Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) : Pengertian, Fungsi, Tujuan

Back to Blog
manajemen sumber daya manusia

Pada dasarnya, tidak ada perusahaan yang tidak memiliki divisi HR (Human Resource). Divisi inilah yang bertanggung jawab untuk mengurus berbagai keperluan perusahaan yang terkait dengan sumber daya manusia (SDM), termasuk manajemen sumber daya manusia (MSDM) agar semua pekerjaan berlangsung tanpa adanya hambatan.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan manajemen SDM itu sendiri?

banner_karyaone

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen SDM adalah salah satu fungsi dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang fokus pada kegiatan rekrutmen, pengelolaan dan pengarahan untuk orang-orang yang bekerja dalam perusahaan tersebut.

Divisi HR yang mengelola manajemen SDM ini akan menyediakan pengetahuan (tentang perusahaan), peralatan yang dibutuhkan, pelatihan, layanan administrasi, pembinaan, saran hukum, serta pengawasan dan manajemen talenta. Semua hal tersebut dibutuhkan demi mencapai tujuan perusahaan.

Selain itu, divisi ini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengembangkan perusahaan dengan menerapkan seluruh nilai dan budaya perusahaan.

Mereka juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki tim yang solid dan mengilhami pemberdayaan karyawan.

> Kembali ke atas

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Berjalan tanpa arah akan membuat Anda tersesat. Terkadang orang melakukan sesuatu karena orang lain melakukannya juga tanpa tahu apakah hal tersebut baik untuk dirinya juga atau tidak.

Dengan mengetahui apa saja tujuan manajemen sdm di perusahaan pada umumnya, Anda dapat lebih mudah menentukan apa yang ingin Anda capai, bagaimana mencapainya dan mengukur seberapa jauh pencapaian Anda setiap periode waktu tertentu.

Berikut adalah beberapa tujuan pengelolaan sumber daya manusia :

  1. Untuk mengembangkan efektivitas kerja sumber daya manusia di dalam organisasi.
  2. Memperbaiki kualitas tenaga kerja dalam suatu organisasi sehingga dapat memberikan kontribusi lebih kepada organisasi.
  3. Memberikan aturan kerja yang efektif dengan produktivitas tinggi kepada organisasi.
  4. Untuk menyeimbangkan antara tujuan masing-masing individu dan menyelaraskan nya hingga mampu bergerak dalam irama yang sama demi mencapai tujuan bersama yaitu tujuan perusahaan.
  5. Untuk membantu para manajer fungsional dan manajer lini dalam mengelola seluruh tenaga kerja atau karyawan selaku sumber daya manusia dengan cara yang lebih efektif.

Selain penjelasan mengenai tujuan manajemen sumber daya manusia diatas, terdapat tujuan manajemen sumber daya manusia menurut para ahli.

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Sunarto

Sunarto mengemukakan bahwa terdapat 12 tujuan manajemen sumber daya manusia, diantaranya :

  1. Memperoleh dan mempertahankan tenaga kerja yang terampil, memiliki motivasi tinggi dan dapat dipercaya bagi organisasi.
  2. Meningkatkan dan memperbaiki kualitas tenaga kerja dalam organisasi yang diukur dari kontribusi, kemampuan dan kecakapan dalam melaksanakan operasional pekerjaan.
  3. Mengembangkan sistem kerja yang baik secara prosedur dalam perekrutan dan seleksi calon karyawan.
  4. Menciptakan lingkungan yang harmonis dan produktif baik antar tim maupun antara manajemen dan karyawan.
  5. Menyeimbangkan dan menyelaraskan keperluan masing-masing stakeholder.
  6. Menghargai elemen sumber daya manusia berdasarkan prestasi yang telah dicapai
  7. Meningkatkan kesejahteraan para karyawan baik secara fisik maupun mental.
  8. Menyediakan kesempatan yang merata bagi seluruh elemen sumber daya manusia.
  9. Melakukan pendekatan yang humanis dalam proses pengelolaan karyawan yang berlandaskan keadilan, perhatian, dan transparansi.
  10. Mengelola tenaga kerja dan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan dan keinginan individu dan kelompok yang difasilitasi dalam penyampaian aspirasi.

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Sedarmayanti
Sedarmayanti mengemukakan 2 tujuan perusahaan yang memerlukan peranan dari sumber daya manusia diantaranya :

  • Produktivitas
    Semakin tinggi dan semakin baik sumber daya manusia yang dimiliki maka akan menciptakan produktivitas yang baik bagi perusahaan.Sumber daya manusia yang terampil akan menghasilkan sumbangsih yang lebih banyak dan lebih baik daripada sumber daya manusia yang kurang terampil meski perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih tinggi bagi sumber daya manusia terampil.
  • Laba (Profit)
    Sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan laba perusahaan yang lebih tinggi. Laba saat ini menjadi tujuan utama bagi suatu perusahaan yang bersifat profit oriented yang juga berkaitan secara tidak langsung dengan tujuan sumber daya manusia.Ukuran kinerja dikembangkan untuk membandingkan antara input dan output. Oleh karena itu ukuran kinerja karyawan saat ini berbasis pada ukuran laba yang diperoleh.

Sebagai langkah untuk mewujudkan tujuan masing-masing lini yang terkait dengan tujuan manajemen sumber daya manusia maka diperlukan strategi yang tepat untuk mewujudkannya.

Dan hal yang penting selanjutnya adalah proses mengimplementasikan strategi dan mengukur tingkat pencapaian strategi tersebut. Oleh karena itu diperlukan manajemen strategi. Untuk lebih rinci, berikut adalah tugas utama manajemen strategi :

  1. Melaksanakan dan melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap strategi yang telah dipilih.
  2. Mengevaluasi kinerja tiap sumber daya manusia, meninjau kembali, dan mengkaji ulang kondisi yang ada kemudian melakukan berbagai penyesuaian dan tindak korektif jika terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan strategi.
  3. Mengupgrade strategi yang telah dirumuskan secara berkala agar sesuai dengan perkembangan kondisi lingkungan yang ada.
  4. Senantiasa meninjau dan menganalisis SWOT dari suatu organisasi/perusahaan.
  5. Terus melakukan inovasi terhadap produk dan disesuaikan dengan selera konsumen.

> Kembali ke atas

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Ada beberapa fungsi dari manajemen sumber daya manusia yang perlu Anda ketahui untuk dipraktekan dalam organisasi Anda, diantaranya adalah:

1. Staffing (Mengatur Keanggotaan)

Staffing atau mengatur keanggotaan, dalam fungsi ini ada tiga kegiatan penting yang termasuk yaitu perencanaan, penarikan, juga proses seleksi.

Semakin banyaknya perusahaan yang berdiri, semakin banyak pula sumber daya manusia yang dibutuhkan. Inilah yang membuat manajemen sumber daya manusia berfungsi menyediakan, menyaring, memilih sdm yang akan bergabung dalam perusahaan.

Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berperan penting untuk menentukan kualitas sumber daya manusia dalam perusahaan-perusahaan.

Demi mendapatkan pekerja yang sesuai kriteria, dapartemen sumber daya manusia biasanya melakukan serangkaian kegiatan seperti wawancara, tes keahlian, dan menyelidiki latar belakang orang tersebut.

2. Evaluasi

Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi lain yaitu evaluasi. Evaluasi di sini termasuk dalam melakukan pelatihan juga penilaian.

Biasanya departemen SDM memberi pelatihan terhadap para calon karyawan dan memastikan mereka mendapat evaluasi atau penilaian terhadap performance mereka.

Selain terhadap calon, departemen juga harus melatih para manajer untuk membuat standar kinerja yang dinilai baik dan membuat sebuah penilaian dengan akurat.

3. Penggantian dan Kepuasan

Masuk ke fungsi berikutnya yaitu penggantian atau kepuasan. Atau sering juga disebut sebagai ‘reward’. Fungsi manajemen sumber daya manusia ini berurusan dengan reward akan kinerja yang telah dilakukan oleh para karyawan

Departemen sumber daya manusia memiliki tugas untuk membuat perkembangan atas struktur gaji yang baik, sementara pihak manajer memiliki tugas memberikan evaluasi kinerja untuk penentuan gaji yang akan diterima karyawan yang bersangkutan. Kedua pihak yang meliputi manajemen sumber daya manusia ini harus melakukan koordinasi yang baik.

Departemen SDM harus memastikan pemberian reward meliputi gaji pokok, bonus, insentif, asuransi, jatah cuti, dan lainnya terhadap SDM sesuai dengan keputusan yang dibuat juga sesuai dengan hukum (peraturan standar seperti UMR).

4. Pelatihan dan Penasehat

Manajemen sumber daya manusia juga memiliki fungsi sebagai pelatih sekaligus penasehat. Pihak departemen SDM bertanggung jawab untuk membantu pihak manajer dalam membuat program-program pelatihan baik untuk calon karyawan, karyawan baru, atau juga karyawan lama demi menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas.

Selain melatih departemen SDM juga menjadi penasehat yang akan memberi masukan kepada pihak manajer, serta mencarikan solusi bila terjadi kasus atau masalah selama proses pengembangan.

5. Membangun Relasi

Membangun Relasi

Fungsi selanjutnya adalah membangun relasi. Manajemen sumber daya manusia berperan penting dalammembangun relasi dengan karyawan seperti melakukan negosiasi dengan pihak perserikatan pekerja.

Peran aktif dalam mencari jalan persetujuan antara perusahaan dengan serikat pekerja, akan mengurangi datangnya keluhan dari pekerja.

Disini departemen SDM juga harus berusaha agar tidak terjadi tindakan tidak sehat yang dapat dilakukan oleh para karyawan seperti mogok bekerja dan demonstrasi.

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa departemen SDM merupakan sosok yang berperan menjaga ikatan antara karyawan dengan serikat pekerja dan perusahaan.

6. Menciptakan Kondisi Aman dan Sehat

Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi yang keenam yaitu sebagai pencipta kondisi yang aman dan sehat, yaitu menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami pekerja.

Departemen SDM bertanggung jawab untuk melakukan pelatihan khusus seperti keselamatan kerja, memperbaiki kondisi yang dapat membahayakan pekerja, dan membuat program kesehatan untuk pekerja. Selain itu departemen SDM juga wajib untuk selalu membuat laporan setiap terjadi kecelakaan kerja.

7. Mendalami Masalah

Mendalami Masalah

Fungsi selanjutnya adalah sebagai pencari solusi dari masalah-masalah yang terjadi atau (problem solver).

Contoh masalah yang sering terjadi di antaranya para pekerja atau karyawan tidak hadir dan terlambat datang terlalu sering. Mereka harus mendalami masalah tersebut dan memikirkan apakah kebijakan yang selama ini ditetapkan sudah tepat atau kurang.

Yang dapat dilakukan tentu mengumpulkan berbagai informasi yang terkait dan menganalisisnya.

8. Pengintegrasian

Yang dimaksud dengan integrasi disini ialah menyatukan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan. Jika integrasinya bagus tentu kerjasama akan lebih menguntungkan bagi untuk kedua pihak.

9. Pemberhentian

Pemberhentian karyawan yang biasa disebut PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) Adalah proses memutus atau mengakhiri kontrak atau hubungan kerja antar perusahaan dengan karyawan. Dalam prosesnya PHK dapat menjadi sumber masalah bagi perusahaan, seperti keluhan karyawan, pelaporan ke dinas tenaga kerja hingga salah membayar gaji terakhir. Karyawan yang berhenti pun perlu mendapat perhatian karena dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

> Kembali ke atas

Manajemen SDM dan Manajer

Fungsi HR sebenarnya juga dijalankan oleh para manajer yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap keterlibatan, kontribusi dan produktivitas karyawannya.

Dalam sebuah talent management system yang sudah terintegrasi, para manajer memiliki peran dan tanggung jawab pula dalam perekrutan. Selain itu, mereka juga ikut berperan dalam perkembangan dan retensi para karyawan superior.

Sementara itu, perusahaan juga memberikan tugas dan tanggung jawab lainnya bagi divisi manajemen SDM di mana mereka harus berurusan dengan berbagai komponen vendor dan supplier.

Para staff manajemen SDM dan vendor atau supplier akan bekerja sama mengurusi hal-hal seperti payroll, pembuatan buku pegangan karyawan, rencana tindakan afirmatif dan lainnya.

> Kembali ke atas

Fokus Manajemen SDM

Manajemen SDM adalah fungsi perusahaan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan penyelesaian isu yang terjadi antar karyawan di perusahaan tersebut. Dari sini dapat dijabarkan bahwa fokus manajemen SDM di antaranya adalah:

  • Pemberian kompensasi
  • Perekrutan
  • Manajemen kinerja
  • Pengembangan perusahaan
  • Keselamatan karyawan
  • Kesehatan karyawan
  • Tunjangan karyawan
  • Motivasi kerja
  • Komunikasi
  • Administrasi dan pelatihan karyawan

Fokus manajemen SDM juga meliputi pengelolaan karyawan dan budaya serta nilai lingkungan kerja secara strategik dengan pendekatan yang tepat.

Manajemen SDM yang efektif memungkinkan karyawan untuk berkontribusi secara efektif untuk perusahaan demi mencapai tujuannya.

Jika sebelumnya fungsi manajemen SDM adalah mengerjakan urusan administrasi dan transaksional, kini fungsi dan fokus manajemen SDM diharapkan mampu terlibat dalam pemanfaatan karyawan secara strategis dan memastikan bahwa program untuk karyawan bisa memberikan dampak positif pada perusahaan.

> Kembali ke atas

Ekspektasi Terhadap Divisi HR

Dewasa ini, divisi HR diharapkan bisa mengambil bagian sebagai salah satu jajaran eksekutif dengan kemampuannya untuk memberikan solusi mengenai bagaimana kemampuan dan kontribusi para karyawan bisa membuat perusahaan mencapai tujuannya.

Untuk menjalankan peran ini, dibutuhkan rencana strategi dan pengukuran tertentu. Mereka yang bekerja di divisi ini harus bisa menunjukkan kemampuan dan nilai yang mereka jalani dengan “melindungi” perusahaan dari berbagai masalah, seperti tuntutan hukum dalam beberapa kasus.

Mereka harus bekerja secara maksimal untuk berbagai pemangku kepentingan di perusahaan, termasuk pelanggan, pemilik, para eksekutif, manajer, karyawan dan pemegang saham.

> Kembali ke atas

Sumber:
TheBalance: What Is Human Resource Management?

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog