6 Kesalahan HRD yang Sebaiknya Dihindari

Dalam sebuah perusahaan, HRD memiliki pengaruh besar dalam keberlangsungan perusahaan. Secara umum, HRD bertanggung jawab pada 2 (dua) tugas penting, yaitu: peningkatan dan analisis kinerja karyawan, serta menjaga komitmen karyawan dalam bekerja.

Jika HRD tidak mengerjakan tugasnya dengan baik, bukan hanya karyawan yang akan dirugikan, perusahaan pun akan mengalami hal yang sama. Oleh sebab itu, berikut 6 (enam) kesalahan HRD yang harus dihindari:

Aplikasi HR Berbasis Cloud KaryaOne

Mengabaikan permasalahan yang dilaporkan oleh karyawan

Karyawan akan selalu datang ke bagian HRD jika ada masalah yang dihadapi.

Masalah yang dilaporkan oleh karyawan bisa dalam berbagai macam bentuk, misalnya seperti: persaingan tidak sehat antar karyawan, perlakuan tidak etis dari atasan, atau keluarnya beberapa karyawan sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Dalam hal ini, HRD yang baik harus mendengarkan permasalahan yang ada.

Namun, tidak jarang HRD justru tidak peduli dengan permasalahan yang dihadapi oleh karyawan. Mereka hanya mendengarkan masalah, bersimpati, tetapi tidak melakukan sesuatu untuk mencari solusi.

Jika dibiarkan terus-menerus, kesalahan HRD seperti ini akan menghambat pengembangan diri para karyawan.

Hanya terpaku pada interview saat seleksi pemilihan karyawan

Saat menyeleksi karyawan baru, HRD wajib memeriksa semua detail informasi yang karyawan berikan saat melamar pekerjaan.

Kesalahan HRD berikutnya yang sering terjadi adalah mereka melewati proses tersebut dan langsung hanya terpaku pada proses interview tanpa membaca terlebih dahulu informasi yang ada.

Hal ini sangat disayangkan karena potensi yang sesungguhnya ada pada kandidat karyawan baru bisa saja tidak terlihat sepenuhnya.

Kenaikan gaji tanpa alasan yang jelas

Kenaikan gaji karyawan disebabkan oleh beberapa faktor, beberapa di antaranya adalah karena performa yang telah melampaui target awal, penambahan beban kerja, atau semata karena perusahaannya sedang berkembang.

Namun jika HRD menaikkan gaji karyawan tanpa ada alasan jelas, atau malah diberikan pada departemen yang belum sepantasnya menerima kenaikan gaji, hal ini perlu dipertanyakan.

Evaluasi dan pengawasan yang lebih detail perlu dilakukan agar kesalahan HRD seperti ini tidak terjadi.

Manajemen training yang di bawah standar

Manajemen training adalah salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja karyawan. Dalam sebuah perusahaan, HRD lah yang bertugas untuk memberikan manajemen training tersebut.

Namun jika HRD tidak memberikan manajemen training sesuai dengan standar yang ada, hal tersebut akan berimbas ke kinerja dan kualitas karyawan yang tidak juga berkembang.

Tindakan disipliner secara tiba-tiba

Karyawan memang tidak luput dari kesalahan. Walaupun begitu, hal ini tidak bisa dijadikan oleh HRD alasan untuk menghukum karyawan secara tiba-tiba, apalagi jika karyawan belum diberi kesempatan untuk menjelaskan mengapa ia melakukan kesalahan tersebut.

Memberikan hukuman langsung tanpa ada peringatan terlebih dahulu adalah kesalahan HRD yang hanya akan memberikan ketakutan, ketidakadilan, bahkan rasa perlawanan karyawan akan kebijakan perusahaan.

Tidak berperan sebagai mediator

Peran HRD lainnya dalam perusahaan adalah sebagai penjembatan antara karyawan dan manajemen perusahaan. Jika peran ini tidak dikerjakan dengan baik, HRD tidak akan mampu menjadi problem solver atas masalah yang ada dalam perusahaan.

HRD juga tidak boleh memihak ketika sebuah konflik terjadi. Pandangannya harus objektif.

Itulah kesalahan HRD yang bisa terjadi dan ditemukan di sebuah perusahaan. Jika Anda adalah seorang HRD, maka daftar kesalahan di atas harus Anda hindari guna meningkatkan produktivitas perusahaan.

Anda juga harus mampu untuk bergerak dinamis dan tidak hanya berfokus pada satu divisi saja. Ingat, adalah tugas HRD untuk membangun dan mengembangkan potensi sumber daya manusia dalam suatu perusahaan.

____________

KaryaOne adalah aplikasi berbasis web untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

Banner KaryaOne - Solusi Manajemen Absensi, Penggajian dan Manajemen Kinerja Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *