5 Cara Memilih Profesi yang Cocok untuk Anda

memilih profesi

Memilih profesi bukanlah hal yang mudah, karena tidak hanya tentang uang atau penghasilan. Namun juga bisa berupa kenyamanan dan kepuasan dalam bekerja.

Jika Anda berumur awal 18an, Anda mungkin bingung memilih jurusan yang bagus untuk karir masa depan Anda.

Jika Anda berumur akhir 20an atau 30an, Anda mungkin merasa tidak cocok dengan pekerjaan Anda yang sekarang. Namun tidak tahu apakah sebaiknya Anda pindah profesi atau tidak.

Solusi untuk kedua kondisi di atas sama. Berikut ulasan kami tentang cara memilih profesi yang cocok untuk Anda.

1. Cara Mengetahui Minat dan Bakat Anda

Memahami potensi diri sendiri menjadi salah satu kunci untuk menemukan pekerjaan yang cocok.

Anda bisa mengetahui minat dan bakat yang Anda miliki salah satunya dengan mengikuti tes minat bakat yang biasanya diadakan secara online atau Anda dapat datang ke Psikolog untuk berkonsultasi mengenai minat dan bakat yang ada dalam diri Anda.

Ada beberapa jenis minat yang perlu Anda ketahui, yaitu :

Minat pada ide bagi Anda yang mempunyai banyak ide, maka pekerjaan yang cocok diantaranya yaitu bidang menulis, pengetahuan alam, pengobatan atau bidang seni

Minat terhadap orang : bagi Anda yang suka dengan kehidupan sosial, maka Anda bisa bekerja sebagai Sales, Marketing, Konsultan atau Public Relation.

Minat pada benda : bagi Anda yang memiliki minat terhadap benda, pekerjaan yang cocok untuk Anda di antaranya seperti akuntansi, administrasi atau keuangan.

Dan bakat yang perlu Anda ketahui di antaranya yaitu :

  • Anda yang berbakat menjadi seorang pendidik, maka Anda bisa memilih profesi sebagai guru atau dosen.
  • Anda yang berbakat di bidang seni, maka Anda bisa memilih pekerjaan yang cocok sebagai penyanyi, penari, pelukis, atau lainnya.
  • Anda yang berbakat di bidang bahasa (linguistik), maka bisa memilih pekerjaan yang cocok seperti jurnalistik, stenografi, penyiaran, editing, hukum, pramuniaga dan lain – lainnya.
  • Anda yang memiliki bakat di bidang Skolastik, maka pekerjaan yang cocok untuk Anda di bidang IT seperti programmer, jaringan internet atau robotic.
  • Anda yang berbakat di bidang olahraga, maka bisa menjalani pekerjaan yang cocok seperti atlet, pemain sepakbola, pemain basket, petinju, dan lain-lain.
  • Jika Anda yang memiliki bakat di bidang mekanis, pekerjaan yang cocok untuk yaitu bidang otomotif atau membuka bengkel.

Baca juga: Pengertian Talent Mapping, Manfaatnya dan Langkahnya 

Setelah memahami apa saja minat dan bakat yang Anda punya, selanjutnya Anda perlu memutuskan salah satu atau beberapa pekerjaan yang akan dijalani sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan Anda.

Sudah menemukan minat dan bakat, tapi Anda masih ragu? Coba lihat berikut ini.

2. Memilih Profesi Berdasarkan Hobi Anda

Menjalani pekerjaan sesuai hobi itu sangat cocok untuk dijalankan. Selain menghasilkan uang, rasa senang juga akan didapatkan saat menjalani pekerjaan tersebut.

Maka dari itu, Anda harus mengenali apa hobi Anda, lalu ubahlah hobi Anda tersebut menjadi suatu pekerjaan.

Contohnya :
Anda yang hobi main sepak bola bisa menjadikan hobi Anda sebagai pekerjaan. Anda bisa menjadi pemain sepak bola profesional atau membuat tulisan/konten tentang sepak bola.

Anda yang hobi menulis dapat menyalurkan hobi Anda dengan berkarya membuat buku, novel, majalah, menulis online di internet, jasa penulisan artikel, dan lain-lain

Anda yang hobi burung dapat menjadikan hobi Anda menjadi suatu pekerjaan dengan menjadi seorang peternak burung.

Baca juga: Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Memilih Karir

Dari beberapa contoh di atas, mungkin bisa menginspirasi Anda untuk mengenali hobi Anda sendiri lalu menjadikan hobi Anda sebagai suatu pekerjaan yang menghasilkan.

Namun satu hal yang perlu Anda pertimbangkan adalah bagi sebagian orang hobi merupakan pelepas stres.  Jika hobi Anda jadikan profesi, hobi bisa menjadi sumber stres Anda. Dan Anda pun tidak punya pelarian yang lain untuk melepas stres.

Oleh sebab itu, bisa jadi hobi tidak cocok dijadikan profesi Anda.

Pertimbangan lainnya untuk memilih profesi yaitu…

3. Faktor Lingkungan Tempat Bekerja

Bagi Anda yang akan bekerja di kantor atau di suatu perusahaan, maka sebelum memilih suatu pekerjaan, Anda harus mencari informasi tentang lingkungan tempat bekerja.

Hal ini penting dilakukan karena tempat bekerja dapat memberi pengaruh terhadap kinerja kita. Tempat kerja yang kondusif dapat memberikan kenyamanan bekerja.

Anda dapat mencari informasi tentang lingkungan tempat bekerja dengan bertanya pada orang yang bekerja disana atau yang pernah bekerja disana, atau mencari informasi di internet.

Setelah Anda menemukan informasi tentang lingkungan tempat bekerja, maka Anda harus mengkaji apakah tempat kerja tersebut cocok untuk Anda atau tidak. Jika cocok, silahkan pilih.

Faktor berikut ini juga mempengaruhi kecocokan Anda dengan lingkungan kerja dan pilihan profesi.

Baca juga: Apa itu Personal Branding? [Tes Personal Branding Anda]

4. Memilih Profesi yang Sesuai dengan Karakter Anda

Sangat disarankan bagi Anda untuk memilih profesi yang sesuai dengan karakter pribadi Anda. Alasan utamanya adalah karena karakter pribadi Anda sangat mempengaruhi cara Anda bekerja.

Seperti ikan yang dipaksa memanjat pohon. Anda akan kesulitan untuk memiliki kinerja yang baik karena profesi Anda tidak sesuai dengan karakter Anda.

Misalnya Anda tidak senang bertemu orang, maka Anda tidak cocok untuk menjadi sales atau menjadi recruiter. Anda mungkin lebih cocok bekerja di belakang komputer seperti menjadi programmer atau Accounting.

Baca juga: Jenjang Karir Terbaik untuk Anda, berdasarkan Tipe Kepribadian Myers-Briggs (MBTI)

Beberapa jenis pekerjaan yang cocok untuk orang pendiam diantaranya yaitu desainer, blogger, programmer, penulis, dan lain-lain.

Anda sudah menemukan profesi yang Anda suka tapi ternyata profesi itu tidak menghasilkan banyak uang. Harus bagaimana?

5. Pertimbangan Faktor Masalah Sosial

Profesional adalah orang yang ahli di bidang tertentu. Namun bagaimana jika ternyata keahlian tersebut tidak dibutuhkan orang-orang?

Dulu ada jasa pengasah pisau keliling yang menggunakan sepeda. Seahli apapun Anda, sesuka apapun Anda pada pisau, jumlah orang yang membutuhkan jasa pengasah pisau sangatlah sedikit.

Masalah pengasah pisau bisa diatasi oleh diri sendiri dengan membeli alat pengasah pisau.

Oleh karena itu, profesi tersebut tidak dibutuhkan.

Jadi, untuk tahu pilihan profesi yang Anda incar itu akan baik untuk Anda atau tidak adalah dengan melihat berapa banyak orang yang tidak bisa mengatasi suatu masalah tertentu.

Tidak semua orang bisa mencatat keuangan perusahaan dengan baik, oleh sebab itu profesi akuntan selalu diperlukan.

Ketika semua proses kehidupan ditopang oleh teknologi, jumlah kebutuhan profesi developer aplikasi menjadi meningkat.

Untuk mempraktekan semua hal tsb di atas Anda bisa mencoba ikigai.

6. Mencoba Ikigai

Apa itu ikigai? Filosofi dari Jepang tentang memaknai hidup. Ikigai (生き甲斐) berasal dari kata “iki” yang berarti kehidupan dan “gai” yang berarti nilai. Dengan filosofi ikigai, Anda tidak hanya bekerja untuk bertahan hidup, tapi juga agar Anda merasa hidup dalam pekerjaan Anda. 

Silahkan menonton video di bawah ini yang menjelaskan ikigai dari sisi teknis.

Kesimpulan

Untuk memilih profesi, Anda perlu mengenal diri sendiri, mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai, menyadari kebutuhan lingkungan, memperhatikan masalah sosial. Jangan takut untuk mencoba ataupun melakukan kesalahan. Memiliki profesi yang tepat adalah salah satu kepuasan Anda terhadap hidup.

Baca juga: Pengertian Profesi, Persamaan Kata dan Contoh Profesi

Referensi: Lifehack

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *