18 Cara Mengurangi Tingkat Turnover Karyawan

cara mengurangi tingkat turnover

Banyak pemimpin perusahaan beranggapan bahwa cara terbaik untuk mengatasi dan mengurangi tingkat turnover karyawan adalah dengan menaikkan upah dan tunjangan, jadwal bekerja yang fleksibel dan juga pemberian fasilitas tertentu.

Hal itu memang benar, namun sebenarnya masih ada banyak cara yang bisa perusahaan lakukan untuk mengurangi angka turnover karyawan yang tinggi.

Pada dasarnya, mengurangi tingkat turnover karyawan bergantung pada lingkungan kerja yang Anda berikan pada karyawan. Karyawan akan bekerja dengan baik dan produktif ketika didukung oleh lingkungan kerja yang baik dan positif.

1. Pilih Calon Karyawan Terbaik

Pilih karyawan terbaik melalui tes sesuai bidang terkait dan lakukan wawancara untuk mengetahui apakah mereka cocok dan merupakan orang yang tepat untuk perusahaan Anda. Analisa hasil tes dan wawancara untuk menilai dan menentukan seberapa baik mereka bisa melakukan pekerjaan yang Anda minta.

2. Cari Karyawan yang Bertalenta

Rekrut kandidat yang memiliki banyak kemampuan di berbagai bidang pekerjaan. Pastikan Anda dan tim HRD memilih karyawan terbaik dan berkualitas untuk mengurangi tingkat turnover karyawan di perusahaan.

Karyawan yang fleksibel dalam mengerjakan banyak tugas merupakan kontributor besar bagi perusahaan. Hanya saja, Anda perlu memastikan bahwa mereka tidak bosan melakukan hal yang sama. Pertimbangkan untuk melakukan promosi atau pengembangan karyawan.

3. Tawarkan Kompensasi & Benefit yang Menarik

Tawarkan “paket menarik” seperti asuransi jiwa, jam kerja yang fleksibel atau bonus tahunan. Seorang karyawan muda atau kaum millenial, banyak meninggalkan sebuah perusahaan karena membandingkan keuntungan dan penawaran dari perusahaan lain yang bisa didapatkan.

Penelitian menunjukkan bahwa kaum millenial tidak mau mengulangi kesalahan orang tua mereka sehingga ingin mendapatkan yang lebih baik.

4. Berikan Pelatihan pada Karyawan

Sediakan kesempatan bagi karyawan yang ingin mengetahui wawasan baru dan saling berbagi ilmu melalui sesi pelatihan, seminar, presentasi atau kerja sama tim.

Banyak karyawan yang ingin berbagi pengetahuan yang mereka miliki dengan cara melakukan mentoring atau pelatihan. Ingat, melatih orang lain juga merupakan salah satu cara untuk belajar menjadi seorang profesional.

Baca juga:  7 Penyebab Iklan Lowongan Kerja Sepi Peminat

5. Hargai Karyawan

Walaupun Anda adalah seorang atasan dengan jabatan yang lebih tinggi, bukan berarti Anda bisa memberlakukan karyawan sesuai keinginan Anda.

Hargai dan hormati karyawan di setiap kesempatan apapun, misalnya dengan mendengarkan keluhan, menggunakan ide mereka dan tidak mempermalukan mereka di depan karyawan lainnya.

6. Feedback Positif dan Reward Untuk Karyawan

Cara lain untuk mengurangi turnover karyawan adalah dengan memberikan feedback dan reward untuk karyawan yang mengerjakan tugas dengan baik.

Pengakuan atas kontribusi karyawan Anda adalah bentuk penguatan dan retensi karyawan yang paling kuat. Karyawan ingin agar orang lain tahu bahwa mereka sudah mengerjakan tugas dengan baik.

7. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Semua orang, termasuk karyawan Anda, ingin bisa bekerja secara menyenangkan. Oleh karena itu, buat suasana dan budaya bekerja yang tidak kaku, melainkan menyenangkan.

Dorong keterlibatan karyawan dengan menyertakan talenta mereka masing-masing. Orang yang bekerja di suasana yang kaku atau terlalu sepi akan cepat bosan.

8. Jangan Terlalu Mengikat Karyawan dengan Peraturan Ketat

Berikan karyawan kesempatan untuk menjalani kehidupan di luar pekerjaan. Jangan membuat aturan yang terlalu keras dan mengikat karyawan. Melainkan beri mereka kelonggaran misalnya pada jam kerja sehingga mereka masih memiliki waktu untuk hal pribadi terlebih waktu untuk keluarga.

9. Libatkan Karyawan dalam Pengambilan Keputusan

Libatkan karyawan dalam keputusan yang mempengaruhi pekerjaan mereka dan keseluruhan perusahaan jika memungkinkan. Tanya pendapat mereka dalam diskusi mengenai visi, misi, nilai dan tujuan perusahaan.

10. Kenali Performa Karyawan

Kenali performa karyawan yang baik untuk mengurangi tingkat turnover karyawan dengan cara memastikan mereka tahu bahwa Anda mengetahui baiknya pekerjaan yang mereka lakukan. Karyawan akan termotivasi jika usaha mereka disadari apalagi diberikan penghargaan.

11. Berikan Komisi Atau Bonus

Karyawan akan semakin semangat dan termotivasi jika perusahaan memberikan mereka kesempatan untuk bisa mendapat komisi atau bonus. Tentukan nilai dan paramater yang harus karyawan capai untuk bisa memperoleh komisi atau bonus tersebut.

Baca juga:  Soft Skill yang Harus Dimiliki dalam Dunia Kerja

12. Rayakan Keberhasilan Karyawan

Rayakan keberhasilan karyawan yang sukses menyelesaikan sebuah proyek besar. Anda bisa makan bersama di kantor atau memberikan hadiah kecil bagi tim atau karyawan untuk merayakan keberhasilannya.

13. Tidak Memaksakan Lembur

Tidak semua karyawan bisa lembur kerja, misalnya saja karena faktor rumah yang jauh, memiliki anak yang masih kecil di rumah, memiliki kepentingan lain di luar jam kantor dan sebagainya. Jangan memaksa karyawan yang tidak memungkinkan lembur untuk lembur. Hanya saja tekankan bahwa mereka harus menyelesaikan pekerjaan mereka tepat waktu.

14. Buat Tradisi Perusahaan

Buat budaya dan tradisi perusahaan yang menyenangkan seperti buka puasa bersama, tukar kado saat Natal atau tahun baru, bakti sosial, atau potluck setiap akhir bulan. Tradisi ini akan meningkatkan ikatan antar karyawan dan perusahaan serta menyegarkan karyawan yang sedang sibuk mengerjakan tugasnya.

15. Cross Training

Berikan kesempatan bagi karyawan untuk mempelajari hal baru dengan cara cross training antar divisi. Karyawan ingin tahu apakah mereka bisa mengerjakan tugas-tugas di bidang berbeda untuk karir mereka.

16. Kesempatan Pengembangan Karir Karyawan

Sampaikan informasi kepada karyawan bahwa perusahaan membuka kesempatan bagi mereka yang ingin mengembangkan karir melalui pelatihan dan edukasi. Bangun dan kembangkan karir dan kemampuan karyawan misalnya dengan memberikan tugas yang menantang namun diimbangi dengan pelatihan yang sesuai.

17. Komunikasi yang Baik

Pastikan Anda dan karyawan memiliki komunikasi yang baik terutama mengenai tujuan, peran dan tugas masing-masing. Hal ini memungkinkan karyawan mengetahui ekspektasi Anda dan membuat mereka merasa menjadi bagian dari keberhasilan perusahaan.

18. Dorong Karyawan untuk Menjalin Hubungan Persahabatan

Menurut penelitian, Anda harus mendorong karyawan untuk membangun hubungan dengan karyawan lainnya, bahkan memiliki sahabat di lingkungan perusahaan. Hal ini dipercaya akan meningkatkan komitmen karyawan untuk tetap bekerja di perusahaan Anda.

Sumber:
TheBalance: 18 Tips to Reduce Employee Turnover

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *