5 Cara Melindungi Personal Brand Anda di Dunia Maya

melindungi personal brand

Personal brand adalah gambaran tentang orang-orang tentang Anda. Makin baik personal brand Anda, makin masyarakat percaya tentang apa yang Anda tawarkan. Namun masalahhnya selalu akan ada orang yang iri dengan Anda dan ingin menghancurkan personal brand Anda, terutama di dunia maya. Lalu bagaimana melindungi personal brand yang sudah Anda bangun dengan susah payah?

Berikut adalah 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga personal brand Anda di dunia maya: berhati-hati dengan apa yang Anda tulis, menghapus artikel yang memfitnah Anda, mengubur artikel yang tidak Anda ingkinkan, buat tim reviewer dan lakukan social listening.

Untuk lebih detail mengenai cara melakukan dan contohnya mari kita baca penjelasannya di bawa ini:

1. Bagaimana memastikan Anda tidak mem-posting hal-hal yang membahayakan personal brand Anda?

Hindari melakukan postingan yang berisi:

– Penghinaan/pencemaran nama baik seseorang

Jika Anda tidak suka dengan seseorang, atau orang tersebut memang melakukan hal yang diluar batas, hindari menyebut namanya di konten Anda. Karena hal itu bisa menjadi kesempatan orang untuk menuntut Anda atas pencemaran nama baik.

Jika Anda saat emosi tanpa sadar melakukan hal ini, Anda dapat dituntut dengan UU ITE dan arus menghadapi tuntutan penjara/denda yang tidak perlu.

– Hal-hal terkait perjudian

Tentu saja, tidak ada alasan bagi Anda untuk mem-publish konten hal-hal yang mengajak orang untuk berjudi ataupun memamerkan diri sedang berjudi. Untuk karir dan persona Anda di masyarakat, berjudi adalah hal yang buruk.

– Berita yang belum pasti kebenarannya

Dengan banyaknya informasi yang beredar di dunia maya, dan sangat mudahnya bagi kita untuk berbagi konten, risiko membagikan berita yang salah sangat tinggi.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan penelitian terlebih dahulu, melihat informan sumber berita Anda, membandingkan beberapa artikel sebelum posting konten yang salah.

Personal brand Anda akan rusak ketika orang-orang menyadari bahwa Anda menyebarkan informasi hoax.

Terlepas apakah dari dulu informasi yang Anda dapatkan benar.

Seperti peribahasan, karena nilai setitik rusak susu sebelanga. Gara-gara kesalahan kecil, semua usaha Anda untuk membangun personal brand hancur dalam sekejap.

– Ancaman atau pemerasan terhadap seseorang

Untuk membangun personal brand yang baik, mengancam ataupun memeras tentunya bertolak belakang dengan apa yang ingin Anda tampilkan di depan masyarakat.

Jadi walaupun Anda khilaf, jangan mengancam ataupun memeras seseorang melalui alat elektronik yang meninggalkan bukti elektronik juga.

 

2. Bagaimana menghapus artikel yang memfitnah Anda?

Cara yang paling awal dilakukan adalah meminta orang yang membuat artikel untuk menghapus artikel tersebut.

Namun pastinya ada orang-orang yang menolak untuk mendengarkan permintaan Anda, terutama mereka yang

Mengabaikan permintaan Anda akan menjadi tidak sopan, dan aneh, tetapi beberapa orang mungkin melakukan ini. Ada beberapa cara untuk mengubur konten, yang akan kita bahas selanjutnya.

Jika itu artikel yang Anda kelola sendiri, silahkan hapus dari media sosial atau website Anda.
Apabila artikel itu dikelola oleh orang lain, minta orang yang membuat artikel untuk menghapus artikel tersebut.

Seandainya cara tersebut masih gagal, Anda bisa meminta Google untuk menghapusnya dari mesin pencari.

Di bawah ini adalahh jenis-jenis informasi yang bisa dihapus oleh Google:

  • gambar pribadi yang eksplisit/fulgar/intim non-konsensual
  • gambar pornografi palsu yang tidak disengaja konten tentang Anda di situs dengan praktik penghapusan eksploitatif dari Google
  • informasi ID keuangan, medis dan nasional tertentu.
  • konten yang mengungkapkan informasi kontak dengan maksud untuk merugikan
  • pornografi palsu yang tidak disengaja dari Google
  • tentang A dcadi situs dengan praktik penghapusan eksploitatif dari Google
  • Informasi ID keuangan, medis dan nasional tertentu dari Google
  • Konten “doxxing” – konten yang mengungkap informasi kontak dengan maksud untuk merugikan
  • Konten yang melanggar DMCA copyright evaluation dan gambar-gambar pelecehan seksual anak-anak

 

3. Bagaimana mengubur konten yang tidak Anda inginkan?

Untuk melindungi personal brand Anda, di twitter Anda bisa membuat hashtag baru untuk mengubur hashtag yang merugikan Anda. Meskipun itu membutuhkan cukup banyak tweet, harus lebih banyak dari jumlah tweet dengan hashtag buruk tersebut.

Di Google, jika bentuk konten yang tidak diinginkan adalah gambar, maka Anda bisa membuat banyak gambar baru di media sosial. Google sangat menyukai media sosial jadi gambar baru Anda akan muncul di mesin pencari.

Jangan lupa cantumkan nama Anda di gambar tersebut.

Langkah lainnya adalah dengan membayar perusahaan manajemen reputasi.  Perusahaan seperti ini dapat menyewa penulis untuk membuat artikel dengan jumlah kata kurang dari 600 agar lebih banyak konten tentang Anda di mesin pencari.

Konten tersebut harus berkualitas karena artikel yang jelek tidak akan ditampilkan oleh Google di halaman pertama. Dan tentunya artikel tersebut membutuhkan waktu untuk bisa dilihat banyak orang.

Google melihat user experience, kecepatan website, backlink, share di media sosial dan masih banyak faktor lain untuk menilai apakah suatu website sebaiknya ditampilkan di halaman pertama atau tidak.

Memang menghabiskan banyak waktu dan energi tapi artikel berkualitas tentang Anda akan memberikan dampak positif dan jangka panjang untuk personal brand Anda.

 

4. Mengapa Anda perlu tim reviewer?

Ketika personal brand Anda semakin berkembang, Anda pasti akan semakin sibuk dan memiliki lebih sedikit waktu untuk mengelola konten Anda. Review konten sebelum publish di media sosial atau website Anda adalah hal mutlak yang harus Anda lakukan.

Dan terkadang otak sering bias melihat hasil karya sendiri pasti benar, sehingga kita sering tidak melihat kesalahan-kesalahan kecil yang kita lakukan dalam membuat konten.

Agar Anda dapat melindungi personal brand, Anda perlu tim untuk me-review konten Anda. Akan lebih bagus lagi jika mereka juga sekaligus merancang dan membantu Anda dalam membuat konten.

Dengan demikian, Anda bisa fokus membangun bisnis ataupun karir Anda. Tanpa harus mengorbankan personal brand Anda.

 

5. Bagaimana melakukan social listening?

Social listening adalah proses menganalisa tren dan apa yang dibicarakan orang-orang mengenai brand Anda. Tapi tidak hanya itu, Anda juga perlu mendengarkan apa yang dibicarakan dalam industri Anda.

Apa yang Anda dapatkan dengan social listening?

Terkait dengan melindungi personal brand, Anda akan mengetahui apa yang dibicarakan orang-orang tentang Anda, mengapa, dimana dan bagaimana pembicaraan tentang Anda dimulai. Anda dapat mendengarkan saat orang-orang menggunakan hashtag brand Anda atau ketika mereka bahkan tidak menyebut brand Anda.

Selain untuk menjaga personal brand Anda, social listening juga akan membantu Anda membuat strategi, merancang langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membuat kampanye yang terbaik.

Mendengarkan sosial mengacu pada menganalisis percakapan dan tren yang terjadi tidak hanya di sekitar merek Anda, tetapi di sekitar industri Anda secara keseluruhan, dan menggunakan wawasan tersebut untuk membuat keputusan pemasaran yang lebih baik, menjadi lebih unggul dari pesaing dan mendapat kerja sama dengan brand lain yang menguntungkan.

Dengan kecanggihan teknologi, sekarang banyak alat yang bisa digunakan untuk social listening, antara lain seperti Hoostuite, Adview, Sprout Social, Review Tracker.

Referensi: Contentremoval, Google, Insidelombok

Baca juga:

  1. Bagaimana Cara Memulai Bisnis untuk Pemula
  2. Cara Analisis Bisnis dan Analisis Bisnis Kompetitor
  3. Bagaimana Melakukan Product Research yang Laris Dipasaran?
  4. 4 Cara Sederhana Membangun Personal Brand yang Powerful dengan Instagram
  5. Mengenal NIB Perusahaan untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah)
  6. Pengertian Profesi, Persamaan Kata dan Contoh Profesi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *