Jenis-Jenis Psikotes Kerja yang Sering Digunakan

Back to Blog
tes psikotes kerja

Psikotes kerja adalah salah satu tahapan umum yang harus Anda lalui ketika melamar kerja. Hampir semua perusahaan melakukan tes psikologi dalam proses perekrutan mereka dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan, karakter dan kepribadian para kandidat.

Hasil dari tes ini sedikit banyak akan menjadi bahan pertimbangan utama perusahaan dalam menerima atau menolak kandidat. Setiap perusahaan melakukan tes psikologi kerja dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan dan standar mereka.

Secara umum, ada beberapa tes psikotes kerja yang sering dilakukan, berikut beberapa jenis di antaranya.

Tes IQ

Tes Intelegent Quotient (IQ) terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan angka dan bahasa. Jenis tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan angka, ejaan, tata bahasa dan juga kemampuan berkomunikasi.

Tes Wartegg

Tes wartegg akan meminta Anda untuk menggambar kelanjutan beberapa pola yang disediakan secara bebas, yaitu pola titik, garis melengkung, garis lurur berjejer, kotak hitam kecil, dua garis tegak lurus, dua garis tak beraturan, titik-titik melingkar dan garis lengkung.

Anda diminta untuk menggambar sesuai dengan pola yang benar. Misalnya saja garis lengkung dengan benda hidup dan garis lurus dengan benda mati.

Baca juga:  4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Merekrut Fresh Graduate

Personality Test

Anda akan diminta untuk menggambar manusia atau pohon. Personality test bertujuan untuk menunjukkan seperti apa kepribadian dan cara Anda bekerja. Hasil dari tes psikologi kerja yang satu ini dapat menentukan kemampuan seseorang dalam beradaptasi, bekerja tim dan bekerja individu.

Tes Koran

Tes koran atau tes pauli menuntut Anda untuk menjumlahkan setiap dua angka (dari angka 1-9) dalam suatu kolom mulai dari kolom ujung kiri sampai ujung kolom kanan dengan waktu tertentu pada setiap dua angkanya.

Hasil tes koran yang dinilai baik adalah penjumlahan angka yang benar dan konsisten pada setiap kolomnya.

Tes Analog Verbal

Berbeda dengan sebelumnya, tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan logika Anda terhadap sebuah permasalahan. Tes psikologi analog verbal biasanya terdiri dari kata-kata antonim, sinonim ataupun analog suatu kata.

Tes Logika Aritmatika

Jenis tes ini berfungsi untuk mengukur kemampuan analisis dan pemahaman Anda mengenai pola dan kecenderungan sesuatu. Anda diminta melakukan prediksi dan mengisi kelanjutan pola yang diberikan misalnya dengan mengurutkan atau mengelompokkannya.

Tes EEPS

Edwards Personal Preference Schedule atau EPPS adalah tes psikologi kerja lainnya yang akan menunjukkan kepribadian Anda. Orang yang mengikuti tes ini diminta untuk memilih salah satu dari dua opsi yang paling sesuai dengan diri mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Blog