Cara Mengatasi Absensi Karyawan yang Berlebihan

mengatasi absensi karyawan

Karyawan merupakan aset dan roda penggerak bagi perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan. Dalam mempekerjakan karyawan, perusahaan tidak cukup hanya membutuhkan karyawan yang berkompeten dari aspek skill, namun juga dari sisi sikap mereka.

Salah satu permasalahan yang banyak ditemukan oleh perusahaan mengenai sikap negatif karyawan yakni seringnya absen tanpa keterangan atau informasi.

Karyawan memang berhak untuk mengajukan izin atau absen, namun absen yang berlebihan apalagi tanpa keterangan justru akan menghambat kinerja mereka sendiri dan juga perusahaan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi absensi karyawan yang berlebihan ini? Itulah salah satu pertanyaan yang banyak diajukan oleh tim HRD, terlebih mereka yang belum memiliki pengalaman.

Jika Anda bingung bagaimana cara mengatasi absensi karyawan yang berlebihan, ikuti beberapa langkah mudah berikut ini.

1. Tanyakan Langsung

Anda bisa langsung menanyakan kepada karyawan tersebut melalui telepon atau chat, mengapai ia tidak hadir dan tidak berinisiatif memberikan kabar kepada HRD (jika memang tidak memberikan kabar)

Apabila tidak ada respons dan masih tidak hadir keesokan harinya, komunikasikan dengan atasan langsung.

Apabila karyawan yang absen tersebut sudah hadir kembali pada jam kerja, panggil ke dalam ruangan. Jangan membicarakan kesalahan karyawan di depan rekan kerja lain.

Baca juga:  18 Cara Mengurangi Tingkat Turnover Karyawan

2. Cari Tahu Penyebab dan Solusinya

Bicarakan dan tanyakan secara langsung mengapa ia tidak hadir tanpa alasan yang jelas dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Jangan membentak karyawan, melainkan ciptakan situasi nyaman namun tetap tegas agar ia mau terbuka.

Identifikasi jawaban dari karyawan. Misalnya saja apakah karyawan menghadapi masalah yang berat dan sulit dipecahkan sehingga mempengaruhi produktifitasnya dalam bekerja atau apakah karyawan sudah kehilangan motivasi dalam bekerja.

Jika karyawan tersebut sedang menghadapi masalah pribadi yang berat, maka sebagai HRD Anda harus berusaha tetap tenang mendengarkan keluhannya dan berikan saran jika dibutuhkan. Tekankan bahwa Anda sebagai HRD memahami permasalahan tersebut, namun karyawan tersebut juga harus tetap profesional dalam bekerja.

3. Ciptakan Budaya Disiplin

Apabila tindakan absen tersebut diulangi lagi atau berpola setiap bulan, panggil lagi karyawan tersebut. Tanyakan apakah ia masih menghadapi kendala yang sama atau mengalami permasalahan yang baru.

Minta karyawan terkait menjelaskan apa yang ia butuhkan misalnya. Jika ia memberikan jawaban yang bertele-tele dan tidak masuk akal, tegaskan bahwa ia berada dalam pengawasan HRD. Konsultasikan juga masalah ini dengan atasan langsung karyawan tersebut karena mereka yang berhak memberikan Surat Peringatan (SP) atau sanksi lainnya.

Baca juga:  Kebahagiaan Karyawan, Mengapa Begitu Penting?

Apabila perilaku karyawan sudah berubah dan tidak lagi absen, berikan reward berupa pujian atau dengan memberikan fasilitas kerja yang sebelumnya dicabut (jika memang ada fasilitas yang sempat dicabut sebagai sanksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *