Metode Problem Solving di Tempat Kerja

problem solving

Tidak ada pekerjaan yang tidak melibatkan keahlian problem solving dalam kegiatan sehari-hari demi mencapai tujuan perusahaan. Pada umumnya, ada tiga hal yang dilakukan oleh kebanyakan orang ketika menemui sebuah masalah.

Yang pertama adalah merasa takut dan tidak nyaman, merasa dirinya harus memiliki cara untuk menyelesaikan masalah tersebut atau malah menyalahkan orang lain atas sebuah masalah.

Namun, tentu saja masalah di tempat kerja harus segera diatasi, salah satunya dengan menggunakan pendekatan problem solving yang efekif, seperti contoh berikut ini.

1. Identifikasi Masalah

Cari tahu dengan jelas apa masalah yang sebenarnya terjadi dan minta berbagai pihak untuk menceritakannya karena Anda harus melihat masalah tersebut dari berbagai sudut pandang. Jangan mencampuradukan masalah yang ada dengan hal lain yang tidak penting.

2. Pahami Keluhan dan Keinginan Semua Pihak

Pastikan Anda tidak melewati tahap ini karena solusi yang terbaik adalah yang bisa memuaskan semua orang yang terlibat dalam sebuah masalah. Dengar semua keluhan dan harapan yang disampaikan dan coba untuk memahaminya.

3. Buat Daftar Solusi

Metode pemecahan masalah yang satu ini menuntut Anda untuk melakukan brainstorming dan Anda bisa meminta masukan dari rekan kerja lain yang memang berkompeten di bidangnya.

Baca juga:  6 Cara Membangun Budaya Perusahaan yang Baik

4. Evaluasi Pilihan yang Ada

Lihat kelebihan dan kekurangan masing-masing hasil yang sudah Anda buat dan evaluasi pilihan solusi terburuk sehingga memastikan Anda untuk mendapatkan solusi terbaik.

5. Dokumentasikan Solusi yang Dipilih

Jangan hanya diucapkan saja, melainkan sebaiknya Anda mencatat solusi yang dipilih sehingga bisa mengetahui apa saja detail dan implikasinya jika diterapkan.

6. Menyetujui Kesepakatan Bersama

Ada banyak hal yang bisa merubah suatu kondisi, sehingga buatlah kesepakatan bersama akan hal yang harus dilakukan di masa depan jika memang ada perubahan yang terjadi.

Jangan lupa untuk memutuskan bagaimana caranya agar Anda bisa memantau kondisi selanjutnya. Selain itu, sediakan waktu untuk mengevaluasi perjanjian dengan penyesuaian keadaan yang ada.

Upaya problem solving yang efektif membutuhkan waktu dan proses yang lama. Anda tidak boleh terburu-buru atau gegabah dalam menyelesaikan sebuah masalah, melainkan selesaikan secara perlahan namun efektif.

Kesimpulan

Itulah langkah-langkah problem solving yang bisa Anda terapkan sebagai model pembelajaran di lingkungan kerja guna mencari solusi terbaik dalam pemecahan masalah perusahaan.

Sumber:
mediate.com: “Seven Steps for Effective Problem Solving in the Workplace”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *