Cara Mengelola Startup: Metode dan Praktik

mengelola startup

Bisnis startup saat ini memang menjanjikan dari segi keuntungan. Akan tetapi dalam kenyataannya, bisnis startup tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Meski didukung dengan teknologi terbaru dan mumpuni, Anda tetap membutuhkan manajemen dalam pengelolaannya.

Agar startup Anda dapat berjalan dengan baik seperti yang diharapkan, berikut beberapa cara mengelola startup yang bisa dipraktikkan.

Banner KaryaOne - Aplikasi Penggajian Indonesia

Inventarisir Apa yang Dibutuhkan Perusahaan

Sebagai langkah awal dalam mengelola startup, Anda harus mengukur skala kebutuhan dan prioritas. Buatlah daftar apa sajakah yang diperlukan perusahaan, termasuk pula menginventarisir kebutuhan tenaga ahli dan pekerja dalam posisi yang tepat.

Sebagai contoh, Anda harus menyiapkan sumber daya manusia yang fokus dalam mengelola keuangan, manajemen kerja, manajemen pengelolaan infrastruktur, dan sebagainya.

Bila Anda melakukan proses perekrutan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan, maka startup Anda akan berjalan dengan baik dan efektif.

Bila memang perlu untuk merangkap jabatan, tidak ada salahnya dalam sebuah startup. Namun Anda harus pastikan bahwa tanggung jawabnya sudah dibagi dengan jelas.

Pola Perekrutan yang Benar dan Tepat

Hal berikutnya yang harus diperhatikan dalam mengelola startup adalah mengenai pola perekrutan. Setiap perusahaan memiliki pola perekrutan masing-masing, begitu pula dalam merekrut anggota tim yang tangguh.

Anda bisa mencari sosok dengan tingkat kecakapan yang tinggi. Selain itu, carilah anggota tim yang memiliki kemampuan sesuai apa yang dibutuhkan.

Sebaiknya jangan memaksakan untuk bekerja secara multitasking kepada tim Anda. Sebab, meski hal tersebut tergolong dapat memangkas waktu lebih efisien, namun jika dilihat lagi multitasking dapat membuat konsentrasi menjadi terpecah dan membuat anggota tim lain tidak fokus.

Terutama lagi jika mereka bekerja tidak sesuai bidang dan kemampuan yang dimiliki. Meskipun tugas Anda selesai, belum tentu hasilnya maksimal.

Tanggap Menghadapi Perubahan

Salah satu prinsip dalam mengelola startup adalah mampu menghadapi perubahan. Terlebih lagi di era digital seperti sekarang, perubahan yang ada berjalan dengan sangat cepat.

Di sinilah dibutuhkan mental yang tangguh bagi para pemilik dan pengelola startup. Kemudian, pemilik dan pengelola startup haruslah memiliki pola pikir cepat dan tanggap.

Mereka dapat memilih dengan tepat langkah apa yang harus dilakukan ketika terjadi perubahan. Perhitungan yang matang juga diperlukan dalam membuat langkah perusahaan. Jangan sampai Anda salah langkah dan bukan membuat perusahaan untung justru sebaliknya.

Buat Prioritas dalam Bekerja

Tanggap saja tidak cukup dalam mengelola startup yang sedang Anda dirikan. Sebab, pekerjaan dari hari ke hari semakin meningkat dan memiliki beban kerja yang tinggi pula.

Jika tidak ditangani dengan baik, bisa saja Anda dan tim akan merasa keteteran dalam menyelesaikan tugas yang ada. Bahkan, kemungkinan terburuknya adalah tugas tersebut tidak dapat diselesaikan. Anda pun berpotensi kehilangan pendapatan.

Oleh karena itulah, penting bagi Anda untuk membuat workflow dan prioritas dalam menentukan pekerjaan dan tugas yang ada.

Pilahlah terlebih dahulu mana pekerjaan yang penting untuk diselesaikan. Utamakan pekerjaan yang sekiranya dapat menguntungkan bisnis Anda.

Dengan menentukan skala prioritas ini, semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan mudah dan sesuai dengan deadline.

Lakukan Evaluasi Secara Berkala

Sebagai langkah mengelola startup yang cerdas selain keempat langkah di atas adalah dengan melakukan evaluasi secara berkala.

Dalam sebuah perusahaan, termasuk startup baik itu dalam skala besar maupun skala kecil. Evaluasi bisa dilakukan ketika hal-hal yang telah di atas telah dilakukan.

Anda bisa melakukan evaluasi setidaknya setiap bulan untuk menilai kinerja dan strategi yang telah diterapkan sebelumnya.

Tujuan dari evaluasi ini juga menjadi bahan acuan dalam menentukan strategi ke depannya. Bila pada periode sebelumnya menemukan kegagalan atau penurunan performa, maka perlu adanya perubahan. Namun, jika stabil dan meningkat inilah yang harus dipertahankan.

Setelah Anda memahami dan mengetahui cara mengelola startup di atas, kini sudah siapkah Anda untuk mendirikan startup dan membuatnya lebih baik? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Sumber : medium.com

____________

KaryaOne adalah aplikasi berbasis web untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *