Inilah Perbedaan Polikarbonat Dengan Plastik Pada Umumnya

polikarbonat

Memiliki nama lain Enginering plastic, polikarbonat sebenarnya merupakan hasil sintesa dari minyak bumi dan gas. Jika diruntut dari sejarahnya, material ini sebenarnya sudah mulai dipergunakan di Amerika Serikat dan Jerman pada tahun 1956. Namun baru dikenal di Indonesia sekitar pertengahan 1980-an.

Polycarbonate sendiri sejatinya merupakan suatu kelompok polimer termoplastik yang mudah dibentuk dengan cara dipanaskan. Kini plastik yang satu ini dari segi penggunaannya bisa dikatakan sangat luas. Sifatnya yang fleksibel, membuat material ini memungkinkan untuk diaplikasikan dimana saja.

Nah, sampai di sini sebenarnya ada hal yang cukup menarik untuk diulas lebih mendalam lagi. Tadi dikatakan jika polycarbonate masik masuk dalam kelompok plastik. Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah apa yang membedakan antara polikarbonat dengan plastik pada umumnya?

Polycarbonate VS Plastik

Plastik merupakan bahan sintesis yang terbuat dari molekul polimer besar. Di dalam kehidupan manusia, aplikasi dari bahan ini bisa dikatakan sudah tak terhitung jumlahnya. Dan salah satu bahan plastik yang paling populer digunakan adalah polietilen.

Tetapi kini selain polietilen, ada alternatif lain dari plastik yang cukup populer, yakni enginering plastic atau polycarbonate. Meskipun material baru ini cukup populer untuk saat ini, disarankan jika Anda memilih antara plastik umum dan polikarbonat, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Diantaranya adalah seperti ini:

  1. Berat

Pada dasarnya berat ini memiliki peran yang sangat penting dalam banyak aplikasi. Berat material rata-rata dipengaruhi oleh kepadatan dan dimensinya. Nah, dalam hal ini polietilen datang dalam variasi low-density dan high-density.

Polietilen dalam variasi low-density atau dengan kerapatan rendah umumnya memiliki kerapatan antara 0,925-0,91 gram per sentimeter kubik. Sementara untuk yang memiliki kerapatan tinggi umumnya memiliki kerapatan antara 0,935-0,96 gram per sentimeter kubuk. Kemudian untuk polikarbonat umumnya memiliki kerapatan 1,20 gram per sentimeter kubik.

  1. Kekuatan tarik

Kekuatan tarik bisa dipahami sebagai ukuran dari kemampuan bahan untuk meregangkan tanpa pecah. Dan kedua jenis dari polietilen umumnya memiliki kekuatan tarik antara 0,20 dan 0,40 Newton per milimeter persegi.

Sementara itu untuk polycarbonate sendiri dikenal memiliki kekuatan tarik antara 70 sampai dengan 80 Newton per milimeter persegi. Fakta ini menandakan jika polycarbonate memiliki tingkat kekuatan lebih dari 200 kali dibanding polietilen. Hal ini juga sekaligus menjawab jika polycarbonate lebih cocok diaplikasikan dimana bahan yang tahan lama diperlukan.

  1. Ekspansi Termal

Pada saat material sewaktu dipanaskan akan mengembang, hal tersebut bisa memberikan masalah dalam beberapa aplikasi. Dan koefisien ekspansi termal mengkuantifikasi jumlah dimana material mengembang.

Artinya semakin tinggi koefisien ekspansi, maka semakin besar pula material akan mengembang pada saat diberikan perubahan suhu.

Dalam hal ini, baik polietilen yang memiliki kerapatan rendah maupun tinggi, keduanya sama-sama memiliki koefisien ekspansi termal antara 0,00010 sampai dengan 0,00022.

Sementara itu untuk polikarbonat memiliki koefisien ekspansi termal 0,0000065. Seratus kali lebih kecil dibanding polietilen. Kondisi ini menandakan jika polycarbonate lebih cocok untuk aplikasi dimana seringkali terjadi perubahan suhu.

  1. Ketahanan Kimia

Kualitas kimia bisa menjadi kualitas cukup penting dari bahan. Terlebih lagi ketika lingkungan lokal bisa menyebabkan korosi. Dan dalam hal ini bahan polietilen memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap cairan asam, alkohol, dan alkali. Tetapi memiliki resistensi yang buruk terhadap hidrokarbon.

Sementara itu polikarbonat dikenal memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap asam, alkohol, dan hidrokarbon alphimatic. Tetapi memiliki tingkat ketahanan yang cukup buruk terhadap alkali dan hidrokarbon terhalogenasi. Nah ini menandakan jika pilihan antara dua bahan plastik tadi dalam aplikasi tertentu, lingkungan kimia memiliki penentu yang sangat besar.

Aplikasi Bahan Polycarbonate Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Memang tidak bisa dipungkiri jika perkembangan pemakaian polycarbonate di Indonesia agak sedikit terlambat jika dibanding di negara-negara lain. Namun kini di Indonesia polycarbonate sudah seringkai dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri jika di Indonesia sendiri, bahan polycarbonate lebih sering diaplikasikan pada bangunan, misalnya saja seperti:

  1. Penutup Atap

Di Indonesia sendiri, aplikasi polycarbonate paling banyak didominasi oleh penutup atap. Mulai dari kanopi, gazebo, carport, skylight, hingga atap jembatan penyeberangan. Pastinya bukan tanpa alasan kenapa banyak yang lebih suka menggunakan material plastik yang satu ini.

  1. Pintu dan Jendela

Untuk daun pintu/jendela dari polikarbonat umumnya diaplikasikan pada ruangan semi privat. Hal ini disebabkan benda atau bayangan seseorang yang ada dibaliknya masih terlihat samar-samar. Tentunya sangat tidak pas jika dipasang sebagai pintu atau jendela kamar mandi.

  1. Partisi Interior

Untuk saat ini, pembatas ruang dari polycarbonate umumnya sering digunakan pada interior kantor. Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika Anda mencoba mengaplikasikannya di rumah. Apalagi material plastik yang satu ini memiliki efek tembus padang dan mampu membentuk pencahayaan yang unik.

Sekilas kondisi seperti itu bisa menciptakan suasana ruang yang hi-tech. Ditambah lagi sifatnya yang tahan air, membuat polikarbonat sangat cocok jika digunakan di area basah dan lembab, semisal di kamar mandi.

  1. aplikasi HRDFurnitur

Pernahkah Anda berpikir untuk mengkombinasikan material furnitur seperti kayu atau logam dengan lembaran polycarbonate? Kini cukup banyak yang melakukan itu. Misalnya seperti ambalan pada lemari, pintu lemari, dan lain sebagainya. Perpaduan seperti ini diklaim mampu menghasilkan furnitur dengan tampilan hi-tech dan modern.

  1. Lantai

Aplikasi polycarbonate pada lantai sebenarnya belum terlalu banyak diterapkan pada hunian. Namun di Indonesia sendiri sudah sering digunakan untuk dekorasi stand pameran dan lantai panggung. Untuk penggunaan material ini pada lantai, dari segi ketebalannya diharuskan minimal 16 mm.

  1. Anak Tangga

Jika Anda ingin menggunakan material ini untuk anak tangga, maka tingkat ketebalannya juga minimal harus 16 mm. Namun sayangnya masih cukup sedikit orang melakukannya.

Wujud plastiknya yang semi transparan, membuat banyak orang merasa ragu pada saat ingin menginjaknya. Padahal dengan didukung struktur tangga dan rangka polycarbonate, Anda tidak perlu ragu dengan kekuatan tangga dari material ini.

  1. Greenhouse

Penting untuk selalu diingat jika setiap lembar dari polikarbonat memiliki kemampuan yang sangat baik untuk menahan panas dan sinar ultra violet. Meskipun demikian, sifatnya yang transparan masih bisa meneruskan cahaya lainnya.

Maka dari itu, material yang satu ini sangat pas jika digunakan untuk membuat rumah kaca atau greenhouse. Tempat/rumah untuk menyemaikan tanaman yang mana ruang dalamnya bisa diatur intensitas cahaya, suhu, hingga kelembabannya.

Sebenarnya masih cukup banyak pemanfaatan polycarbonate di dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan terkadang Anda tidak sadar jika benda yang Anda pegang ternyata dibuat dari material plastik yang satu ini. Meskipun perlu diakui juga jika polikarbonat lebih sering dimanfaatkan untuk membuat atap sebuah bangunan, utamanya rumah.

Referensi : Everything You Need To Know About Polycarbonate (PC)

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *