Beberapa Tipe Face Shield Untuk Melindungi Diri Dari Virus Corona

tipe face shield

Tipe face shield terbaik untuk melindungi diri dari paparan virus memiliki bentuk seperti masker. Alat perlindungan ini bisa dibuat sendiri di rumah. Langkahnya sangat mudah, asalkan tahu pola dan telah menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan.

Face shield atau pelindung wajah merupakan salah satu peralatan yang berguna dalam dunia medis. Alat yang fungsional ini disarankan juga bagi setiap orang di tengah merebaknya virus corona. Pasalnya, peralatan ini dipandang sangat tepat untuk melindungi dari kontak dengan virus.

Diketahui bahwa virus corona ini sangat mudah untuk menular. Penularannya melalui cairan yang dikeluarkan oleh pasien. Ketika cairan ini keluar melalui bersin dan batuk, virus akan beterbangan di sekelilingnya.

Virus akan hinggap dan menjangkiti orang lain melalui beberapa titik. Diantaranya adalah melalui mata, hidung maupun mulut. Oleh karenanya, membentengi keseluruhan bagian wajah dengan beberapa tipe face shield diharapkan mampu menghindarkan penyebaran virus tersebut.

Kelebihan Dari Face Shield

Para ahli menyarankan agar masyarakat mulai menggunakan tipe face shield sebagai ganti dari masker. Hal ini disebabkan oleh masker yang hanya menutup area hidung dan mulut. Sementara area mata masih terbuka sehingga potensi virus untuk masuk masih sangat besar.

Penggunanya tidak hanya petugas medis yang berjuang di lapangan saja. Tetapi masyarakat umum juga disarankan untuk memaksimalkannya. Terlebih ketika masyarakat masih sering keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan seperti bekerja.

Alat pelindung wajah ini lebih unggul dibandingkan masker. Ini bisa dilihat dari kelebihan yang diberikannya. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. Skema Perlindungannya Lebih Maksimal

Bicara tentang manfaatnya, pelindung wajah ini dinilai lebih baik. Kondisi ini tidak lepas dari bentukan alat yang menutupi seluruh area wajah. Mulai dari bagian atas kepala sampai bagian bawah (dagu).

Ini berarti bahwa berbagai titik wajah yang normalnya dimanfaatkan virus untuk masuk akan tertutup. Hasilnya, virus bisa dihindari dan pemutusan rantai penyebarannya akan segera terealisasi.

  1. Tahan Lama Dan Nyaman Dipakai

Pelindung wajah ini dibuat dari berbagai bahan. Mulai dari plastik maupun PVC yang dikombinasikan dengan berbagai bahan untuk mengaitkannya.

Jika dilihat secara sekilas, alat ini hampir mirip seperti sebuah helm kaca. Memiliki tameng yang transparan di depan muka.

Kelebihan dari alat pelindungan ini ialah durasi alat lebih lama. Hal ini disebabkan oleh fleksibilitas alat. Maksudnya, alat ini bisa dipakai dan dicuci kembali setelah digunakan. Setelah itu bisa dipakai lagi asalkan tidak mengalami kerusakan.

Tidak hanya itu saja, pelindung wajah ini juga nyaman dipakai. Betapa tidak, bantalan yang dijadikan tempat menyematkan pvc atau plastik transparan terbuat dari bahan yang empuk. Dan alat ini match di kepala penggunanya.

Tipe-tipe Face Shield

Cukup banyak tipe face shield yang dijadikan sebagai pelindung wajah. Hanya saja, jenis ini akan sangat cocok bila digunakan oleh para pekerja. Meskipun demikian, tidak ada salahnya untuk menggunakannya.

  1. Face Shield Visor

Jenis ini dibuat dari bahan transparan sebagai pelindung wajah dengan berbagai variasi ketebalan. Ada yang dibuat dari mika, PVC ataupun plastik.

Bagian atasnya dibuat seperti pelindung kepala, lantas disatukan dengan window dari bahan terpilih dengan cara dibaut. Kelebihannya ialah windownya bisa dinaikkan atau diturunkan sesuai penggunaan.

Tidak hanya itu saja, window ini juga bisa diganti ketika sudah mengalami kerusakan. Caranya dengan menyediakan bahan transparan, kemudian disatukan seperti layaknya kaca helm.

  1. Face Shield Dengan Topi

Tipe face shield yang kedua ini lebih fungsional. Betapa tidak, perlindungannya mencakup area wajah dan kepala. Karena memang peralatan ini dibuat dengan memaksimalkan sebuah topi berbahan keras yang dilengkapi dengan window berupa bahan transparan.

Pemanfaatannya juga lebih mudah. Anda akan sangat nyaman ketika mengenakannya. Karena bagian topinya sudah disesuaikan dengan ukuran kepala sehingga bisa langsung match.

Cara Membuat Pelindung Wajah

Melihat fungsional dari alat pelindung wajah ini, banyak dari kalangan masyarakat yang mulai meliriknya. Berbagai cara dilakukan untuk menciptakan face shield yang murah namun berfungsi maksimal.

Pembuatannya juga tidak memakan waktu yang lama. Anda hanya perlu menyediakan beberapa material yang diperlukan. Kemudian mengerjakannya sesuai dengan pola tertentu.

Di sini, kami akan menunjukkan cara membuat salah satu tipe face shield yang paling sederhana. Bahan yang diperlukan adalah busa, karet, plastik mika dan lem tembak. Untuk proses pembuatannya adalah sebagai berikut ini.

  1. Potong Bahan Face Shield

Langkah pertama ialah memotong sejumlah bahan. Diantaranya adalah busa dan plastik mika itu sendiri. Ukurannya hampir setengah lingkaran di area muka.

Busa sendiri nantinya dijadikan penopang bagi mika. Nah, potongan mikanya dibuat mirip seperti kaca helm. Yang penting, panjang, lebar dan tingginya sudah cukup untuk menutupi seluruh area wajah.

  1. Menyatukan Bahan

Setelah pemotongan selesai, kini Anda perlu menyatukan potongan mika dengan busa. Caranya dengan memanfaatkan lem tembak.

Lem pada bagian dasar mika yang akan direkatkan pada busa. Jika sudah, tempelkan secara perlahan sampai benar-benar merekat kuat. Kemudian, Tambahkan karet yang bentuknya melingkar seukuran kepala di bagian tersebut.

Alat pelindung muka berhasil dibuat. Anda bisa mulai menggunakannya ketika berada di luar ruangan.

Cara Menggunakan Pelindung Wajah

Pelindung wajah ini bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Khususnya ketika ingin keluar rumah. Tapi, bisa juga dikenakan di dalam rumah semisal bila kontak langsung dengan hewan peliharaan.

Agar tipe face shield ini bisa tetap steril, Anda perlu menggunakannya secara benar. Sebelum memakainya, Anda disarankan untuk mencuci tangan dengan air hangat. Selain itu, Anda juga perlu mencucinya dengan sabun selama beberapa detik.

Tujuan dari cuci tangan tidak lain untuk menghilangkan bakteri atau virus yang mungkin menempel pada area tangan. Baru setelah itu, Anda bisa mengambil pelindung wajah dengan memegang bagian karetnya saja.

Tarik karetnya dan letakkan di area kepala. Pelindung wajah yang pas biasanya busanya menempel pas pada area dahi. Karetnya sendiri bisa dilingkarkan ke kepala, atau bagian atas telinga agar lebih kuat.

Untuk penggunaannya, diusahakan agar pemakaiannya memberikan kenyamanan. Setidaknya, Anda masih bisa bernafas dengan bebas. Artinya, material mika tidak terlalu menempel pada hidung yang membuat Anda kesulitan bernafas.

Setelah tidak digunakan, lepas pelindung ini melalui karet tadi. Sebaliknya, hindari memegang area depan yang mana menjadi tameng utamanya.

Kemudian, cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun. Setelah itu, cuci bagian mika dengan detergen atau semacamnya. Begitu pula dengan beberapa bagian face shield tersebut.

Jemur untuk proses pengeringannya. Lantas, simpan di tempat yang bersih. Ketika Anda ingin keluar rumah di hari berikutnya, Anda bisa memakainya lagi dengan prosedur di atas.

Agar instruksi pemerintah dalam memutus rantai covid 19 berhasil, pastikan Anda dan keluarga melindungi diri dengan baik. Mulai dari pemanfaatan salah satu tipe face shield, sampai dengan menerapkan physical distancing di lingkungan Anda.

Referensi : Eight face shields designed to protect coronavirus healthcare workers

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *