Rumus Excel IF dan Penggabungan OR, NOT, INT, TYPE + 7 Contohnya

Apa itu Rumus IF?

Rumus IF atau Fungsi IF ini merupakan salah satu fungsi Excel yang digunakan untuk melakukan uji logika sederhana

Rumus excel IF ini akan melakukan evaluasi terhadap uji logika tertentu dan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Nilai TRUE yaitu nilai dimana kondisi tersebut terpenuhi sedangkan nilai FALSE adalah nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi.

TRUE = Benar. Kondisi terpenuhi. Evaluasi uji logika menghasilkan nilai yang benar.
FALSE = Salah. Kondisi tidak terpenuhi. Evaluasi uji logika salah.

Kapan Menggunakan Rumus IF di Excel ?

aplikasi skema lembur karyawan

Rumus Excel IF ini sering digunakan dalam berbagai skenario yang memerlukan perbandingan dua kondisi atau lebih.

Misalnya skenario kelulusan psikotes rekrutmen karyawan. Jika nilai >= 60 maka dinyatakan lulus, jika tidak (nilai < 60 ) maka dinyatakan tidak lulus.

Bisa juga digunakan untuk mengelompokkan hasil rekrutmen tersebut ke dalam grade A – D. Data ini kemudian digunakan untuk menentukan besaran gaji jika diterima menjadi karyawan.

Bagaimana cara Memakai Rumus IF?

Cara menggunakan fungsi excel IF atau rumus IF di Excel adalah dengan mengikuti kaidah penulisan rumus berikut :

IF (tes logika ; kondisi terpenuhi ; [ kondisi tidak terpenuhi ] )

Dari sini kita dapat mengetahui bahwa rumus atau fungsi IF pada excel terdiri dari 3 argumen:

  1. Tes logika : Argumen ini berisi logika yang digunakan untuk menentukan nilai TRUE atau FALSE.
  2. Kondisi terpenuhi : Nilai yang akan dihasilkan jika hasil kondisi sesuai dengan tes logika (kondisi terpenuhi).
  3. Kondisi tidak terpenuhi : (Opsional) Nilai yang akan muncul jika hasil dari argumen tes logika tidak terpenuhi.

Contoh Kasus

Saya ingin dapat newsletter tentang tips HRD

weekly newsletter, unsubscribe kapan saja

Untuk melakukan uji logika ini, rumus IF biasanya memakai operator perbandingan excel, yaitu =, >, >= , < atau <= dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu sebelum lebih jauh mempelajari fungsi logika ini ada baiknya anda memahami dulu tentang operator perbandingan tsb.

Selanjutnya kita akan belajar tentang bagaimana cara memakai rumus if pada excel.

Contoh Kasus Rumus IF di Excel

1. Untuk Membandingkan Dua Data

Contoh kasus berikut ini penggunaan fungsi IF untuk mengambil keputusan siapakah pemenang dari 2 booth minuman yang berjualan di sekitar Pasar Tradisional.

  • Kolom A Berisi hari, kolom B berisi jumlah minuman yang dijual booth 1, kolom C berisi jumlah minuman yang dijual booth 2
    Isi rumus di D4, lalu ketikkan formula yang akan menguji siapa pemenangnya sebagai berikut :
  • =IF(B4>=C4, “Booth 1 Menang”, “Booth 2 Menang”)
  • Tekan <enter>
  • Blok D4-D10 <ctrl+enter>

 

rumus excel if

Tabel di atas merupakan contoh membandingkan isi dua kolom dan menampilkan hasilnya menggunakan rumus excel IF

2. Untuk Membandingkan Beberapa Data

Bagaimana bila fungsi IF digunakan untuk melakukan perbandingan empat tingkat? Misalnya, seperti contoh kasus berikut ini

  • Bila nilai lebih besar dari 89, peringkat A
  • Bila nilai lebih besar dari 80, peringkat B
  • Bila nilai lebih besar dari 70, peringkat C
  • Bila nilai lebih besar dari 60, peringkat D
  • Bila tidak lebih besar dari 60, peringkat E

Penyusunan formula diawali dengan syarat nilai tertinggi lalu berturut-turut yang lebih rendah.

  • Sel A16-A22 isikan nama karyawan
  • Sel B16-B22 isikan nilai penilaian 1-100
  • Isikan rumus di C16-C22, berikut rumus nya
    =IF(B16>89, “A”, IF(B16>80, “B”, IF(B16>70, “C”, IF(B16>60, “D”, IF(B16>50, “E”,)))))
  • Cara cepatnya isi rumus if di kolom C16, lalu blok C16-C22 dan tekan <ctrl+enter>

 

Contoh penggunaan fungsi IF untuk empat tingkat perbandingan

Contoh penggunaan fungsi IF untuk empat tingkat perbandingan

 

3. Menentukan Quartal dalam Satu Tahun

Untuk dapat menentukan suatu bulan itu termasuk kuartal yang ke berapa dalam satu tahun, dibutuhkan gabungan fungsi IF dan OR. Hasilnya di kolom hasil dapat menyebutkan kuartal secara otomatis.

Berikut langkah dan rumus IF nya :

  1. Pada sel A4-A15 ketikkan nama bulan
    Ketikkan rumus di sel B4 sebagai berikut :
  2. =IF(OR(A4=”januari”,A4=”februari”,A4=”maret”),”Kuartal Pertama”,IF(OR(A4=”april”,A4=”mei”,A4=”juni”),”Kuartal Kedua”,IF(OR(A4=”juli”,A4=”agustus”,A4=”september”),”Kuartal Ketiga”,IF(OR(A4=”oktober”,A4=”november”,A4=”desember”),”Kuartal Keempat”))))
  3. Tekan enter
  4. Blok sel B4-B15, kemudian tekan <ctrl + enter>

rumus excel if

Pada worksheet di atas, formula yang kita buat secara otomatis mengenal nama-nama bulan dan menyebutkan kuartal yang ke berapa

 

Catatan :
Sebagaimana aturan dasar penggunaan nested function, fungsi IF dapat dituliskan hingga 7 kali dalam suatu formula. Di dalam memberikan syarat pada logical test, Anda dapat menggunakan semua operator perhitungan yang ada maupun operator perbandingan sebagai berikut

( < ) lebih kecil dari
( <= ) lebih kecil sama dengan
( > ) lebih besar dari
( >= ) lebih besar sama dengan
( = ) sama dengan
( <> ) tidak sama dengan

4. Menentukan Jumlah Bonus yang Didapat Karyawan dengan Rumus IF dan NOT

Sebuah perusahaan menetapkan agar karyawan mendapat bonus jika penjualannya mencapai lebih dari 70 pcs dalam 1 bulan. Jumlah bonus yang didapat adalah (kuantitas penjualan-70) x Rp. 50.000

Pengaturan penentuan bonus ini dapat dilakukan dengan menggunakan fungsi IF dan NOT.

Fungsi NOT digunakan untuk membalik nilai dari argumen. Gunakan fungsi ini untuk memeriksa apakah suatu nilai tidak sama dengan suatu angka tertentu.

Cara penulisan :

=NOT(logical)

Logical, adalah nilai maupun ekspresi yang dapat dievaluasi sebagai TRUE atau FALSE.

Apabila logicalnya TRUE, maka NOT akan menghasilkan TRUE, bila logical FALSE, maka NOT akan menghasilkan FALSE.

Worksheet pada gambar di bawah memuat contoh kasus dengan penyelesaian menggunakan fungsi IF dan NOT

  • Pada sel A3-A7 isikan nama karyawan
  • Kolom B berisi jumlah penjualan dalam sebulan.
  • Kolom C berisi hasil dari kondisi dimana jika penjualan dalam sebulan lebih dari 70 pcs, maka lebihnya akan dikalikan 50.000 sebagai bonus. Sedangkan jika penjualan kurang dari 70 maka tidak akan mendapatkan bonus, tertulis “Tidak Dapat Bonus”.
  • Isi rumus dahulu di C3 sebagai berikut :
  • =IF(NOT(B3 < 70), (B3-70)*50000, “Tidak Dapat Bonus”)
  • Tekan <enter>
  • Lalu Blok C3-C7 dan tekan <ctrl + enter>

 

rumus excel if

 

5. Menguji Nilai Suatu Sel Apakah Dapat Dibagi dengan Nilai Tertentu dengan Rumus IF dan INT

Kali ini kita gunakan fungsi IF untuk menguji apakah nilai suatu sel itu dapat dibagi dengan nilai tertentu.

Untuk melakukan pekerjaan itu, IF akan dikombinasikan dengan fungsi INT.

Fungsi INT berguna untuk membulatkan ke bawah penulisan suatu bilangan mendekati nilai integer (integer artinya bilangan utuh, bukan pecahan bukan desimal)

Cara penulisan :

=INT (number)

Number, adalah bilangan yang akan dibulatkan ke bawah.

Untuk menguji isi sel di kolom A apakah nilainya akan habis dibagi 4 dapat dilakukan dengan dua cara penulisan sebagai berikut :

  • Penulisan dengan formula ke-1

Isi sel A4-A12 dengan nilai yang ingin diuji
Isi B4 dengan formula ke-1 : =IF(INT(A4/4)=A4/4,”Bilangan ini habis dibagi 4″,FALSE)
Blok B4-B12 dan tekan <ctrl+enter>

  • Penulisan dengan formula ke-2

Isi C4 dengan formula ke-2 : =IF(A4/4-INT(A4/4)=0,”Bilangan ini habis dibagi 4″,FALSE)
Blok C4-C12 dan tekan <ctrl+enter>

Kedua cara penulisan di atas menghasilkan hasil perhitungan yang sama.

rumus excel if

 

6. Memeriksa Data dalam Sel Apakah Teks atau Bilangan dengan Rumus IF dan TYPE

Dalam suatu kolom tersimpan beberapa macam jenis data, yaitu data berupa teks, alfanumerik (angka dalam format teks) dan numerik.

Untuk menguji manakah sel-sel yang berisi numerik dan bukan numerik kita akan memanfaatkan fungsi IF yang digabungkan dengan fungsi TYPE.

Fungsi TYPE menampilkan jenis dari suatu nilai misalnya Numerik, Teks, Nilai Logika, Formula, Nilai Error dan Array

Cara Penulisan =TYPE(value)

Value, argumen ini dapat berupa Numerik, Teks, Nilai Logika, Formula, Nilai Error dan Array

Hasil dari fungsi TYPE akan berupa nilai, berikut arti dari nilai yang dihasilkan oleh pengujian fungsi TYPE.

1 = Numerik
2 = Teks
4 = Logika
8 = Formula
16 = Nilai Error
64 = Array

Mari kita mulai menggunakan nya, Kita akan menguji 2 rumus. Pertama adalah pengujian untuk mengetahui jenis data.

Kedua adalah untuk menguji jika nilai dalam suatu sel memiliki jenis data “numerik” maka tampilkan nilainya, jika tidak tampilkan “nilai invalid”

  • Isikan sel A4-A10 dengan berbagai macam jenis data meliputi data numerik, data teks, alfanumerik (misalnya ‘125), TRUE atau FALSE.

rumus excel if

  • Isikan rumus pertama di sel B4 sebagai berikut :
    =TYPE (A4)
  • Blok B4-B10 dan tekan <ctrl+enter>
  • Kemudian isi rumus kedua di C4, berikut rumusnya :
    =IF(AND(TYPE(A4)=1,A4<>””), A4,”Nilai Invalid”)
  • Blok C4-C10 dan tekan <ctrl+enter>

7. Menggunakan Fungsi IF Berturut-turut Lebih dari 7 Kali dalam Sebuah Formula

Dalam referensi penggunaan Microsoft Excel disebutkan bahwa penggunaan fungsi IF bisa dilakukan sampai maksimum 7 kali.

Namun, ternyata dengan trik tertentu kita bisa menggunakan IF lebih dari 7 kali.

Contoh penggunaan fungsi IF lebih dari 7 kali dalam sebuah formula

Kita akan perhitungan dengan kondisi atau syarat sebanyak 12 kali seperti ini:

  • Bila nilai sel A2 sama dengan 1, isikan nilai 1
  • Bila A2 isinya 2, kalikan nilai sel A2 dua kali
  • Bila A2 isinya 3, kalikan nilai sel A2 tiga kali
  • Bila A2 isinya 4, kalikan nilai sel A2 empat kali
  • Bila A2 isinya 5, kalikan nilai sel A2 lima kali
  • Bila A2 isinya 6, kalikan nilai sel A2 enam kali
  • Bila A2 isinya 7, kalikan nilai sel A2 tujuh kali
  • Bila A2 isinya 8, kalikan nilai sel A2 delapan kali
  • Bila A2 isinya 9, kalikan nilai sel A2 sembilan kali
  • Bila A2 isinya 10, kalikan nilai sel A2 sepuluh kali
  • Bila A2 isinya 11, kalikan nilai sel A2 sebelas kali
  • Bila A2 isinya 12, kalikan nilai sel A2 duabelas kali

Mengingat penggunaan fungsi IF berturut-turut dalam satu formula maksimal hanya dapat dilakukan sebanyak 7 kali, maka bila kita membutuhkan lebih dari 7 kali (pada contoh di atas 12 kali), hal itu dapat dilakukan dengan trik berikut ini.

kondisi 1 hingga 7 dilakukan berturut-turut, setelah itu digunakan tanda plus (+) lanjutkan dengan kondisi ke 8 hingga 10, gunakan lagi tanda plus (+) dan lanjutkan dengan kondisi 11 dan 12.

Penulisan formulanya sebagai berikut :

IF(A2=1,A2,IF(A2=2,A2*2,IF(A2=3,A2*3,IF(A2=4,A2*4,IF(A2=5,A2*5,IF(A2=6,A2*6,IF(A2=7,A2*7)))))))+IF(A2=8,A2*8,IF(A2=9,A2*9,IF(A2=10,A2*10)))+IF(A2=11,A2*11,IF(A2=12,A2*12))

rumus excel if

Contoh penggunaan fungsi IF lebih dari 7 kali berturut-turut

Fungsi logika banyak diperlukan untuk digabungkan dengan fungsi-fungsi yang lain. Oleh karenanya, Anda bisa mendapati contoh-contoh pemakaian fungsi logika terutama fungsi IF pada contoh-contoh fungsi yang lain.

Itulah 7 rumus excel IF beserta contohnya, Download semua contoh di atas di link berikut : Download Rumus Excel IF

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda tidak perlu repot lagi menggunakan sistem manual seperti excel. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Aplikasi Penggajian Karyawan Terbaik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *