Pengertian, Cara Menulis dan Contoh Proposal Usaha untuk Makanan, Jasa, Dagang

proposal usaha

Jika ingin memulai bisnis atau mengajukan permintaan untuk mendanai bisnis, Anda perlu membuat proposal usaha.

Apa itu proposal usaha?

Bagaimana cara membuatnya?

Apakah ada contohnya?

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari semua yang diperlukan agar Anda dapat membuat proposal dengan baik.

Pengertian proposal usaha

Dalam dunia bisnis ada yang disebut dengan proposal. Berdasarkan fungsinya proposal ini dibagi menjadi dua proposal untuk memulai bisnis, dan proposal untuk menjual produk/mendapatkan proyek dari suatu organisasi.

Demi kemudahan memahami proposal, untuk definisi yang pertama, kita akan sebut dengan istilah proposal usaha atau business plan. Untuk definisi yang kedua kita akan menggunakan kata proposal bisnis atau business proposal.

Proposal usaha/business plan adalah panduan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis Anda. Business plan dapat membantu Anda mendapatkan investasi atau partner usaha.

Pengertian proposal bisnis yaitu dokumen penjualan yang berisi informasi standar tentang cakupan proyek, produk yang ditawarkan, biaya dan jangka waktu. Tujuan utama proposal bisnis adalah untuk mengundang seseorang/organisasi untuk membeli produk yang ditawarkan.

Apa saja yang perlu ada dalam proposal bisnis?

  • Cover Letter
  • Halaman sampul
  • Executive Summary
  • Daftar Isi
  • Gambaran umum atau ringkasan masalah atau kebutuhan
  • Strategi atau solusi
  • Kualifikasi perusahaan
  • Susunan acara
  • Biaya

Di bawah ini Anda akan mempelajari lebih dalam tentang business plan terlebih dahulu.

Cara Membuat Proposal Usaha

Sesuai fungsinya tujuan pembuatan proposal usaha adalah sebagai panduan pemilik bisnis dalam menjalankan juga mengembangan bisnisnya.  Demi memiliki proposal usaha yang bagus, berikut enam langkah mudah pembuatannya.

banner_karyaone

Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan

Ingin menjadi yang pertama mengirim proposal usaha saat ada proyek baru ditawarkan memang tidak sepenuhnya salah. Namun, sudahkah Anda memiliki seluruh detail informasi yang dibutuhkan?

Detail informasi bukan hanya tentang bisnis Anda, tetapu juga perusahaan yang dituju. Ini akan memudahkan Anda untuk mengeksekusi proyek yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Sebelum mulai menulis, berikut beberapa panduan pertanyaan untuk menguji apakah Anda tahu banyak tentang perusahaan penawar proyek:

  • Siapa pembelinya?
  • Apa celahnya?
  • Berapa anggarannya?
  • Apakah ada deadline?
  • Apa solusi terbaik Anda untuk masalah mereka?
  • Berapa dana yang Anda miliki jika business plan diterima?

Membuat garis besar lingkup proyek

Sebuah ringkasan tentang lingkup proyek harus mempertimbangkan fitur, fungsi, biaya, tugas, dan jadwal. Untuk mendapat gambaran tentang lingkup proyek, ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab untuk menguji seberapa luas pengetahuan tentang hal ini:

  • Who? – Siapa yang bertanggung jawab melakukan dan mengelola pekerjaan?
  • What? – Apa yang perlu diminta dan disampaikan? Hal apa yang perlu untuk dilakukan? Apa yang bisa pelanggan dapat dan berapa biayanya?
  • Where? – Di mana pekerjaan akan dilakukan dan ke mana dikirimkan?
  • When? – Kapan Anda mulai melakukan pekerjaan? Kapan proyek resmi dikerjakan? Kapan proyek harus selesai? Serta kapan waktu pembayaran?
  • How? – Bagaimana cara untuk menyelesaikan, mengembangkan, dan mengelola proyek? Bagaimana Anda memenuhi kepuasan pelanggan dan menyesuaikan dengan quality control? Bagaimana mengurangi risiko yang timbul?
  • Why? – Mengapa Anda memilih pendekatan dan alternatif tertentu untuk proyek tersebut serta mengapa pelanggan harus memilih Anda?

Memperkirakan tenaga kerja dan biaya yang dibutuhkan

Anda harus memikirkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek dan biaya klien. Sebagai tips, Anda bisa melebihkan waktu yang dibutuhkan untuk satu proyek selesai dikerjakan sebagai bentuk antisipasi adanya hambatan yang terjadi selama proses pengerjaan.

Misalnya saja, satu proyek membutuhkan waktu sepuluh jam. Waktu tersebut bisa ditulis menjadi lima belas jam dalam proposal.

Jadi, Jika ada hambatan terjadi, Anda pun tidak perlu waktu tambahan. Sementara jika semua berjalan lancar, Anda bisa selesai sesuai perkiraan waktu awal. Anda bisa menawarkan pekerjaan lain, sedangkan klien tidak perlu membayar mahal pekerjaan Anda.

Mulai membuat rancangan proposal usaha Anda

Setelah mengumpulkan segala informasi dan membuat perkiraan, saatnya Anda membuat proposal usaha. Umumnya, business plan memiliki enam sampai tujuh bagian:

  • Rangkuman eksekutif
  • Informasi perusahaan: tentang legalitas perusahaan, struktur organisasi, performa finansial, pengalaman perusahaan
  • Pendahuluan: deskripsi umum bisnis, latar belakang industri, tujuan, potensi, dan visi misi perusahaan, dan keunikan produk
  • Pemasaran: berisi penjelasan tentang riset dan analisis, ukuran pasar dan tren, kompetisi, dan rencana pemasaran
  • Pelaksanaan bisnis: menyangkut lokasi pengerjaan proyek, akses transportasi, kependudukan, dan fasilitas umum
  • Aspek perizinan
  • Manajemen
  • Finansial: berisi perhitungan kira-kira biaya modal, biaya operasional, analisis profitabilitas, analisis break even point
  • Aspek teknis: menjelaskan tahap perencanaan dan pembangunan
  • Strategi panen: berisi transfer aset dan keberlanjutan bisnis

Mengedit proposal usaha

Selesai dengan pembuatan business plan, jangan lupakan bagian paling krusial, yaitu mengedit dan cek ulang. Anda bisa meminta rekan kerja membaca proposal yang telah dibuat untuk melihat apakah ada kesalahan.

Sebaiknya, proposal tidak perlu terlalu panjang, yang penting memiliki bahasa yang jelas, sederhana, dan ringkas agar mudah dipahami oleh klien.

Satu hal yang harus dipahami, bahwa meskipun sedang bersaing dengan kompetitor lain untuk satu proyek, Anda tidak boleh melebih-lebihkan servis yang ditawarkan. Jangan terlalu hiperbola dalam bahasa yang digunakan untuk proposal bisnis. Alih-alih memenangkan proyek, bisa jadi malah ditolak.

Mengirim proposal usaha dan tindak lanjuti

Selesai dengan semua langkah diatas, kini saatnya Anda mengirim proposal usaha melalui email maupun portal perusahaan mereka. Ini bergantung pada kebijakan masing-masing.

Anda juga bisa mengirim business plan sebagai attachment email. Agar semua detail proposal terbaca. Anda bisa menggunakan pelacak email untuk melihat apakah email Anda sudah dibaca dan diberikan balasan oleh pihak perusahaan.

Tonton juga tips membuat business Plan dari Top Coach Indonesia di bawah ini.

Contoh proposal usaha

Untuk memudahkan Anda membuat proposal usaha sendiri. Berikut adalah beberapa contoh proposal yang dapat Anda gunakan sebagai inspirasi.

Contoh format proposal usaha peternakan

Download contoh business plan dagang telur
Download contoh business plan penggemukan sapi
Download contoh business plan dagang peternakan lele
Download contoh business plan dagang sapi

Contoh format proposal usaha makanan

Download contoh business plan produksi keju
Download contoh business plan dagang saus

Contoh format proposal usaha jasa

Download contoh business plan software house
Download contoh business plan warnet

 

Dengan banyaknya hal yang harus diurus dalam pembuatan proposal usaha, tentunya Anda membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, serahkan urusan administrasi pekerjaan Anda kepada software seperti KaryaONE. Software HR KaryaONE mampu memudahkan pengelolaan proses administrasi, mulai dari cuti, lembur, absensi, hingga penggajian karyawan. Dengan begini, Anda pun dapat lebih fokus dalam menyusun proposal usaha yang menjanjikan.

Sumber : Fitsmallbusiness

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *