10 Tipe Recruiter, Anda Termasuk yang Mana?

tipe recruiter

Sama seperti orang biasa, tentu saja ada banyak kepribadian atau tipe recruiter di luar sana. Ada recruiter yang mempedulikan kepribadian para pelamar, namun ada juga yang hanya mementingkan kemampuan pelamar kerja.

Namun, terlepas dari hal itu, setiap recruiter wajib membuat keputusan berdasarkan kepentingan dan kebutuhan perusahaan.

Seorang recruiter yang baik bisa melihat dan menilai orang calon kandidat dari berbagai sisi sehingga mampu mengambil keputusan terbaik. Setidaknya ada 10 tipe recruiter yang bisa dibedakan dalam menjalankan pekerjaannya.

1. Si Tradisional

Mungkin ada banyak orang yang menganggap tipe ini kuno karena terlalu berpegangan pada aturan yang baku dan cara-cara tradisional. Tipe ini tidak pernah memanfaatkan teknologi HR yang ada walaupun mereka mengetahui caranya.

Mereka berpendapat tidak ada cara terbaik untuk merekrut dan menjalin hubungan dengan pelamar selain berkomunikasi dan berjabat tangan secara langsung.

2. Si “Ingin Lebih Dekat”

Tipe recruiter ini sangat mementingkan kandidat, tidak hanya karena bakat dan kemampuan para kandidat, namun juga karena pekerjaan dan keputusan yang nanti mereka ambil akan sekaligus merefleksikan diri mereka. Tipe ini ingin mengenal lebih dekat kandidat yang direkrut untuk memastikan dirinya merekrut orang terbaik.

3. Si Networker

Demi memenuhi KPI dari perusahaan dan menjalankan pekerjaan dengan baik, tipe networker ini selalu mengembangkan hubungannya dengan banyak orang termasuk para pelamar.

Ia ingin memiliki sebanyak mungkin koneksi atau jaringan untuk membantu pekerjaannya walaupun orang tersebut merupakan mantan karyawan, kandidat yang gagal atau pencari kerja pasif.

Baca juga:  Metode Penilaian Kinerja Karyawan Perusahaan

4. Si Pengenal Millennial

Tipe ini mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi serta informasi yang ada untuk merekrut generasi millennial. Mereka mengenal dengan baik apa yang dicari dan diinginkan oleh kaum millennial dalam dunia kerja sehingga tahu strategi yang tepat untuk merekrut.

5. Si Stalker

Walaupun ada banyak recruiter yang mengklaim bahwa dirinya mengetahui banyak hal tentang kandidat, namun ternyata tipe stalker ini mampu mengalahkan mereka.

Tipe recruiter stalker memiliki segudang informasi mengenai kandidat yang melamar, bahkan misalnya tentang di mana tempat mereka biasa menghabiskan waktu untuk bersantai.

Tipe stalker akan menjelajahi internet termasuk media sosial para kandidat untuk mencari informasi yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan.

6. Si Peduli Budaya Perusahaan

Tipe ini beranggapan bahwa setiap calon karyawan harus sesuai dengan budaya perusahaan yang ada, apalagi jika berbicara tentang karir jangka panjang di perusahaannya. Mereka akan memastikan apa yang sebenarnya dicari oleh setiap kandidat dan dari mana pelamar berasal.

Mereka juga akan memperhatikan CV pelamar secara seksama dan ketika orang tersebut dirasa tidak cocok dengan budaya perusahaan, maka mereka secara langsung menggugurkannya.

7. Si Peduli Sumber Langsung

Tipe recruiter yang satu ini sangat suka untuk menghampiri langsung berbagai sumber untuk mencari informasi tertentu mengenai kandidat.

Baca juga:  Tips Posting Lowongan Kerja Online

Tipe ini akan mencari tempat-tempat yang relevan dengan kebutuhan perusahaan akan suatu posisi. Misalnya saja membuka stand di acara job fair atau memasang poster informasi lowongan di universitas tertentu.

Mereka menolak untuk menjelajahi internet dan mengandalkan iklan lowongan kerja online.

8. Si Maestro

Di samping pekerjaan utamanya untuk merekrut, tipe ini selalu ingin bisa mengembangkan dan meningkatkan cara-cara perekrutan yang baru. Ia terobsesi untuk membuat proses rekrutmen yang lebih efisien bahkan dengan menciptakan metode sendiri.

9. Si Penggila Teknologi

Tipe recruiter ini sangat mengandalkan teknologi untuk membantu pekerjaannya dalam merekrut karyawan baru. Ia akan menggunakan gadget, tool dan aplikasi untuk menemukan kandidat terbaik bagi perusahaan.

Bahkan tipe ini juga selalu menggunakan teknologi terbaru dalam aktivitas keseharian pekerjaannya seperti mengatur strategi perekrutan, mobile and social recruiting, membuat iklan lowongan kerja online, retargeting, menganalisis data dan sebagainya.

10. Si Totalitas

Jika biasanya recruiter hanya menjalankan pekerjaan mereka untuk mencari dan merekrut kandidat terbaik, tipe ini melakukan lebih daripada itu. Mereka berusaha untuk bekerja sama dengan semua pihak demi menemukan kandidat yang memang cocok untuk tim atau posisi tertentu.

Ia ingin memastikan orang pilihannya akan cocok dan relevan dengan divisi yang membutuhkannya. Tipe ini ingin menunjukkan totalitas dalam bekerja untuk perusahaan dengan merekrut orang-orang terbaik.

Sumber:
Recruiter: The 10 Types of Recruiter: Which One Are You?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *