa rentan atau stress dan tertekan apabila mendapatkan perusahaan baru dengan deadline yang tinggi. Oleh karenanya ia harus mampu beradaptasi dengan kecepatan kerja yang dituntut oleh perusahaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *