Mengenal Strategi Manajemen Kinerja dan Bagaimana Merancangnya

Back to Pos
strategi manajemen kinerja

Mengenal Strategi Manajemen Kinerja dan Bagaimana Merancangnya – Sebuah perusahaan dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan ketika perusahaan tersebut memiliki manajemen kinerja yang terarah.

Pada dasarnya, manajemen kinerja adalah proses yang berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan dan penerapan hukum dalam perusahaan dalam kaitannya setiap karyawan bekerja sesuai tugas mereka.

Kunci utama untuk mengukur manajemen kinerja yang baik adalah mengetahui dan mengidentifikasi hard dan soft elemen yang ada.

Maka dari itu, sebagai pemilik perusahaan Anda harus jeli dalam menentukan strategi manajemen kerja agar bisa diterapkan dan dijalankan oleh seluruh aspek perusahaan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Berikut beberapa hal yang penting dalam membuat strategi manajemen kinerja tersebut.

Banner KaryaOne - Software Talent Management Terbaik

Mengenal Strategi Manajemen Kinerja dan Bagaimana Merancangnya

Tentukan Tujuan Perusahaan

Karyawan Anda tidak akan bekerja dengan baik sesuai apa yang diinginkan apabila tujuan utama perusahaan tidak jelas. Baik itu yang berkaitan dengan nilai-nilai perusahaan maupun hal-hal yang sebenarnya sepele namun itu penting.

Misalnya saja, mengenai metode kerja, kontrak kerja yang jelas dan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan hal lainnya.

Untuk menentukan tujuan perusahaan, juga penting untuk melihat sumber daya yang dimiliki perusahaan. Baik itu sumber daya untuk kegiatan operasional maupun sumber daya manusia. Kedua faktor ini penting untuk mencapai tujuan utama perusahaan nantinya.

Lalu, Anda dapat melakukan survei apakah tujuan perusahaan tersebut dapat relevan dengan kondisi saat ini.

Melakukan Feedback Secara Berkala

Setelah menentukan tujuan perusahaan yang jelas dan melakukan survei, saatnya bagi Anda untuk melakukan feedback secara berkala.

Dalam strategi manajemen kinerja, feedback berkala ini merupakan elemen penting untuk mengetahui sejauh mana tujuan perusahaan tersebut dijalankan.

Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kejutan yang ada ketika menjalankan operasional perusahaan.

Feedback dilakukan dengan tujuan sebagai pembinaan kinerja baik bagi para karyawan, maupun jajaran direksi perusahaan.

Sebab, tidak jarang perusahaan tertentu ketika mengalami permasalahan cenderung menyalahkan karyawan, padahal sebenarnya bukan karena hal tersebut.

Maka, penting kiranya untuk mendengarkan feedback dari karyawan Anda.

Pembagian Kerja yang Terstruktur dengan Baik

Strategi manajemen kinerja lainnya yang perlu diperhatikan adalah mengenai pembagian kerja. Kerap kali dalam sebuah pekerjaan, antar karyawan maupun antara karyawan dengan direksi perusahaan saling lempar tanggung jawab.

Sebenarnya, ini bisa diatasi dengan menggunakan manajemen kinerja ini ketika job description yang dibuat jelas dan terarah.

Banyak dari kejadian seperti itu yang dikarenakan job description tidak terarah dengan baik dan rancu. Sehingga, karyawan Anda pun akan kebingungan ketika melakukan pekerjaannya.

Ingat, tidak adanya pembagian kerja yang baik akan berdampak buruk pada perusahaan. Perusahaan pun wajib melakukan pembagian kerja sesuai dengan porsi karyawan dan mengedukasi karyawan secara berkala. Terutama, ketika karyawan tersebut mendapatkan tugas baru.

Menggunakan Teknologi

Di era dengan perkembangan teknologi, cukup mustahil jika perusahaan tidak membutuhkannya dalam pembuatan strategi manajemen kinerja.

Adanya software khusus dalam membuat manajemen kinerja ini tentu sangat memudahkan perusahaan. Khususnya dari segi efisiensi waktu yang dibutuhkan.

Misalnya perusahaan Anda cukup besar dan tidak mungkin untuk mengumpulkan seluruh karyawan yang ada.

Anda bisa menggunakan fitur-fitur yang ada dalam software tersebut seperti meeting online, mengisi kuesioner dan hal lain yang berhubungan dengan elemen-elemen dalam merancang strategi manajemen kinerja.

Melakukan Evaluasi Berkala

Terakhir yang perlu dilakukan oleh perusahaan ketika merancang strategi manajemen kinerja adalah dengan melakukan evaluasi secara berkala.

Evaluasi bisa dilakukan paling tidak satu bulan sekali untuk melihat seberapa efektifkah manajemen kinerja tersebut selama kurun waktu yang telah ditentukan.

Dengan adanya evaluasi ini perusahaan menjadi mengetahui apa sajakah hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh para karyawan, jajaran direksi, dan semua aspek di perusahaan dalam mencapai sebuah target yang ditentukan. Jika dirasa ada hal-hal kurang efektif maka perlu adanya perubahan.

Itulah beberapa ulasan singkat mengenai strategi manajemen kinerja dan bagaimana cara merancang strategi tersebut agar dapat berjalan efektif.

Referensi : Hrdailyadvisor.blr.com

____________

KaryaOne adalah aplikasi berbasis web untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Pos