Ini Alasan Pegawai yang Salah Bisa Berpengaruh Buruk pada Usaha Anda

Back to Blog
pegawai berpengaruh buruk

Pegawai merupakan salah satu aset paling penting dalam kesuksesan suatu bisnis. Tanpa kualitas kerja yang baik dari pegawai, operasional bisnis Anda pasti akan tersendat-sendat sehingga hasil kerja pun tak akan optimal.

Itulah mengapa sudah menjadi keharusan bagi Anda untuk merekrut pegawai yang benar-benar tepat, baik dalam segi kemampuan dan karakter.

Jika Anda merekrut pegawai yang salah, bisa-bisa bisnis Anda berisiko mengalami berbagai hal di bawah ini.

Tingkat produktivitas menurun

Salah satu dampak yang paling mungkin akan terjadi jika Anda merekrut pegawai yang salah adalah mereka tidak bisa menyelesaikan pekerjaan secara efektif.

Walaupun mungkin hanya ada satu pegawai yang seperti itu, hal ini tetap dapat berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja perusahaan secara keseluruhan.

Dampaknya bisa saja deadline tidak terpatuhi sehingga berisiko membuat klien kecewa sehingga mereka tidak mau bekerja sama lagi dengan bisnis Anda.

Anda tentu tidak mau hal seperti ini sampai terjadi, bukan?

Dinamika kerja tim ikut terganggu

Saat seorang pegawai baru tidak bekerja secara efektif, secara otomatis para pegawai lainnya diharapkan untuk membantu pegawai tersebut.

Padahal, pegawai-pegawai lain bisa menggunakan waktu tersebut untuk mengerjakan hal-hal lain yang lebih penting atau krusial.

Dengan kata lain, pegawai baru ini sebenarnya telah memperlambat proses kerja tim sehingga dinamika kerja pun terganggu.

Baca juga:  Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia(MSDM)

Selain itu, apabila pegawai-pegawai lama diminta untuk mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya bukan menjadi tanggung jawabnya tetapi gajinya tetap sama, mereka bisa saja merasa overworked.

Bukan hanya menimbulkan perasaan tidak dihargai, hal tersebut juga akan berpotensi menyebabkan konflik.

Hubungan dengan klien terancam jadi buruk

Dampak satu ini bisa sangat terjadi apabila pegawai baru tersebut diserahkan tanggung jawab yang berhubungan langsung dengan klien.

Pasalnya, pegawai yang berhubungan langsung dengan klien pasti secara otomatis juga menjadi representasi perusahaan.

Nah, bayangkan apabila pegawai tersebut tidak bekerja dengan baik. Bukan salah klien jika mereka menganggap bahwa pegawai Anda tidak kompeten dalam menangani proyek mereka.

Alhasil, bukan hanya produktivitas yang menurun, tetapi reputasi perusahaan juga akan tercoreng sehingga bisa berpengaruh buruk terhadap pemasukan bisnis Anda.

Biaya pengeluaran tambahan untuk mencari pengganti

Lalu, apakah Anda harus langsung meminta pegawai tersebut untuk resign dari perusahaan? Tergantung dari perkembangannya.

Berikan masa percobaan selama tiga bulan untuk bekerja. Nah, selama jangka waktu tersebut, pandu pegawai tersebut dan bantu ia untuk belajar melaksanakan tanggung jawabnya. Pantau terus perkembangannya.

Baca juga:  Apa Itu KPI (Key Perfomance Indikator)?

Jika pegawai baru tersebut memiliki perkembangan yang cenderung stagnan selama masa percobaan, tentunya hal ini berpengaruh buruk terhadap bisnis Anda.

Mau tak mau Anda harus menggantinya dengan pegawai baru lagi. Meski mungkin terdengar sebagai solusi yang masuk akal, langkah ini sebetulnya bisa membuat pengeluaran bisnis membengkak karena proses rekrutmen membutuhkan biaya.

Membuang waktu dan energi

Tidak hanya biaya, merekrut pegawai yang salah juga pasti akan membuat Anda dan pegawai lainnya kehilangan waktu dan energi.

Padahal, seperti yang disebutkan sebelumnya, waktu dan energi tersebut bisa digunakan untuk melakukan berbagai hal lain yang lebih krusial, misalnya menyusun strategi pemasaran baru atau riset konsumen.

Belum lagi jika Anda harus menemukan pengganti baru yang biasanya membutuhkan waktu tidak sebentar. Tentu hal ini lagi-lagi akan memengaruhi produktivitas bisnis Anda.

Oleh sebab itu, agar hal-hal di atas tidak terjadi, Anda harus memastikan agar proses rekrutmen benar-benar berjalan sedetail mungkin. Pelajari track record setiap kandidat karyawan untuk memastikan bahwa mereka memiliki kinerja yang baik.

Bahkan apabila perlu, hubungi kantor tempat mereka bekerja dulu untuk mendapatkan sudut pandang tambahan. Good luck!

Sumber : How The Wrong Employees Can Negatively Affect Your Business

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog