5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Iklan Lowongan Kerja

Back to Blog
kesalahan membuat iklan lowongan kerja

Jika Anda seorang recruiter atau manajer HRD tentu akan sependapat bahwa memasang iklan lowongan kerja pada sebuah papan reklame merupakan hal yang sudah tidak efektif lagi dilakukan saat ini.

Bagi mereka yang bekerja di industri Human Resources, pastinya telah melakukan banyak cara untuk mendapat perhatian dari calon kandidat berkualitas agar mau melamar pekerjaan dan salah satunya yakni dengan membuat iklan lowongan kerja semenarik mungkin.

Meskipun begitu, dalam prosesnya masih ada sejumlah kesalahan yang sering dilakukan. Mari kita lihat beberapa di antaranya.

1. Iklan Terlalu Panjang

Ketika membuat iklan lowongan kerja, banyak perusahaan yang meyakini bahwa menulis job description yang sangat panjang adalah hal yang baik. Namun, informasi yang terlalu banyak malah akan dianggap membosankan oleh para pencari kerja.

Cukup tulis keterangan mengenai job description secara singkat namun padat, kemudian tambahkan beberapa poin untuk menyoroti kualifikasi yang dibutuhkan.

Cara ini lebih efektif untuk menarik perhatian kandidat karena lebih memudahkan mereka dalam membaca dan menggali informasi.

2. Job Title Tidak Jelas

job title iklan

Beberapa tahun lalu sempat terjadi tren di mana para perekrut menggunakan kata atau nama yang unik ketika mengiklankan sebuah posisi. Misalnya seperti Ninja, Rock Star, Super Hero dan sebagainya.

Baca juga:  5 Hal yang Diinginkan dari Iklan Lowongan Kerja

Cara ini memang bisa menarik perhatian banyak orang karena publik ingin tahu apa sebenarnya pekerjaan untuk posisi tersebut. Namun ternyata cara ini tidak efektif ataupun menguntungkan perusahaan maupun pencari kerja.

Tidak ada orang yang mencari kerja dan melakukan pencarian dengan kata kunci “Lowongan Rock Star” atau “Lowongan Super Hero”. Itu artinya iklan seperti ini juga tidak efektif bagi Anda untuk mendapatkan kandidat yang diinginkan.

Hindari kesalahan dalam membuat iklan lowongan kerja dengan memberi judul yang menarik namun tetap efektif karena memang dicari oleh pencari kerja.

3. Terlalu Kekinian

Walaupun tidak sering terjadi, namun ada saja orang yang membuat iklan lowongan kerja dengan memasukkan banyak unsur di dalamnya dengan tujuan menarik perhatian. Misalnya sarkasme, humor, bahkan kata-kata kotor.

Kesalahan iklan lowongan kerja seperti ini hanya akan memberikan kesan negatif atau pesan yang salah kepada para pencari kerja. Lebih baik “bermain aman” karena bisa lebih menyasar dan efektif.

4. Keyword Stuffing

Mungkin awalnya melakukan keyword stuffing dianggap bagus karena bisa meningkatkan kesempatan iklan lowongan kerja Anda mudah ditemukan pada hasil penelusuran.

Akan tetapi, hal ini belum tentu efektif mengingat mungkin saja keyword yang Anda gunakan tidak relevan dengan yang digunakan oleh pencari kerja.

Baca juga:  4 Tanda Karyawan Akan Segera Resign dari Pekerjaan

Selain itu, keyword yang terlalu banyak dan salah juga hanya akan membuang-buang waktu pencari kerja ketika membuka iklan lowongan tersebut.

Solusi yang baik adalah menggunakan keyword yang relevan pada  job description. Cara ini akan membuat iklan lowongan kerja muncul di hasil pencarian yang lebih tinggi.

5. Terlalu “Egois”

Beberapa perusahaan beranggapan, karena mereka merupakan pihak yang menawarkan pekerjaan dan memberikan gaji, mereka hanya perlu membuat daftar kualifikasi kandidat yang ideal saja.

Memang, hal ini sah-sah saja dan banyak dilakukan oleh perusahaan besar yang diincar oleh banyak pencari kerja. Namun Anda juga harus mencantumkan tentang apa saja benefit karyawan yang akan diberikan nantinya, bukan hanya menuliskan kepentingan Anda sebagai perekrut saja.

Pencari kerja juga ingin tahu apa saja hal yang mereka dapat jika bekerja di perusahaan Anda.

Pasalnya, para kandidat berbakat ingin tahu bagaimana perusahaan akan menguntungkan mereka, seperti:

  • Bagaimana pekerjaan mereka akan berdampak bagi perusahaan?
  • Apakah dirinya sesuai dengan budaya perusahaan?
  • Apakah ada peluang perkembangan karir?
  • Berapa gaji dan apa saja tunjangan yang ditawarkan?

Sumber:
TheUncercoverRecruiter: 5 Things to Avoid When Posting Job Ads

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog