Perbedaan Gaji dan Upah yang Harus Diketahui

perbedaan gaji dan upah

Gaji dan upah, apa istilah yang Anda gunakan ketika mendapatkan bayaran atas hasil kerja yang Anda lakukan?

Banyak orang beranggapan bahwa kata gaji dan upah memiliki arti yang sama, yaitu sesuatu yang Anda dapatkan setelah selesai mengerjakan sebuah tugas.

Pada dasarnya, hal tersebut memang benar namun, gaji dan upah adalah dua hal yang memiliki arti berbeda secara konteks. Agar tidak salah, Anda harus memahami dengan benar apa perbedaan gaji dan upah.

Berikut ulasan tentang perbedaan gaji dan upah di bawah ini:

Gaji

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), gaji adalah upah dari kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap, atau balas jasa yang diterima pekerja dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu.

Dari dua penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa salah satu ciri utama gaji adalah pembayarannya yang dilakukan dalam periode atau jangka waktu tertentu.

Jadi, imbalan yang selalu Anda dapatkan setiap bulannya disebut dengan gaji, baik pokok maupun tambahan tunjangan lainnya, seperti THR.

Upah

Banyak perusahaan swasta yang memberlakukan sistem perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), dan karyawan kontrak inilah yang mendapat imbalan upah, bukan gaji.

Baca juga:  Contoh Slip Gaji Karyawan

Menurut KBBI, upah adalah uang dan sebagainya yang dibayarkan sebagai pembalas jasa atau sebagai pembayar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu.

Upah juga disebut sebagai sebuah penerimaan yang digunakan untuk kelangsungan hidup sumber daya manusia yang dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku dan dibayar berdasarkan atas persetujuan penjual dan pembeli.

Berbeda dengan gaji, definisi upah tak menyebutkan tentang periode waktu tertentu. Untuk mempermudah Anda memahaminya, berikut beberapa perbandingan antara gaji dan upah:

Periode Waktu

Gaji diberikan sesuai dengan periode waktu yang telah ditetapkan dan dibayarkan secara teratur. Sementara itu upah dibayar berdasarkan hasil pekerjaan yang dilakukan seseorang ketika pekerjaan tersebut selesai.

Besar Nominal

Pada gaji, besar nominal yang diberikan akan disesuaikan dengan jabatan setiap karyawan dengan status kepegawaian tetap. Di sisi lain, besar nominal upah dibayarkan sesuai dengan hasil pekerjaan yang dilakukan sehingga bisa jadi tidak menentu setiap waktunya.

Status Kepegawaian

Gaji akan diberikan kepada karyawan yang memiliki pekerjaan dan status karyawan tetap. Sementara itu upah diberikan kepada orang dengan status kepegawaian tidak tetap atau kontrak.

Baca juga:  Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *