Prinsip Manajemen Kinerja yang Diterapkan dalam Perusahaan

Back to Pos
Prinsip Manajemen Kinerja

Idealnya, setiap perusahaan memiliki manajemen kinerja masing-masing untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Biasanya, manajemen kinerja dibuat dengan menggunakan indikator-indikator tertentu.

Walaupun begitu, masih terdapat sebagian orang yang belum begitu memahami hal penting ketika membuat manajemen kinerja.

Salah satunya mengenai prinsip yang digunakan. Sebenarnya, seperti apa prinsip manajemen kinerja perusahaan yang baik? Simak ulasannya berikut.

Banner KaryaOne - Software Talent Management Terbaik

5 Prinsip Manajemen Kinerja

Lakukan Analisis Mendalam

Manajemen kinerja dibuat bukan tanpa alasan. Itulah kenapa Anda harus memahami terlebih dahulu apa yang sebenarnya menjadi permasalahan pada perusahaan.

Permasalahan inilah yang nantinya bisa menjadi bahan pembuatan manajemen kinerja. Saat melihat permasalahan, sebaiknya Anda lakukan analisis secara mendalam.

Salah satunya mengenai pola perilaku karyawan Anda. Pastikan pola perilaku tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Ini sebenarnya juga berlaku pada jajaran pimpinan perusahaan sebagai kunci. Setelah melakukan analisis, Anda bisa memikirkan strategi apa nantinya yang dapat diterapkan.

Spesifik

Kemudian, Anda dapat membuat prinsip manajemen kinerja secara lebih spesifik. Adapun yang dimaksud dengan spesifik adalah aturan tersebut harus dideskripsikan dengan sejelas-jelasnya, misalnya tentang tujuan manajemen kinerja yang telah ditetapkan.

Ini penting agar perusahaan memiliki rencana jangka panjang lainnya ketika tujuan pertama sudah tercapai.

Tanpa adanya bahasa atau deskripsi poin penting dalam manajemen kinerja yang baik, maka mustahil manajemen kinerja akan berjalan sebagaimana yang sudah diharapkan.

Maka dari itu, Anda bisa membuat peraturan secara spesifik, baik dari segi administrasi maupun hal-hal yang perlu dilakukan dalam perusahaan.

Terukur dan Terarah

Berikutnya untuk membuat prinsip manajemen kinerja yang baik, maka usahakanlah strategi tersebut terukur dan terarah.

Memang, ada banyak indikator yang dapat dijadikan pedoman dalam pembuatan manajemen kinerja tersebut. Akan tetapi, sebagai pimpinan perusahaan, Anda harus jeli dalam memilih indikator. Pilihlah indikator yang dapat diukur dan terarah.

Mengapa demikian? Jika indikator tak dapat diukur, ini akan menyulitkan Anda saat melakukan evaluasi. Sebagai contoh, Anda bisa membuat skor berapa kali seorang karyawan mencapai target yang dicapai oleh perusahaan.

Begitu pula dengan hal lainnya, seperti kekompakan tim dengan menggunakan indikator yang dapat diukur dan terarah agar mudah dalam melihat progress yang sedang dijalani.

Hubungan Umpan Balik

Prinsip manajemen kerja yang baik haruslah dilandasi dengan adanya hubungan umpan balik. Hubungan umpan balik dapat dilakukan antara pimpinan perusahaan dengan para karyawan yang ada.

Dengan adanya umpan balik, kedua belah pihak bisa saling mengevaluasi strategi manajemen kinerja yang telah dibuat bersama-sama. Begitu pula dengan hasil dari manajemen kerja tersebut. Umpan balik ini dapat berjalan secara struktural.

Kemudian, evaluasi manajemen kinerja dan umpan balik tidak hanya sekadar untuk mengoreksi antar divisi dan pimpinan perusahaan, tetapi juga dapat dijadikan sebagai koreksi untuk diri sendiri bagi individu karyawan maupun tim yang ada.

Memberikan Dampak Positif bagi Perusahaan

Hal terakhir yang harus ada dalam prinsip manajemen kinerja ialah adanya dampak positif bagi perusahaan, terutama bagi para karyawan yang telah mengikuti proses pelatihan manajemen kinerja karyawan.

Apabila hasilnya membawa dampak baik, ini artinya prinsip manajemen kinerja sudah berjalan dengan baik.

Namun, apabila yang terjadi sebaliknya dan lebih mengarah ke hal negatif, maka di sini bisa dibilang manajemen kinerja tidak berjalan sebagaimana mestinya. Maka, sebagai pimpinan perusahaan, Anda perlu untuk melakukan evaluasi ulang.

Cukup membantu, bukan, prinsip manajemen kinerja yang telah disebutkan di atas? Semoga bisa memberikan manfaat bagi Anda sebagai seorang pimpinan perusahaan dalam membuat perencanaan yang matang guna mencapai target perusahaan.

____________

KaryaOne adalah software HRIS yang lengkap untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, shift, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos