Cara Menguji Soft Skill Calon Karyawan

menguji soft skill calon karyawan

Ketika mengadakan perekrutan, ada beberapa skill yang dapat Anda lihat secara langsung dari seseorang. Misalnya, tes membuat artikel untuk melihat kemampuan menulis, pertanyaan yang sulit untuk melihat ketahanan kandidat dalam tekanan, hingga meminta kandidat untuk memaparkan pengalaman kerjanya.

Tapi bagaimana caranya jika Anda ingin menguji soft skill calon karyawan, seperti kemampuan kerja dalam tim dan empati saat wawancara kerja? Simak ulasan berikut ini tentang cara menguji soft skill calon karyawan.

1. Minta Mereka Ceritakan Pengalaman Saat Bekerja dalam Tim

Tanyakan pengalaman mereka ketika bekerja dalam tim di tempat bekerja sebelumnya. Jika ada kandidat yang mengatakan bahwa hanya karena dialah sebuah tim baru bisa berjalan dengan lancar, maka ia bukan kandidat yang tepat bagi Anda.

Sikap seperti itu menunjukkan bahwa ia bisa dengan mudah meremehkan orang lain dan tidak bisa bekerja sama. Namun, bagaimana jika memang tim tersebut benar “tertolong” oleh kehadiran kandidat? Seseorang yang bekerja dalam tim dengan baik akan memberikan penjelasan berbeda.

Ia akan menceritakan pengalamannya dengan menunjukkan sikap inisiatif, kepemimpinan, dan pemikiran kreatif. Ia tidak akan menganggap dirinya adalah yang terhebat dalam tim.

Baca juga:  Inilah Pengertian dan Fungsi Talent Management

Kandidat yang patut Anda pertimbangkan adalah mereka yang menceritakan kontribusi anggota tim lainnya di samping kemampuannya untuk bekerja sama dengan baik demi mencapai tujuan.

2. Tanyakan Saat Ketika Kandidat Meminta Bantuan Orang Lain

Kandidat karyawan berkualitas tahu jawaban apa saja yang membuat dirinya patut untuk dipertimbangkan ketika ditanyakan hal tersebut.

Jika ada yang menjawab, “Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya meminta bantuan kepada orang lain,” maka artinya orang tersebut hanya memikirkan jalan pintas untuk membuat dirinya tampak hebat.

Selain egois, ia juga bisa berlaku sewenang-wenang karena saat ia melakukan kesalahan ia tidak akan mengakuinya. Pasalnya tidak mungkin ada seseorang yang tidak pernah membutuhkan bantuan orang lain dalam hidup atau pekerjaannya.

3. Tanya Mengenai Kelemahan Atau Kesalahan Terbesar Kandidat

Kandidat yang mengidentifikasikan sebuah kelemahan atau kesalahan tertentu dan pada akhirnya bisa belajar dari orang lain atau dari pengalaman tersebut adalah orang yang harus Anda pertimbangkan.

Seseorang yang mau belajar dari kesalahan dan orang lain yang lebih berpengalaman adalah orang yang siap mempelajari sesuatu yang baru untuk posisi/jabatan yang baru pula.

Baca juga:  Cara Memilih Aplikasi Penggajian untuk UKM

Sumber:
TheMuse: How to Test for Soft Skills in an Interview

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *