Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja yang Benar

surat izin tidak masuk kerja

Untuk bisa mendapatkan izin tidak masuk kerja tentu saja Anda harus membuat dan mengajukan surat izin terlebih dahulu, baik ke atasan atau bagian HRD (Human Resources Development) di perusahaan.

Izin tidak masuk kerja biasanya digunakan ketika seorang karyawan membutuhkan waktu libur untuk mengurusi hal-hal seperti memperpanjang SIM, merawat anak atau orang tua yang sedang sakit, menghadiri acara khusus yang tidak bisa diwakilkan dan sebagainya.

Setiap perusahaan memiliki ketentuan masing-masing mengenai prosedur untuk memberikan izin tidak masuk kerja, namun pada umumnya karyawan terkait wajib mengajukan permohonan terlebih dahulu.

Berikut contoh surat izin tidak masuk kerja yang benar.

Apa Saja yang Harus Dicantumkan?

Jika Anda merupakan karyawan baru, lebih baik diskusikan dengan rekan kerja atau atasan langsung Anda mengenai hal-hal apa saja yang harus dicantumkan di dalam surat.

Pada dasarnya ada empat hal yang harus dijelaskan, yaitu:

  • Alasan mengapa Anda tidak bisa masuk kerja
  • Hal-hal apa saja yang sekiranya bisa tetap Anda kerjakan sebelum atau bahkan saat tidak masuk kerja, seperti pelatihan untuk pengganti sementara atau kesediaan Anda untuk tetap menerima telepon dari kantor jika memang terdapat pertanyaan yang berkaitan dengan pekerjaan Anda
  • Tanggal mulai dan berakhirnya izin
  • Ucapan terima kasih apabila diberikan izin
Baca juga:  Pengertian Dana Pensiun, Manfaat dan Perhitungannya

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Jika Anda masih belum yakin bagaimana cara membuatnya, lihat template contoh surat izin tidak masuk kerja di bawah ini untuk memudahkan Anda:

Rian Iskandar
Jl. Gading Kirana
Jakarta Utara, Kelapa Gading 14250
087856813554

02 Januari 2018

Boby Saputra
Manager
Web Development
Jl. Gading Kirana VI
Jakarta Utara, Kelapa Gading 14250

Kepada Yth. Bapak/Ibu (…)

Melalui surat ini saya mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja. Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya, saya ingin meminta izin tidak masuk kerja dari tanggal (…) hingga (…).

Saya akan kembali bekerja pada tanggal (…)

Silakan menghubungi saja jika ada sesuatu yang dibutuhkan selama saya tidak hadir bekerja di kantor.

Terima kasih banyak atas pengertian yang diberikan kepada saya.

Dengan hormat,

(tanda tangan)

(Rian Iskandar)

Cara Membuat Email Izin Tidak Masuk Kerja

Selain surat resmi dalam bentuk fisik (hardcopy), Anda juga bisa mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja melalui email seperti di bawah ini:

Subject: Izin Tidak Masuk Kerja – Rian Iskandar

Dear Santi (HRD)

Seperti yang telah dibicarakan sebelumnya, saya ingin mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja. Saya berencana untuk izin dari tanggal 3 Oktober 2017 sampai 6 Oktober 2017 dan kembali masuk kerja pada tanggal 7 Oktober 2017.

Baca juga:  Apa itu CV (Curriculum Vitae) dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Jika diizinkan, saya dengan senang hati akan menyusun cara untuk menyelesaikan pekerjaan selama saya tidak masuk. Saya juga bersedia untuk dihubungi selama masa izin saya jika ada pertanyaan atau kebutuhan.

Jika Bapak/Ibu memiliki pertanyaan lain, silahkan hubungi saya. Terima kasih banyak atas pengertian yang diberikan kepada saya.

Dengan hormat,

(Rian Iskandar)

Itulah contoh cara membuat surat izin tidak masuk kerja bagi karyawan. Akan tetapi cara manual seperti ini masih terbilang merepotkan para HRD dalam mengelola tugas-tugas administrasi perusahaan, apalagi jika perusahaan memiliki karyawan yang cukup banyak.

Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan aplikasi HR yang mampu mengelola absensi, izin, cuti bahkan sampai penggajian karyawan dengan cepat dan mudah.

Semua kemudahan yang mampu mengurangi pekerjaan administrasi HR tersebut telah difasilitasi oleh KaryaONE, yang merupakan salah satu solusi HRIS berbasi cloud yang bisa digunakan HR officer di era digital saat ini.

Dengan fitur lengkap KaryaONE, HR officer dapat lebih banyak menghabiskan waktu memikirikan strategi dalam mengelola hubungan karyawan tanpa terganggu urusan administrasi lagi.

Sumber:
TheBalance: Formal Leave of Absence Letter Request Example

Comments (2)

  • Santoso Reply

    Assalamualaikum, saya mau bertanya, apabila kita izin kerja karna sakit atau ada keperluan mendadak, kapan sebaik nya surat izin diberikan kepada atasan atau hrd?
    Terima kasih

    Februari 15, 2018 at 9:26 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Halo Santoso,
      Tergantung kebijakan masing-masing perusahan, Anda bisa meminta ijin secara informal melalui surat elektronik atau pesan teks kepada atasan/tim Anda sebelum Anda tidak masuk bekerja. Surat izin formal diberikan segera setelah Anda kembali lagi bekerja.
      Namun, jika perusahaan sudah memiliki sistem online untuk mengurus izin, Anda harus melakukannya sebelum pergi untuk keperluan mendadak.

      Maret 20, 2018 at 1:56 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *