Membangun Perusahaan Teknologi dengan 8 Langkah Sukses Ini

perusahaan teknologi

Ide dan keberanian dalam menciptakan inovasi tidak cukup untuk membantu Anda mengembangkan sebuah perusahaan teknologi.

Masing-masing perusahaan bahkan memiliki kisah unik dibalik kesuksesan yang mereka dapatkan.

Meski membutuhkan proses, perjuangan, dan waktu yang panjang, bukan tidak mungkin bagi Anda untuk berhasil membangun perusahaan teknologi.

Sebelum memulainya, 8 langkah sukses ini sangat bisa untuk dipertimbangkan oleh setiap pebisnis.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

1. Fokus pada penciptaan produk

Saat mulai mendirikan perusahaan teknologi, sudah sangat jelas bahwa Anda harus memiliki produk yang layak untuk ditawarkan secara massal.

Dalam membangun sebuah perusahaan bahkan menciptakan produk harus menjadi fokus dan perhatian utama Anda.

Manfaatkan 30% waktu diawal pendirian perusahaan untuk menciptakan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Setelah hal tersebut terlaksana dengan baik, barulah Anda boleh mengalihkan fokus pada penjualan, strategi pemasaran, layanan, dan dukungan yang akan diberikan kepada pelanggan.

2. Merekrut tenaga kerja yang tepat

Di awal proses pendirian perusahaan teknologi, mungkin Anda hanya membutuhkan posisi engineer dengan skill terbaik di bidangnya masing-masing.

Namun, ketika perusahaan telah berjalan selama 12 hingga 18 bulan, maka inilah saat yang tepat untuk mempekerjakan staf penjualan dan pemasaran.

Pastikan Anda sudah menghitung dengan cermat jumlah kebutuhan tenaga kerja sehingga dana perusahaan tidak terbuang sia-sia begitu saja.

3. Tentukan identitas perusahaan dengan jelas

Seringkali perusahaan teknologi harus menelan kerugian besar di awal pendiriannya hanya karena tidak memiliki identitas yang jelas.

Dalam hal ini, identitas perusahaan yang dimaksud berkaitan erat dengan produk dan jenis layanan yang Anda berikan kepada pelanggan.

Perusahaan yang sukses jelas memilih hanya satu visi untuk diwujudkan. Memberikan produk dan layanan tanpa ada perencanaan dan arahan yang jelas, justru akan membuat produktivitas karyawan menurun.

Kondisi ini disebabkan ada banyak hal diluar kemampuan mereka yang harus diselesaikan.

4. Segera mulai bisnis Anda

Menentukan strategi perekrutan karyawan, pemasaran produk, hingga rencana untuk membangun kantor pusat justru menghambat proses perkembangan perusahaan Anda.

Hal-hal ini membutuhkan proses pencarian informasi secara kontinu, sehingga dapat dilakukan sambil berjalan seiring dengan evaluasi yang dilakukan perusahaan.

Inovasi tanpa eksekusi jelas percuma, sementara eksekusi dengan menunggu seluruh informasi terkumpul sempurna akan menghabiskan banyak waktu, biaya, dan tenaga.

5. Jangan takut gagal

Perjalanan yang harus Anda lalui untuk mencapai sukses tentu akan panjang dan berliku. Bukan tidak mungkin di awal proses pembangunan Anda harus menghadapi kegagalan.

Namun, jangan jadikan kegagalan ini sebagai dasar Anda untuk menyerah begitu saja. Sebaliknya, kegagalan selalu memunculkan peluang untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Dengan begitu, Anda bisa memperbaiki kesalahan dan mengubah kegagalan tersebut sebagai bagian awal dari kesuksesan Anda di masa mendatang.

6. Hindari berfokus pada satu pelanggan

Tanpa disadari beberapa perusahaan teknologi akan tertarik untuk ‘menyenangkan’ satu pelanggan di awal pendiriannya.

Hal ini mungkin bagus untuk portfolio perusahaan, namun justru akan memperlambat jalannya perusahaan Anda sendiri.

Pasalnya, ketika Anda hanya berfokus pada satu pelanggan, ada banyak pelanggan hebat lainnya yang terlewatkan begitu saja.

Terlepas dari berapa pun jumlah keuntungan finansial yang didapatkan, perusahaan hanya akan tumbuh ketika mampu mencapai visi yang telah ditetapkan melalui pelanggan yang beragam.

7. Bangun kerjasama tim yang baik

Seluruh bagian atau divisi di dalam perusahaan teknologi saling terhubung satu sama lainnya. Oleh karena itu, sebagai atasan Anda wajib membangun kerjasama tim yang baik.

Tujuannya jelas agar seluruh anggota dapat bekerja dengan maksimal sesuai dengan jobdesc-nya masing-masing.

Hindari untuk menjatuhkan salah satu tim di hadapan tim yang lain, sebab cara ini justru akan menciptakan persaingan yang tidak sehat di dalam perusahaan Anda.

8. Manfaatkan mitra teknologi

Last but not least, pertimbangkan untuk bermitra dengan perusahaan teknologi yang sudah lebih dulu mapan.

Ini adalah kesempatan terbaik yang bisa didapatkan untuk mengembangkan perusahaan Anda.

Melalui kemitraan tersebut Anda mampu melihat dengan jelas keunggulan-keunggulan yang dimiliki, sehingga dapat dijadikan acuan bagi perusahaan Anda dalam mengembangkan dan mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan yang kian ketat.

Itulah tadi delapan langkah sukses yang bisa Anda lakukan untuk membawa perusahaan teknologi ke titik suksesnya.

Jangan lupa, selalu lakukan riset pasar dan evaluasi secara berkala untuk terus bisa memperbaiki diri dan berinovasi dengan menciptakan produk teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Semoga bermanfaat!

Sumber : entrepreneur.com

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian karyawan, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Aplikasi HR Berbasis Cloud KaryaOne

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *