onboarding karyawan

Apakah anda memiliki karyawan baru? Jika iya, apakah anda sudah menjalankan proses yang tepat untuk menerima karyawan tersebut?

Agar karyawan baru bisa bekerja secara efektif sesuai job description, sebaiknya anda menjalankan proses bernama onboarding.

Apa itu Onboarding?

Onboarding merupakan proses yang memastikan karyawan baru diperkenalkan kepada perusahaan, budaya dan peraturannya. Proses ini juga mencakup pemberian informasi yang dibutuhkan agar karyawan baru bisa secapatnya mulai bekerja dengan efektif.

Berikut adalah beberapa langkah onboarding karyawan yang efektif

  • Membuat kontrak untuk karyawan yang direkrut.
  • Mempersiapkan meja, peralatan kerja seperti komputer, alat tulis kantor dan sebagainya.
  • Mempersiapkan tugas yang akan diberikan selama masa percobaan (probation) berdasarkan konsultasi dengan user (user disini bisa seorang kolega yang akan bekerja dengan karyawan baru atau atasan karyawan baru).
  • Menghubungi calon karyawan dan memberikan informasi bahwa dia sudah resmi diterima sebagai karyawan.
  • Tanda tangan kontrak kerja oleh karyawan untuk memastikan dia akan bergabung dengan perusahaan. Berikan satu dokumen kepada karyawan baru dan satu dokumen untuk disimpan oleh departemen SDM.
  • Menyediakan kartu absensi jika menggunakan absensi “ceklokan” atau daftarkan karyawan baru ke alat finger print scanner, kemudian berikan informasi cara penggunaannya.
  • Menghantarkan karyawan baru ke meja kerjanya.
  • Memperkenalkan karyawan baru kepada karyawan lain di setiap divisi dan/atau departemen, khususnya yang terkait.
  • Memberikan presentasi mengenai peraturan perusahaan, fasilitas dan manfaat, struktur organisasi dan job descriptio.
  • Meminta fotokopi KTP, kartu keluarga, NPWP, dan nomor rekening kepada karyawan baru.
  • Departemen SDM melakukan entri data karyawan baru.
  • Melakukan input rekening ke daftar payroll.
Baca juga:  Cara Merekrut Karyawan Secara Efektif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *