Efektif kah Sistem Take Home Pay dalam Suatu Perusahaan

take home pay

Istilah take home pay seringkali menjadi perdebatan di kalangan karyawan. Benar saja, istilah ini berhubungan erat dengan sistem gaji setiap bulannya.

Maka tidak jarang yang mempertanyakan bagaimana kantor atau tempat ia bekerja dalam menggunakan skema pemberian gaji pada karyawannya.

Lain lagi dengan seseorang yang bekerja pada divisi Sumber Daya Manusia. Istilah take home pay sudah sangat akrab denganya.

Seberapa efektif take home pay pada suatu perusahaan?

Banner KaryaOne - Payroll Software Indonesia

Apa itu Take Home Pay (THP)

Istilah ini memang sering didengar banyak orang, terutama karyawan. Tapi, tidak semuanya memahami arti sebenarnya dari THP.

Istilah take home pay sendiri mengacu pada sistem pemberian gaji yang utuh pada setiap pekerja di suatu perusahaan.

Gaji yang diberikan sudah termasuk insentif pada setiap bulannya, serta pengurangan-pengurangan. Misalnya, insentif kerja lembur, dan pengurangan untuk biaya asuransi.

THP memiliki arti yang sama dengan gaji bersih. Artinya, gaji yang didapat setiap karyawan adalah pendapatan mereka yang rutin didapat setiap bulannya. Tentu saja, semuanya telah menyesuaikan dengan aturan pemerintah.

Dengan menggunakan sistem THP, itu artinya seorang karyawan tidak lagi dibebankan biaya tambahan setelah menerima gaji, karena semuanya telah dihitung dalam gaji bulanan.

THP bukan Gaji Pokok

Ini adalah kekeliruan yang sering terjadi di kalangan pekerja. Biasanya, pekerja beranggapan bahwa THP tidak ada bedanya dengan gaji pokok.

Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda. Take home pay adalah gabungan dari gaji pokok dan insentif, serta pengurangan-pengurangan.

Jumlahnya dari THP bisa lebih dari gaji pokok karena adanya insentif. Nominal juga bisa setara atau bahkan lebih kecil dari gaji pokok, terutama saat memiliki banyak pengurangan atau cicilan pada perusahaan.

Aspek Gaji pada sistem THP

Seperti dijelaskan pada poin di atas, sistem take home pay tidak hanya terdiri dari gaji pokok. Pada umumnya, manajemen SDM pada suatu perusahaan akan menyampaikan sistem pemberian gaji pada karyawan di awal waktu.

Oleh karena itu, sistem penggajian menjadi jelas, berapa besaran yang akan didapat berupa gaji pokok, insentif, dan juga potensi pengurangan-pengurangan.

Secara garis besar, sistem gaji THP terdiri dari gaji pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap. Semua aspek ini sudah tertuang dalam surat perjanjian kerja pada pertama kali masuk.

Gaji tetap setiap perusahaan berbeda-beda. Tapi secara umum, tidak terpaut jauh dari Upah Minimum Regional daerah setempat.

Keunggulan Menggunakan Sistem Take Home Pay

Ada banyak keuntungan dalam menggunakan sistem take home pay, baik untuk perusahaan maupun pekerja.

Dengan menggunakan sistem ini, kedua belah pihak tidak disibukkan dengan hitung-hitungan panjang, karena semuanya bermuara pada gaji bersih tanpa embel-embel tambahan dan pengurangan setelah karyawan menerima upahnya.

Dari sisi perusahaan, manajemen Sumber Daya Manusia tidak perlu membuat perhitungan dengan skema yang rumit.

Misalnya, dengan THP, manajemen SDM tidak harus melakukan banyak transaksi melalui perbankan hanya untuk satu karyawan.

Saat ini, sebagian perusahaan menggunakan fasilitas payroll yang disediakan perbankan untuk memudahkan pemberian gaji.

Sedangkan dari sisi karyawan, sistem THP memberikan jaminan gaji tanpa ada aktivitas keuangan selanjutnya dengan perusahaan.

Seorang pekerja hanya perlu menerima gaji bersih yang sudah termasuk gaji pokok, tunjangan, dan potongan pengurangan.

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem THP masih memiliki banyak keunggulan dibanding kelemahan.

Ini artinya, take home pay masih sangat efektif untuk diterapkan di perusahaan untuk pemberian gaji kepada karyawannya.

Kemudahan-kemudahan akan meminimalisir tersitanya waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk pekerjaan lain.

Sumber : myaccountingcourse.com

__________
KaryaONE adalah HR dan Software Payroll Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *