Pengertian Masa Percobaan Kerja (Probation Period)

masa percobaan kerja

Bagi orang yang sudah berpengalaman di dunia kerja pasti tidak asing lagi dengan istilah masa probation atau masa percobaan kerja.

Namun, tak semua orang mengetahui dengan jelas apa yang dimaksud dengan istilah yang mengacu pada suatu periode waktu tersebut. Berikut ulasannya di bawah ini.

Masa Percobaan Kerja (Probation Period)

Apa itu Masa Percobaan Kerja?

Masa percobaan (probation) adalah sebuah periode waktu di mana terdapat perjanjian atau kesepakatan yang digunakan untuk menilai performa karyawan baru. Biasanya masa probation berlangsung antara satu sampai enam bulan.

Selama masa probation, Anda sebagai karyawan baru harus mampu menunjukkan kemampuan dan performa yang baik. Dengan kata lain, potensi dan kelebihan yang Anda sebutkan ketika wawancara akan diamati dan dinilai.

Kesalahan-kesalahan yang dibuat ketika masa probation bisa saja dijadikan alasan oleh perusahaan untuk memecat karyawan kapan pun diinginkan tanpa perlu takut mengenai tuntutan dari karyawan terkait.

Apa Saya Bisa Resign Tanpa Terkena Denda Saat Masa Probation?

Anda bisa mengajukan resign tanpa harus takut akan dikenakan denda apapun saat berada pada masa probation.

Bagaimana Jika Saya Dipecat Secara Tidak Adil?

Bukan berarti perusahaan dapat melakukan apapun yang mereka inginkan selama masa probation secara semena-mena. Ingat, Anda tentu saja memiliki hak sebagai karyawan dan salah satunya adalah untuk tidak dipecat apalagi dengan alasan seperti usia, orientasi seksual atau bahkan agama.

Baca juga:  Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja yang Benar

Apakah Saya Menjadi Karyawan Tetap Jika Masa Probation Sudah Selesai?

Masa kerja sebagai karyawan tetap baru akan berlangsung jika sudah ada perjanjian baru mengenai pengangkatan menjadi karyawan tetap, bukan langsung setelah masa probation berakhir.

Walaupun masa percobaan sudah berakhir namun belum ada pengangkatan, maka Anda tetap berhak untuk bekerja di perusahaan tersebut dengan status PKWT.

Apa yang Harus Dilakukan Jelang Review Masa Probation?

Ingat semua kriteria penilaian yang sebelumnya sudah diinformasikan ketika memulai masa probation kerja. Biasanya Anda akan dinilai dan diberikan umpan balik (feedback) mengenai kriteria diangkat menjadi karyawan tetap.

Jaga sikap Anda selama mengikuti proses review dan anggap saja proses tersebut seperti proses ketika Anda melamar kerja.

Bisakah Masa Percobaan Kerja Diperpanjang?

Perusahaan bisa memperpanjang masa probation Anda jika memang terdapat ketentuan tersebut pada surat perjanjian. Misalnya saja jika perusahaan merasa Anda belum menunjukkan performa yang baik dan sesuai dengan keinginan.

Baca dengan baik poin-poin yang tertulis dalam surat perjanjian ketika Anda menerima sebuah pekerjaan. Tanyakan hal-hal yang menurut Anda belum jelas seperti masa perpanjangan ini.

Bagaimana Jika Saya Dipromosikan Lalu Ternyata Saya Gagal dalam Masa Probation?

Keadaan ini tergantung pada seperti apa hasil kerja dan lama waktu Anda telah bekerja. Jika Anda sudah bekerja selama dua tahun misalnya, Anda bisa saja mengajukan klaim tertentu namun tetap sulit karena ada perjanjian yang telah ditandatangani sebelum Anda dipromosikan.

Baca juga:  Prosedur Perizinan Usaha Kecil di Indonesia

Apa yang Harus Saya Katakan Saat Wawancara Kerja Selanjutnya Jika Saya Pernah Gagal Ketika Masa Probation?

Anda harus selalu jujur dalam semua hal, dan tanyakan sendiri kepada diri sendiri mengapa Anda bisa gagal? Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang gagal ketika masa percobaan kerja. Misalnya, tidak cocok dengan lingkungan kerja atau pekerjaan itu sendiri.

Gunakan kesempatan ini untuk mengklarifikasi dan sedikit membela diri Anda ketika wawancara kerja di perusahaan lain. Sampaikan kemampuan Anda yang belum sempat diperlihatkan di kantor sebelumnya dan kelemahan serta cara Anda mengatasinya.

Apakah Probation Memiliki Keuntungan Bagi Karyawan?

Tentu saja probation bisa memberikan Anda keuntungan. Karyawan dan perusahaan memiliki hak yang sama untuk melepaskan diri dari perjanjian kerja selama masa percobaan.

Hal ini bisa menguntungkan Anda jika memang ternyata Anda tak suka bekerja di sana tanpa harus terkena kompensasi apapun.

Kemudian, seorang karyawan yang sedang mengikuti masa probation biasanya berkesempatan untuk mengikuti pelatihan tertentu untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka.

Hal ini tentu saja menguntungkan apalagi bagi para fresh graduate. Anggap masa probation sebagai kesempatan untuk berkembang, bukan sesuatu yang harus ditakuti.

Sumber:
JobSite: What You Need To Know About Probation Periods

Comments (28)

  • Satria Perwira Reply

    Saya baru masuk kerja, sebelumnya menandatangani kontrak kerja 3 bulan,, apakah 3 bulan itu adalah masa percobaan??
    Dan bagaimana bila baru seminggu masuk kerja kemudian tidak nyaman dengan lingkungan dan pekerjaannya? Karna berbeda dengan yang saya bayangkan,, dan kemungkinan nantinya akan banyak lembur,, apa yang harus saya lakukan? Bertahan atau mundur? Terima kasih

    Januari 10, 2018 at 6:23 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Satria, masa percobaan kerja paling lama 3 bulan dan itu sudah diatur oleh UU Ketenagakerjaan. Mengenai kenyamanan kerja, itu kembali ke pribadi masing-masing saat beradaptasi di kantor baru, dan soal lembur sebaiknya anda tanyakan pada atasan tentang kebijakan tersebut. Kalau selama masa percobaan anda memutuskan untuk mundur, sebaiknya dilakukan dengan cara yang baik karena anda pun masuk ke perusahaan itu dengan cara yang baik pula.

      Januari 12, 2018 at 9:05 am
  • Ikhsan A. Reply

    Hallo….says Ikhsan
    Says ingin tanyakan bhw saat awal saya bekerja diberikan masa percobaan selamat 6 bln. Namun setelah 6 bln selesai tdk ada pemberitahuan bhw saya lulus atau tidak. Namun saat review KPI nilai saya baik, walaupun secara target belum tercapai. Saya msh tetap lanjut sampai saat Ini yg telah mencapai 1,5 thn berjalan. Namun sampai saat ini belum ada informasi terkait pengangkatan saya. Dan saya tidak mau menanyakan hal tab krn saya anggap sdh semestinya pihak HARD atau Perusahaan melakukan SOP utk proses Surat pengangkatan. Yg ingin saya tanyakan apakah perusahaan dapat tiba2 memberhentikan saya? Berapa lama maksimal perpanjangan masa percobaan dapat dilakukan? Terima ksh sblmnya atas penjelasannya.

    Februari 12, 2018 at 7:33 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Ikhsan, masa percobaan kerja paling lama (maksimal) 3 bulan dan itu sudah diatur oleh UU Ketenagakerjaan. Biasanya setelah masa percobaan habis, perusahaan menawarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebelum mengangkat kamu menjadi pegawai tetap. Sebaiknya kamu lihat kembali surat perjanjian kerja atau tanyakan langsung ke HRD tempat kamu bekerja tentang hal ini.

      Februari 13, 2018 at 2:37 pm
  • debora Reply

    Hallo
    saya inngin bertanya kalo masa percobaan selama 1 bulan apakan itu sudah di nilai dengan performa kinerja kita?
    dikarenakan saya diterima bekerja tetapi dalam masa percobaan selama 1 bulan
    setau saya kalau masih dalam 1 bulan kan belum tentu menguasai semua yg ada dala pekerjaan itu
    mohon sarannya

    Februari 15, 2018 at 10:06 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Debora,
      Untuk beberapa perusahaan biasanya menerapkan masa percobaan selama 3 bulan, dalam kasus ini mungkin perusahaan tempat kamu bekerja merasa cukup hanya dengan 1 bulan.

      Penilaian mengenai performa maupun kinerja, mungkin kamu yg lebih tahu apakah selama 1 bulan bekerja sudah memberikan yg terbaik atau belum.

      Februari 26, 2018 at 11:33 am
  • Aril Reply

    Hallo..saya Aril
    Saya sedang menjalani masa percobaan 3 buln disebuah perusahaan yg sedang berkembang. Tapi setelah 2 minggu saya bekerja saya merasa kurang cocok dengan pekerjaan saya, yang ingin saya tanyakan apakah setelah masa percobaan 3 bulan saya bisa mengundurkan diri? Terimaaksih, mohon pencerahannya

    Februari 22, 2018 at 12:07 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Aril,
      Setelah masa percobaan 3 bulan tentu kamu bisa mengajukan resign (menolak untuk perpanjang kontrak).
      Good luck!

      Februari 26, 2018 at 11:35 am
  • Romi Reply

    Halloween Karyaone, Saya Romi.. Ingin menanyakan jika gagal dalam masa percobaan dan tidak diangkat sebagai karyawan permanen secara hukum yang berlaku apakah uang saku/uang pisah ??

    Februari 23, 2018 at 1:34 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Romi,
      Jika gagal dalam masa percobaan dan tidak diperpanjang kontrak atau diangkat sebagai karyawan tetap, maka kamu tidak mendapatkan uang pisah/uang saku.

      Februari 26, 2018 at 11:38 am
  • dede sugiarto Reply

    saya sudah selesai masa percobaan. tetapi tidak ada kabar tentang kontrak baru saya.
    status saya apakah akan langsung jadi karyawan kontrak atau masih tetap jadi karyawan percobaan.
    dan apabila saya mengajukan pengunduran diri, maka wajib mengikuti peraturan perusahaan yang menetapkan bahwa saya harus sebulan invoice atau dapat langsung keluar.

    Maret 1, 2018 at 4:32 pm
    • Marcella Reply

      Halo Dede,
      Hal itu sebaiknya ditanyakan ke atasan Anda dan pihak HRD. Apabila tidak ditanyakan maka status Anda akan menggantung. Jika statusnya berubah dari karyawan percobaan menjadi karyawan kontrak maka akan ada pembaruan kontrak. Untuk proses pengunduran diri, sebaiknya tetap dilakukan sesuai peraturan perusahaan, yaitu pemberitahuan 1 bulan sebelumnya.

      Maret 20, 2018 at 11:05 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Dede,
      Anda harus menanyakan kejelasan status Anda ke pihak HRD, agar status Anda tidak menggantung. Jika ingin mengundurkan diri, Anda sebaiknya tetap mengikuti peraturan perusahaan yaitu memberikan pemberitahuan 1 bulan sebelum resign.
      Semoga jawaban ini dapat membantu.

      Maret 20, 2018 at 1:42 pm
  • Adam Reply

    Halo,

    Saya ingin melakukan resign setelah masa probation lewat. namun biasanya apakah saya harus tetap 1 month notice? atau setelah masa probation lewat saya bisa langsung mundur? terima kasih

    Maret 19, 2018 at 11:16 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Sebaiknya Anda tetap memberi pemberitahuan 1 bulan sebelumnya karena pihak HRD dan tim Anda harus melakukan penyesuaian pekerjaan setelah Anda pergi. Hal itu akan mempermudah pekerjaan banyak orang.

      Maret 20, 2018 at 11:15 am
  • Icha Reply

    Hallo,
    Saya mau nanya. Jadi kan saya lagi masa percobaan di klinik. Bagian kasir. Saya gak betah karena kondisi rumah jauh dan saya gak punya motor. Selain itu saya ngerasa gak nyaman sama kerjaannya. Karena sebelumnya aaga lamar bagian resepsionist tp di pindahin ke kasir yang kalo pulang sampe jam 10 malam. Saya cewek jadi pulang Jam segitu malam-malam gak berani. Mau kos juga kosan dekat sana gak ada. Udah 2 minggu masa percobaan. Dan masa percobaan itu gak di gaji. Uang transport aja gak dikasih. Sementara saya bolak balik aja habisin duit 30rb sehari. Saya mau resign. Cuma ijazah di tahan. Katanya kalo keluar pas masa percobaan harus bayar penalty 500rb. Tapi saga belum ttd kontrak. Cuma ada Surat berita acara penitipan ijazah. Saya udh bilang ke koordinator yg mentraining saya kalo saya gak lanjut. Sekarang saya udah gak masuk 3 hari. Cuma ijazah masih disana. Itu gimana ya?.. Apa saya tetap bayar penalty walaupun saya belum ada ttd kontrak kerja? Terus saya kan lagi belum ada uang buat nebus ijazah, apa saya harus ke klinik untuk biacarain soal gak lanjut training?

    Maret 24, 2018 at 9:45 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Icha,
      Pada dasarnya perusahaan tidak dianjurkan untuk melakukan penahanan ijazah karyawan. Namun tidak ada peraturan juga yang melarang hal tsb. Semuanya kembali pada perjanjian antara karyawan dengan perusahaan yang bersangkutan.
      Oleh karena tidak ada kontrak kerja antara Anda dan perusahaan, sebaiknya hal ini dibicarakan saja secara kekeluargaan dengan perusahaan. Baik itu dengan pihak HR maupun pihak koordinator training. Mungkin dapat disampaikan beratnya biaya yang harus Anda tanggung jika tetap melanjutkan maupun jika harus membayar denda. Ajukan permohonan untuk bisa mengambil ijazah tanpa harus membayar biaya penalti karena keterbasan dana. Saya harap cara ini dapat berhasil.

      Untuk di masa yang akan datang disarankan untuk menghindari perusahaan yang melakukan penahanan ijazah,yang tidak memberi pkwt (perjanjian kerja waktu tertentu), dan yang tidak memberi upah selama masa probation.

      Maret 28, 2018 at 9:07 am
  • Joni Reply

    Percobaan masa kerja paling lama 3 bulan, klo tetap lanjut bekerja berarti demi hukum beralih kepada pekerja tetap. Karna pekerja kontrak atau PKWT tidak ada masa percobaan masa kerja. Cek Pasal 58 ayat 1, pasal 60 ayat 1 UU Nomor 13 tahun 2003 ttg ketenagakerjaan.

    Salam.

    April 24, 2018 at 1:35 pm
  • Ahmad Reply

    Saya ingin bertanya saya dikontrak perusahan untuk menjalankan probation selama 3 bulan pada tgl 9 oktober dan berakhir pada januari, tetapi perusahaan tersebut malah memberikan tambahan waktu probation saya sampai tanggal 9 april, dr tanggal tersebut sampai tanggal 20 april saya tetap bekerja seperti biasa dan baru diberikan kabar pada tanggal 20 april jika saya tidak diperpanjang atau pemutusan kerja, tetapi saya diharuskan kerja sampai tanggal 30 april dan gaji saya yg biasanya saya terima antara tanggal 25-27 tetapi malah di hold sampai tgl 30 april dengan alasan saya belum melakukan handover padahal saya sudah melakukan handover pada tgl 27 april. Apa itu sebuah pelanggaran bagi perusahaan?

    April 30, 2018 at 3:38 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Kontrak kerja masa percobaan dapat dibuat untuk 3 bulan, dan diperpanjang. Untuk pembayaran gaji, mungkin perusahaan ingin membayar Anda selama 1 bulan full untuk gaji terakhir, sedangkan pembayaran gaji setiap tanggal 25-27 itu sebenarnya untuk periode 24 tanggal sebelum hingga tanggal 23 bulan berjalan.
      Seringkali setelah karyawan menerima gaji pada tanggal 25-27, dia tidak akan masuk kerja lagi padahal dia masih diminta bekerja hingga tanggal 30. Jadi gaji Anda baru dibayarkan pada tanggal 30.

      Mei 17, 2018 at 9:11 am
  • Lttlclms Reply

    Saya baru masuk kerja beberapa hari. Kata bagian hrd saya masuk masa percobaan dulu selama 3 bulan. Tapi entah mengapa, saya merasa tertekan kerja disana. Setelah masa percobaan 3 bulan selesai maka akan dilakukan penandatangan kontrak kerja selama 1 tahun. Yang saya mau tanyakan:
    1. Kontrak kerja 1 tahun itu masuk ke dalam PKWT?
    2. Apabila termasuk PKWT, bukannya tidak boleh ada masa percobaan?
    3. Apabila saya keluar setelah masa percobaan satu bulan, apakah ada penalty atau konsekuensi lainnya?
    4. Apabila saya keluar setelah satu bulan kerja dan mendapat gaji, adakah ketentuan untuk merefund uang tersebut?

    Mei 4, 2018 at 4:33 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi, Lttlclms,
      Menjawab pertanyaan Anda :
      1. Kontrak kerja 1 tahun itu masuk ke dalam PKWT? iya
      2. Apabila termasuk PKWT, bukannya tidak boleh ada masa percobaan? Pasal 58 Ayat (1) UU Ketenagakerjaan merumuskan, untuk PKWT tidak dapat dipersyaratkan adanya masa percobaan. Ayat selanjutnya dari pasal yang sama menandaskan, ketentuan probation itu akan batal demi hukum jika diatur dalam PKWT.
      3. Apabila saya keluar setelah masa percobaan satu bulan, apakah ada penalty atau konsekuensi lainnya? tergantung, pada perjanjian yang tertulis pada kontrak.
      4. Apabila saya keluar setelah satu bulan kerja dan mendapat gaji, adakah ketentuan untuk merefund uang tersebut? jarang ada yang merefund gaji. Itu juga tergantung perjanjian yang tertulis pada kontrak.

      Mei 17, 2018 at 9:32 am
  • Mila Reply

    Saya mila
    Saya mau tanya
    1.Apakah jam kerja pegawai training itu bisa seenaknya sesuai perusahaan? Atau tetap pada standar jam kerja karyawan tetap?
    2. Apakah sebagai karyawan training berhak mendapatkan hari libur? Jika dalam selama proses training tidak ada libur apakah karyawan training berhak menuntut ?

    Mei 17, 2018 at 7:45 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Perusahaan dapat mengatur jadwal training sesuai yang dibutuhkan. Ketentuan mengenai libur untuk karyawan training diatur oleh setiap perusahaan sesuai dengan kontrak kerja.

      Mei 30, 2018 at 1:17 pm
  • wirawaty Reply

    Saya ingin bertanya, di kantor saya ada sales yg probation nya sudah mau 1 tahun tapi masih belum diangkat menjadi karyawan tetap karena dianggap tidak memenuhi target, yang mau saya tanyakan kalo misalnya si sales tersebut mau minta ijin cuti (annual leave), apakah itu dibolehkan?Thanks

    Mei 18, 2018 at 4:10 pm
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Wirawaty,
      Ketentuan mengenai ijin cuti pada masa probation tergantung masing-masing perusahaan. Umumnya pada periode tersebut karyawan yang bersangkutan tidak dapat mengajukan cuti. Namun, ada perusahaan yang mengijinkan cuti karena alasan tertentu misalnya ada anggota keluarga inti yang meninggal.

      Mei 30, 2018 at 1:11 pm
  • dana Reply

    Saya baru saja daftar penerimaan pegawai blud non pns di puskesmas. Awalnya saya tidak tau kalau gaji ternyata sangat amat kecil dan puskesmas juga jauh dr rumah saya. Saya sudah mau resign saat tau jumlah gajinya. Tp saya tertekan keadaan dan terpaksa ttd kontrak masa percobaan. Apakah kita boleh resign kalau sudah ttd kontrak masa percobaan itu?

    Mei 21, 2018 at 11:45 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Hi Dana,
      Anda dapat melakukan resign walau sudah tanda tangan kontrak kerja. Namun, hal yang perlu ditanyakan kepada pihak HRD adalah bagaimana cara mengajukan resign tsb. Biasanya, karyawan yang bersangkutan harus mengajukan resign 1 bulan sebelum tanggal berhenti bekerja.
      Silahkan Anda menanyakan rincian mengenai prosedur resign di tempat kerja Anda ke pihak HRD.

      Terima kasih

      Mei 30, 2018 at 1:07 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *