Strategi Menjaga Kinerja dan Performa Karyawan

Kinerja dan Performa Karyawan

Masih banyak manajer perusahaan merasa bahwa salah satu tugas yang sulit dilakukan adalah mengatur karyawan mereka. Mungkin para manajer bisa dengan mudah mengatur fasilitas kantor, jadwal pekerjaan, laporan keuangan dan sebagainya. Sementara mereka akan dihadapkan dengan kesulitan ketika diminta mengatur karyawan.

Jika hal ini terjadi pada Anda dan para karyawan tidak bisa menunjukkan keunggulan dalam pekerjaannya, maka setidaknya ada dua alasan, yaitu:

1) Karyawan tidak bisa

2) Karyawan tidak ingin

Tidak ada teori tertentu yang bisa menjelaskan permasalahan ini melainkan hanya dua faktor tersebut. Ada kemungkinan karyawan terhambat karena faktor internal dan eksternal. Atau memang karena mereka tidak ingin melakukan pekerjaan dan menunjukan performa dirinya.

Seorang manajer harus memikirkan dua penyebab ini sebagai dua hal yang terpisah sehingga membutuhkan analisis dan solusi yang tepat.

Identifikasi dan Eliminasi Hambatan

Tidak peduli berapa kali Anda meminta, menuntut, membujuk atau bahkan mengemis pada karyawan agar meningkatkan kinerja mereka, belum tentu mereka mau melakukannya. Mengapa? Ternyata tidak sedikit karyawan yang enggan menyalurkan kreatifitasnya, karena memang mereka tidak bisa sehingga memberikan banyak alasan. Faktor “tidak bisa” ini menjadi sebuah kesalahan besar disamping kemalasan seseorang.

Baca juga:  Apa Itu HRIS (Human Resource Information System)?

Coba tanyakan, apa sebenarnya kesulitan yang mereka hadapi sehingga menghambat pekerjaannya. Kemudian, identifikasi hambatan-hambatan tersebut berdasarkan kategori :

  • Batasan Fisik
  • Waktu
  • Fasilitas
  • Pengetahuan

Proses identifikasi ini merupakan hal yang sangat mudah. Karyawan cukup memikirkan mengenai diri mereka sendiri dan cari apa yang dirasa sulit ketika bekerja. Pastikan mereka bisa berbicara terbuka dengan Anda sehingga perusahaan juga dapat membantu mengatasi hambatan tersebut.

Selanjutnya, hal yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan hambatan itu. Bagian ini lebih mudah dilakukan karena karyawan sudah membayangkan solusi di kepala mereka ketika menjelaskan hambatan yang terjadi. Misalnya, “Jika saya memimpin perusahaan ini, maka saya akan …,”. Minta karyawan untuk lebih aktif menyampaikan ide dan dorong mereka untuk menerapkan solusi tersebut. Berikan karyawan kesempatan kedua, dan puji mereka ketika berhasil.

Mendukung Kesuksesan Karyawan

Salah satu hal terbaik mendorong keunggulan dan kesuksesan karyawan dengan cara menghilangkan hambatan apabila Anda berhasil mengatasi semua faktor utama tadi. Hal ini kemudian memperlihatkan mana saja karyawan yang memang berprestasi dan mana yang harus diganti.

Mengganti karyawan memang bukan tugas yang mudah, namun Anda juga tidak bisa menunda hal ini demi kemajuan perusahaan. Cara ini secara tidak langsung mendorong kinerja karyawan sekaligus menghargai mereka yang sudah bekerja keras.

Baca juga:  7 Alasan Mengapa HRD Dibenci Banyak Karyawan

Sumber :

TheBalance: Managing Employee Behavior and Performance With Employee Engagement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *