5 Langkah Menyusun Strategi Perencanaan SDM

Perencanaan SDM merupakan salah satu strategi perusahaan agar mendapatkan karyawan yang tepat, yang dapat membantu kemajuan perusahaan.

Apakah perusahaan Anda sudah membuat perencanaan SDM dengan baik?

Dalam artikel ini Anda akan mempelajari hal-hal yang perlu Anda tahu seputar perencanaan SDM dan bagaimana strategi praktisnya.Aplikasi HR Berbasis Cloud KaryaOne

Apa yang Dimaksud dengan Perencanaan SDM?

Human Resources Planning atau perencanaan sdm yaitu proses mendapatkan tenaga kerja yang terdiri dari:

  1. menganalisa kebutuhan jumlah dan kualitas karyawan dalam perusahaan
  2. menempatkan jumlah orang yang tepat
  3. menentukan jenis orang yang tepat untuk setiap posisi
  4. mencapai waktu yang tepat dalam memasukan karyawan

Siapa yang Bertanggung jawab dalam Perencanaan SDM?

Pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan perencanaan SDM adalah pimpinan departemen HR yang bekerja sama dengan tiap-tiap pimpinan departemen dalam perusahaan. Berdasarkan wawancara dan kuesioner departemen HR akan menganalisa dan menentukan kebutuhan karyawan perusahaan untuk 1 tahun mendatang.

Apa Dampak tidak adanya Perencanaan SDM?

Produktivitas kerja karyawan akan menurun. Perusahaan sulit berkembang. Biaya rekrutmen akan tinggi. Kegiatan operasi perusahaan akan tidak efisien.

Apa Komponen dalam Human Resources Planning?

Workforce Forecasting

Departemen SDM berdasarkan wawancara dan perhitungan menentukan kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang, kemudian membandingkannya dengan kondisi perusahaan saat ini. Dari situ, departemen SDM bisa mengetahui berapa banyak karyawan yang perlu mereka rekrut dan kualitas apa saja yang dibutuhkan.

Rekrutmen

Departemen SDM melakukan proses rekrutmen dengan strategi yang sudah dirancang khusus untuk mencapai tujuan yang sudah dibuat sebelumnya.

Pengembangan Karyawan

Karena tuntutan kondisi yang terus berkembang, kualifikasi karyawan pun perlu terus ditingkatkan. Oleh karena itu proses training karyawan juga termasuk bagian dari man power planning

Mempertahankan Karyawan

Mendapatkan karyawan membutuhkan biaya yang tinggi, agar karyawan berkualitas tidak pindah ke perusahaan lain, departemen SDM perlu merancang manfaat-manfaat yang menarik untuk mempertahankan karyawan.

Strategi Perencanaan Tenaga Kerja

Menganalisis Tujuan Perusahaan

Sebelum mengenali potensi SDM, penting bagi Anda untuk menganalisa tujuan perusahaan terlebih dahulu.

Dengan menganalisis tujuan perusahaan, Anda bisa dengan mudah mengenali SDM seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh perusahaan.

Coba lakukan analisis pada tujuan perusahaan secara mendetail. Pastikan Anda benar-benar memahami setiap tujuan perusahaan, entah itu dari segi produksi, keuangan, pemasaran, hingga kemungkinan ekspansi.

Semakin detail tujuan perusahaan maka semakin mudah bagi Anda untuk mengenali dan menggali potensi SDM perusahaan nantinya.

Mengenali SDM yang Sudah Ada

Langkah Perencanaan SDM yang kedua adalah mengenali SDM yang sudah ada di perusahaan. Tujuannya tak lain adalah agar setiap SDM dalam perusahaan dapat berfungsi secara optimal.

Sebagai langkah awal, Anda bisa melakukan pemetaan sederhana seperti berapa jumlah total karyawan yang aktif, usia karyawan aktif, hingga berapa banyak karyawan yang mendekati masa pensiun.

Setelah itu Anda bisa mulai memetakan potensi SDM perusahaan. Misalnya, jumlah karyawan yang sudah mencapai target, jumlah karyawan yang mengikuti training, hingga jumlah karyawan yang dirasa perlu meningkatkan kinerja.

Dari situ, Anda bisa mengetahui bagaimana perencanaan SDM yang paling tepat untuk perusahaan.

Prediksi Supply and Demand

Agar perencanaan SDM bisa tepat sasaran, maka Anda juga harus memahami dinamika SDM itu sendiri.

Anda harus tahu SDM seperti apa yang dibutuhkan perusahaan saat ini dan nanti, serta bagaimana caranya untuk mendapatkan SDM yang sesuai dengan kriteria tersebut. Membuat prediksi semacam ini memang bukanlah hal yang mudah.

Tidak ada rumus yang pasti untuk itu. Namun, Anda bisa menggunakan beberapa pertimbangan seperti perkembangan teknologi dan situasi sosial politik (eksternal), anggaran perusahaan dan prediksi penjualan perusahaan (internal), hingga masalah workforce seperti pensiun dan pengunduran diri.

Merumuskan Strategi

Setelah melewati poin-poin sebelumnya, Anda seharusnya sudah bisa memastikan apakah perusahaan sedang surplus atau justru defisit SDM.

Jika dari analisis serta data yang Anda dapatkan ternyata SDM perusahaan surplus maka apa strategi yang harus dilakukan? Apakah harus melakukan redeployment atau justru mengembangkan divisi baru?

Namun jika ternyata perusahaan justru defisit SDM, Anda juga harus merumuskan strategi. Mana yang lebih efisien bagi perusahaan, melakukan rekrutmen baru atau mengadakan training khusus bagi karyawan.

Melakukan Monitoring Rutin

Sebuah rencana bisa diketahui berhasil atau tidak dari monitoring. Begitu pula dengan perencanaan SDM. Setelah Anda memutuskan strategi yang harus dijalankan, lakukanlah monitoring dan controlling secara rutin.

Anda bisa melakukan evaluasi secara berkala terhadap strategi yang telah diimplementasikan. Misalnya Anda memilih program training untuk menyelesaikan masalah defisit SDM, periksa apakah program tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Jika program tidak berjalan, cari tahu penyebabnya dan penyelesaiannya.

SDM adalah aset perusahaan yang paling berharga. Tanpa adanya karyawan yang bekerja dengan optimal maka perusahaan hanya akan jalan di tempat.

Dengan adanya perencanaan SDM yang matang, maka target perusahaan bisa lebih mudah dicapai. Kelima langkah menyusun strategi perencanaan SDM di atas dapat diimplementasikan pada perusahaan Anda agar kinerja karyawan semakin optimal dan target perusahaan pun terpenuhi.

Contoh teknis perhitungan tenaga kerja bisa dilihat pada video dari Channel Kuliah Milenial di bawah ini
Bagian 1

Bagian 2

Referensi: Bizfluent

____________

KaryaOne adalah aplikasi berbasis web untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

Banner KaryaOne - Solusi Manajemen Absensi, Penggajian dan Manajemen Kinerja Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *