Terlengkap! Tips Jualan dengan Digital Marketing

Tips Jualan dengan Digital Marketing – Dalam dunia bisnis, saat ini digital marketing menjadi cara yang umum dilakukan dalam menjual dan mempromosikan suatu produk ataupun jasa.

Seiring berkembangnya gaya kehidupan masyarakat dari media televisi atau media cetak menjadi media digital, membuat digital marketing menjadi strategi paling efektif dan efisien untuk menjual barang atau jasa.

Dalam berjualan menggunakan digital marketing Anda bisa menggunakan website, marketplace maupun sosial media seperti facebook, instagram, linkedin hingga tiktok, tidak lupa juga melalui email marketing.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini KaryaOne akan berbagi tips jualan dengan digital marketing tersebut.

Aplikasi HR Berbasis Cloud KaryaOne

Daftar Isi

Tips jualan menggunakan Website

Website sangat bisa digunakan untuk berjualan jika Anda tahu caranya. Website dikatakan hal yang harus dimiliki karena :

1. Identitas bisnis : Di dalam website pribadi, Anda bisa mencantumkan semua informasi bisnis tanpa dibatasi seperti di marketplace atau sosial media.

Contohnya Anda bisa mencantumkan alamat, produk/jasa Anda, fitur, keunggulan, event, artikel, berita, dll yang berkaitan dengan brand Anda.

2. Kepemilikan seutuhnya : Website dikatakan sebagai aset yang lebih aman dalam jangka panjang, Mengapa?

Karena kita tidak tahu pemilik platform lain seperti sosial media dan marketplace akan bertahan sampai kapan karena semakin ketatnya persaingan.

Bisa saja mereka bangkrut dan semua akun akan dihapus, pelanggan-pelanggan yang sudah mengenal Anda juga akan menghilang begitu saja.

Marketplace dan sosial media juga lebih rentan terhadap pencurian akun dibanding dengan website.

3. Data pelanggan sepenuhnya milik Anda : Dengan menggunakan website, Anda bisa menganalisa calon buyer dan buyer lebih leluasa dibandingkan dengan platform lain.

Anda bisa mengetahui nama, email, no handphone (didapatkan melalui formulir), jenis kelamin, behavior, device yang digunakan,dll (didapatkan melalui analytic google).

Meskipun Anda tidak mendapatkan penjualan langsung dari interaksi pertama, Anda bisa melakukan follow up, atau memberikan penawaran di kemudian hari dalam bentuk email marketing atau menghubungi langsung.

Jika Anda berjualan melalui sosial media atau marketplace, Anda tidak bisa mendapatkan informasi selengkap itu. Lalu data tersebut bisa dimanfaatkan platform lain untuk keperluan bisnis mereka.

Kita tahu bahwa sosial media dan marketplace memiliki fitur iklan berbayar, mereka mengelola data tersebut dan mengutamakan tampilan untuk pengguna berbayar.

Banyak orang yang hanya sekedar membuat website atau menggunakan jasa pembuat website tanpa memikirkan apakah berguna untuk meningkatkan penjualan atau tidak.

Membuat Website yang Relevan

Website yang relevan bukan dari sudut pandang anda sebagai pemilik website, tetapi dari sudut pandang konsumen atau visitor website.

Tanda relevan jika ada visitor web menemukan apa yang dicarinya ada di website anda, dia menjadi tertarik, suka, hingga terjadi order.

Inilah yang dimaksud relevan, bukan saja dari segi tampilan, tetapi semua satu kesatuan mulai dari desain, navigasi, content, termasuk kemudahan akses.

Memahami sebuah website relevan atau tidak bisa dicek antara jumlah pengunjung dibandingkan dengan jumlah order, minimalnya adalah 1-10 %.

Menerapkan SEO (Search Engine Optimization)

Semua website yang bertujuan untuk berjualan, mendapatkan banyak calon pelanggan, wajib menerapkan SEO.

Namun perlu anda tahu bahwa SEO itu jangka panjang proses nya antara 3-6 bulan bahkan satu tahun.

Tujuan utamanya agar bagian-bagian pada website banyak yang muncul di halaman Google dengan kata kunci yang ditargetkan.

Dalam kepentingan jangka panjang, website mudah mendapatkan pengunjung yang berpeluang sebagai calon customer.

Beriklan

Beriklan di internet tidaklah mahal jika dibandingkan di media iklan apapun. Punya website untuk jualan syaratnya harus ada pengunjungnya, salah satu caranya adalah dengan beriklan.

Salah satu cara iklan paling efektif dan efisien untuk mendapatkan penjualan adalah dengan Google Ads.

Dengan syarat produk atau jasa yang anda jual itu dicari orang melalui Google. Karena ada jenis-jenis produk yang tidak banyak orang mencari di Google.

Kesalahan umum dalam jualan dengan website

  1. Kurangnya Foto Produk
  2. Kurangnya Deskripsi Produk
  3. Proses Checkout yang Ribet
  4. Kurangnya Pilihan Pengiriman
  5. Website Tidak Responsive

Tips jualan menggunakan Marketplace

Marketplace banyak membantu dalam penjualan banyak para penjual online di Indonesia.

Karena memang marketplace-marketplace yang menjamur tersebut berani menggelontorkan uang untuk berpromosi di berbagai channel baik online maupun offline.

Sehingga sudah banyak sekali traffic yang masuk kedalamnya.

Kita sebagai penjual hanya perlu membuka toko dan berjualan di dalamnya.

Selain trafficnya yang tinggi, keunggulan menggunakan marketplace adalah karena gratis sehingga memudahkan Anda sebagai penjual dan juga untuk pembeli.

Oh iya, salah satu sebab marketplace ramai dikunjungi juga karena keamanannya. Uang pembeli tidak akan hilang, karena uang akan tertahan di marketplace sebelum barangnya sampai.

Jika barang sampai, maka uang baru akan diteruskan kepada si penjual. Dengan cara ini, pembeli pun merasa aman dan nyaman bertransaksi.

Tapi dengan segala kelebihan ini, menyebabkan membludaknya para penjual online di dalam marketplace.

Jika Anda tidak pandai bermain di dalamnya, maka akan sangat sulit bersaing disini, oleh sebab itu kami akan memberitahukan beberapa tips jualan laris di marketplace.

Pilih nama Toko yang Unik dan Mudah di Ingat

Karena di marketplace terdapat banyak sekali toko yang bertebaran, gunakanlah nama toko yang unik dan mudah diingat oleh calon pembeli.

Karena ciri khas tersebut akan membuat calon pembeli lebih mudah dalam mengingat toko Anda. Nama toko juga harus berhubungan dengan apa yang akan Anda jual.

Gunakan Logo Sebagai Foto Profil Toko Anda

Buatlah logo yang unik, kreatif, dan membuat orang mudah melihatnya. Anda bisa gunakan background warna merah atau kuning agar customer bisa stop scrolling dan menengok toko online Anda.

Jangan gunakan logo yang alay dan asal-asalan. Karena logo tersebut bisa membawa trust kepada calon pembeli Anda.

Jika anda bingung memulai darimana, maka mulailah dari aplikasi gratis pembuat logo, seperti aplikasi canva.

Jasa Ekspedisi yang Bervariasi

Jika Anda tinggal di kota besar, Kami sarankan pilih atau setting “enable” semua ekspedisi.

Karena terkadang ekspedisi yang bervariasi juga mempengaruhi calon pembeli dalam mengambil keputusan untuk membeli.

Anda bisa memilih JNE, JNT, SiCepat, GoSend, Wahana, dan lain sebagainya. Semakin banyak ekspedisi yang Anda sediakan, maka akan semakin bagus untuk bisnis Anda.

Deskripsi Produk yang Jelas

Kami sering menemukan toko yang tidak memberikan deskripsi produk yang jelas, atau jumlah stok warna yang jelas.

Anda pasti juga malas kan jika melihat penjual yang tidak menuliskan deskripsi dengan lengkap?

Maka buatlah deskripsi produk yang jelas dari fitur, warna, bahan, stok dan lain sebagainya. Karena hal ini sangat membantu calon pembeli dalam membeli sesuatu.

Gunakan Foto Asli yang Jelas

Salah satu hal yang membuat calon pembeli ragu adalah, foto produk yang nyomot di Google dan bukan foto “real.” Gunakanlah foto asli yang membuat pembeli percaya untuk membeli produk di Anda.

Biasanya orang akan malas membeli produk yang fotonya tidak asli dan tidak jelas. Apakah Anda juga begitu?

Harga Bersaing

Karena di marketplace adalah tempat banyak penjual berkumpul dengan berbagai macam produk dan harga.

Maka calon pembeli akan lebih mudah untuk memilih produk mana yang akan dibeli dengan membandingkan berbagai unsure, salah satunya dari segi harga.

Jika Anda bisa memberikan harga yang lebih terjangkau, itu akan lebih baik. Oleh sebab itu sebelum memberikan harga, lakukanlah riset terlebih dulu rentan harga dari kompetitor Anda.

Lalu Ingat! Jangan menjual harga semurah mungkin dan tidak memikirkan biaya pengemasan barang termasuk tenaga dan waktu Anda atau karyawan Anda. Sehingga Anda malah rugi.

Respon yang cepat

Berikan jam buka toko di marketplace Anda, misalkan jam 8 pagi sampai 6 sore. Nah di jam tersebut Anda harus standby membalas pertanyaan customer.

Customer lebih memilih membayar lebih mahal dengan pelayanan baik, dibandingkan membayar murah tapi bales chatnya lama.

Jadi celah ini bisa Anda manfaatkan untuk mengambil keuntungan lebih banyak dari kompetitor yang banting-bantingan harga.

Kesalahan umum dalam jualan di Marketplace

  1. Berpikir produk harus dijual semurah mungkin
  2. Deskripsi atau produk yang salah
  3. Foto produk tidak menjual
  4. Manajemen persediaan barang yang buruk
  5. Salah penempatan kategori produk
  6. Menjawab pertanyaan / keluhan konsumen dengan template

Tips jualan menggunakan Facebook

Walaupun jualan di Facebook itu juga ada pesaingnya, dibandingkan dengan jualan di platform marketplace, persaingan di Facebook tidak terlalu ketat.

Maka dari itu, cukup banyak orang yang cenderung berjualan di media sosial ini.

Nah, Agar jualan di Facebook itu bisa laris, ada beberapa tips jualan yang bisa dilakukan.

Coba jualan di Facebook melalui fitur Marketplace

Kalau Anda berpikir Facebook itu hanya tempat untuk update status hingga berdebat pilihan politik, itu berarti Anda belum update perkembangan media sosial ini.

Faktanya media sosial besutan Mark Zuckerberg ini menyediakan fitur Marketplace.

Mirip-mirip dengan Tokopedia atau Bukalapak, fitur Marketplace dari Facebook disajikan secara sederhana.

Nama penjual, gambar barang, lokasi, deskripsi, hingga harga termuat dengan jelas. Anda bisa mengakses fitur ini pada halaman https://www.facebook.com/marketplace/

Satu hal yang perlu Anda tahu, dengan menggunakan fitur ini, Anda diharuskan bertemu dengan si pembeli untuk melakukan transaksi.

Namun, sebelum itu, Anda harus berdiskusi dahulu dengan si pembeli untuk menyepakati harga barangnya.

Kalau Anda cepat dalam membalas pesan pembeli, Facebook akan memberi Anda lencana “Sangat Responsif” di profil marketplace, dengan ini lencana ini, peluang Anda untuk mendapatkan penjualan dari facebook lebih besar.

Manfaatkan grup jualan

Fitur grup di Facebook memang sudah lama disediakan. Namun, dari sekian banyak grup yang bermunculan, cukup banyak yang mengkhususkan diri sebagai tempatnya para penjual.

Adanya grup tersebut tentu saja bisa Anda manfaatkan untuk jualan di Facebook. Terlebih, grup tersebut memang dibuat berjualan semata, tidak sulit bagi Anda untuk menemukan pembeli.

Gabunglah ke grup jualan di Facebook sebanyak-banyak nya. Lalu postinglah apa yang Anda ingin jual. Dengan begitu, Anda memperbesar peluang agar barang yang dijual cepat laku.

Tampilkan foto yang benar-benar original dan bagus

Agar jualan di Facebook melalui marketplace cepat dapat pembeli, pasanglah foto-foto yang benar-benar original dan bagus.

Biasanya, salah satu alasan kenapa pembeli tertarik untuk membeli adalah karena gambar yang terpajang itu terlihat original, sehingga bisa dipercaya keasliannya.

Maka dari itu usahakan benar-benar untuk memotret barang-barang yang ingin Anda jual. Hasilkan foto yang banyak dan upload semuanya di marketplace.

Gunakan layanan Facebook ads

Facebook juga menyediakan layanan Facebook ads yang pastinya memberi hasil yang lebih optimal dari cara jualan di Facebook lainnya.

Selama punya modal yang cukup, selama itu pula Anda bisa cetak untung dengan menggunakan layanan Facebook ads.

Biayanya sendiri bervariasi, tergantung dari Facebook. Biasanya penetapan biaya bergantung pada audience yang disasar dan biaya per klik atau cost per click (CPC).

Semakin banyak yang klik, semakin murah biaya yang dikeluarkan.

Selalu respons pesan-pesan dari pembeli

Jangan pilih-pilih dalam menanggapi pesan-pesan yang masuk ke inbox akun Facebook Anda. Selalu balas tiap pesan yang masuk sekalipun ujung-ujungnya hanya tanya-tanya saja.

Seperti yang dijelaskan tadi, cepatnya Anda dalam membalas pesan akan dihargai Facebook dengan pemberian lencana “Sangat Responsif”.

Ini tentunya bagus untuk usaha jualan Anda. Sebab nantinya pembeli cenderung membeli barang ke Anda karena cepat merespon.

Kesalahan umum dalam jualan di Facebook

  1. Terlalu Sering Menandai Produk dagangan
  2. Menggunakan Gambar Kualitas Jelek
  3. Tidak Mengatur Waktu Posting
  4. Sembarangan Membuat Grup dan Memasukan Orang
  5. Selling Terus Menerus Pada Postingan

Khusus untuk layanan Facebook Ads :

  1. Hanya Membuat Satu Iklan
  2. Terlalu Luas Dalam Menargetkan Iklan Facebook
  3. Iklan Facebook Tidak Cocok Pada Halaman Arahan
  4. Tidak Menggunakan Bukti Sosial
  5. Tidak Menggunakan Penargetan Ulang

Tips jualan menggunakan Instagram

Salah satu media sosial yang paling banyak digunakan untuk berjualan selain facebook, yaitu jualan di instagram.

Instagram seperti yang kita ketahui semua yaitu media sosial yang memfasilitasi penggunaannya untuk berbagi foto terbaik yang mereka miliki.

Namun saat ini sudah banyak fitur seperti Story, IG TV dan Instagram Live.

Bagi Anda yang saat ini ingin merintis bisnis lewat media sosial instagram, berikut 10 Tips jualan dengan digital marketing Instagram.

Buat Akun Khusus Jualan

Langkah pertama untuk bisa Jualan di instagram tentunya Anda harus menyiapkan akun khusus jualan.

Artinya, jangan sampai menggunakan nama pribadi di akun tersebut. Fungsinya agar akun yang dibuat lebih profesional dan tidak tercampur dengan urusan pribadi Anda.

Untuk membuat akun khusus jualan ini sebaiknya menggunakan nama akun yang mengandung keyword yang biasa dicari oleh orang lain.

Misalnya, jika Anda menjual buku-buku bacaan untuk anak maka akun yang ditulis adalah @jualbajuanak_jkt atau @jual_bajuanak_jakarta.

Apabila Anda menjual produk dalam jumlah banyak bisa dengan menuliskan akun @grosir_bajuanak_jkt. Hal ini berlaku untuk produk lain yang memang disesuaikan dengan barang jualan Anda.

Dengan menuliskan akun yang mengandung kata kunci, maka kemungkinan besar akun Anda akan menjadi akun yang mudah dicari dalam pencarian.

Jika bingung menentukan kata kunci tersebut, bisa riset terlebih dahulu lewat google. Dengan mengetikkan kata kunci “jual baju anak”.

Nama-nama yang muncul saat pencarian itulah yang bisa Anda gunakan sebagai akun jualan Anda.

Mencari follower yang banyak dan tertarget

Setelah membuat akun, langkah selanjutnya yaitu mencari follower yang sesuai dengan produk yang Anda jual.

Misalkan, Anda menjual baju anak. Maka target follower Anda orang-orang yang mungkin berminat terhadap baju tersebut.

Untuk mencari orang yang minat terhadap produk Anda, bisa dengan mencarinya di akun resep masakan atau desain rumah minimalis yang banyak difollow oleh perempuan yang baru menikah.

Bagi Anda yang menjual makanan, bisa mencarinya di akun yang berhubungan dengan dunia kuliner. Begitu pula untuk penjualan lain bisa disesuaikan akun penjualan Anda.

Tujuannya membidik follower dari akun tersebut agar Anda tidak buang-buang waktu dan tenaga terhadap follower yang tidak menyukai akun Anda.

Bila ingin memfollow mereka pun memiliki sebuah strategi sendiri agar pihak instagram tidak memblokir akun Anda.

Oleh karena itu, dalam setiap jam Anda hanya bisa memfollow 40 orang saja.

Dan idealnya dalam sehari Anda bisa memfollow 200 orang yang dibagi dalam lima waktu. Jika lebih pun tidak apa-apa, hanya saja Anda harus konsisten untuk melakukannya.

Setelah akun yang Anda inginkan tercapai, misalkan 100 ribu follower lebih baik jika akun Anda diprivate.

Hal ini untuk mengundang follower lain semakin penasaran dengan produk yang Anda jual.

Upload Foto Produk Jualan dengan keterangan yang Lengkap dan Menarik

Langkah selanjutnya adalah dengan mengupload foto-foto produk jualan Anda. Foto yang diupload untuk awal berjumlah 30 foto.

Untuk mengupload foto sebaiknya harus memperhatikan tentang kejelasan dari gambar agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda.

Selain jelas produk yang ditampilkan pun harus detail dan pencahayan dari fotonya pun harus diatur.

Selain gambar yang jelas, Anda harus bisa menampilkan caption tulisan yang memuat segala informasi tentang produk tersebut.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan kata-kata promosi yang menarik secara singkat, padat, dan jelas.

Selain kata-kata promosi sebagai cara promosi produk, tuliskan pula deskripsi dari produk tersebut, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan produk tersebut.

Untuk mengupload foto ke akun instagram, sebaiknya dilakukan pada jam-jam yang paling banyak membuka sosial media.

Yaitu di jam 8 pagi kemudian jam 12 saat orang istirahat kerja, jam 4 sore sebelum pulang kantor dan jam menjelang istirahat 20.00-21.00.

Mengupload foto di jam-jam tersebut bisa meningkatkan penjualan dikarenakan banyaknya orang yang sedang bersantai dan ingin menggunakan sosial media.

Gunakan Hashtag yang Sesuai

Seperti yang diketahui bersama, instagram ini sangat populer dengan yang namanya hashtag.

Hashtag tersebut adalah kata kunci yang memudahkan seseorang untuk mencari atau terhubung dengan akun Anda.

Maka ketika Anda sudah mengupload foto dan membuat deskripsinya jangan lupa untuk memberikan hashtag yang sesuai.

Anda bisa mencari banyak hashtag relevan dengan menggunakan aplikasi hashtag di playstore/appstore.

Cara kerjanya dengan memasukkan produk jualan Anda. Misalnya “Buku Anak” maka aplikasi tersebut akan memberikan referensi hashtag yang paling banyak dicari dan ditulis oleh pengguna instagram.

Dalam penggunaan hashtag jangan lupa berikan pula hashtag nama brand produk Anda.

Semakin sering Anda menuliskan, maka semakin lama nama brand Anda akan semakin sering muncul di instagram.

Upload Testimoni dari Pelanggan Anda

Langkah selanjutnya adalah mengupload testimoni dari pelanggan Anda. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen kepada produk jualan Anda.

Biasanya testimoni tersebut didapat dari komunikasi Anda lewat Whats’app, Pesan Masuk di Instagram dan lain sebagainya.

Anda bisa men-screenshot testimoni tersebut dan menguploadnya ke Instagram.

Namun, ketika Anda hendak menguploadnya jangan lupa untuk menyamarkan nomor, nama ataupun percakapan lain yang tidak seharusnya dipajang. Hal ini untuk menjaga privasi dari konsumen Anda.

Menggunakan Akun Bisnis

Cara berikutnya untuk bisa berjualan laris di instagram bisa dengan menggunakan akun instagram bisnis.

Dengan menggunakan akun tersebut, calon pelanggan akan merasa yakin dan percaya bahwa akun yang Anda kelola adalah akun profesional.

Keunggulan menggunakan akun tersebut adalah setiap harinya bisa melihat orang-orang yang mengunjungi akun Anda.

Sehingga Anda bisa menganalisa seberapa besar minat konsumen terhadap produk-produk yang Anda jual.

Biasanya angka tersebut akan muncul di atas profil Anda.

Bila follower Anda sebanyak 5.000 dan yang melihat kunjungan ke akun Anda 500 orang atau 10 persen dari follower Anda, maka akun tersebut bisa disebut dengan kaun yang bagus serta efektif.

Lakukan Endorse dan Paid Promote

Maraknya pengguna instagram dari mulai kalangan artis, pejabat, hingga tokoh lokal menjadikan kesempatan emas bagi pelaku usaha bisnis untuk bekerja sama dengan mereka.

Karena banyaknya follower mereka, membuka kesempatan bagi penjual untuk melakukan endorse ataupun paid promote.

Cara tersebut merupakan salah satu langkah untuk bisa menambah follower pada akun Anda.

Selain itu juga bisa membuat akun Anda dilirik oleh orang-orang sehingga mereka tertarik untuk membeli produk.

Untuk menghubungi para selebgram atau akun yang memiliki jumlah follower banyak tersebut tergolong mudah.

Karena biasanya mereka akan memasang nomor kontak di profil akun mereka.

Harga yang dikeluarkan biasanya tergantung pada jumlah, jenis, dan banyaknya follower. Sehingga siapapun bisa melakukan hal tersebut sesuai dengan budget yang dimilikinya.

Lakukan Tag dan Share

Untuk memperkenalkan akun Anda secara luas dan produk yang dijual menjadi laris manis, bisa melakukan cara dengan tag dan share kepada konsumen maupun calon konsumen Anda.

Sebaiknya orang yang ditag tersebut sebanyak 3 sampai 5 orang agar tidak terganggu. Orang tersebut bisa pelanggan Anda ataupun calon pelanggan Anda.

Bila Anda ingin melakukan tag dan share ini berulang-ulang, maka bisa memilih orang lain kembali untuk dijadikan “sasaran” dalam hal tersebut.

Giveaway atau Diskon untuk Follower

Jika Anda menggunakan instagram, pastinya sudah tidak asing lagi dengan tawarkan diskon atau giveaway dari sebuah akun.

Giveaway atau diskon tersebut diberikan untuk follower Anda yang memang aktif mengikuti kuis atau sayembara yang Anda lakukan.

Cara ini efektif karena biasanya syarat untuk mendapatkan hadiah atau diskon tersebut adalah dengan men tag teman dari follower Anda.

secara tidak langsung cara tersebut membantu Anda dalam melakukan promosi kepada setiap orang.

untuk mengadakan giveaway atau diskon ini bisa diadakan saat hari-hari penting ataupun pada hari spesial lainnya.

Melakukan Teknik Soft Selling

Akun Anda memang dikhususkan untuk berjualan. Tetapi cobalah sesekali untuk membangun kedekatan dengan konsumen.

Caranya bisa dengan menggunakan teknik soft selling. Yaitu mengupload foto yang berisikan quote maupun hal lainnya yang bisa berinteraksi dengan para follower.

Walaupun terkesan tidak berjualan sebenarnya cara tersebut merupakan soft selling yang bisa membangun kedekatan dengan konsumen Anda.

Selain itu bisa pula menggunakan instastory yang memiliki fitur jajak pendapat ataupun pertanyaan.

Dari sanalah Anda bisa mengetahui seberapa besar konsumen Anda mengunjungi akun tersebut.

Kesalahan umum dalam jualan di Instagram

  1. Tidak Menggunakan Akun Bisnis
  2. Spamming komen dengan template yang sama
  3. Membeli Followers
  4. Menggunakan Hashtag yang Tidak Relevan
  5. Tidak Mencantumkan Harga
  6. Tidak Posting Secara Berkala
  7. Malas Berinteraksi

Tips jualan menggunakan Linkedin

Sementara pesaing sibuk mencari cara untuk mendapatkan “likes” di Facebook dan follower Instagram, Anda dapat menggunakan taktik yang berbeda di LinkedIn untuk membangun sebuah sistem pemasaran online dan menghasilkan prospek yang menguntungkan.

Berikut tips jualan dengan profil LinkedIn :

Buat akun pribadi

Seperti yang kita ketahui, Linkedin adalah sebuah media yang kita gunakan untuk menaruh semua data tentang kita dan pengalaman kerja kita.

Dalam bisnis, Linkedin berfungsi sebagai tempat memperkenalkan bisnis kepada khalayak.

Salah satu yang dibutuhkan saat menggunakan Linkedin untuk bisnis adalah dengan membuat akun pribadi baik diri Anda sendiri atau perusahaan Anda.

Ini akan terlihat lebih profesional daripada Anda mencampur keduanya. Anda akan lebih konsen dalam mempromosikan diri Anda atau bisnis Anda.

Dalam membuat sebuah akun pribadi untuk diri sendiri dan juga bisnis Anda, jangan lupakan tentang nama akun dan juga foto dari profil yang dibuat. Ini akan menjadi alat branding kita ke rekan kita.

Minta rekomendasi

Salah satu fitur yang ada di Linkedin adalah meminta rekomendasi dari teman. Seperti halnya branding di media pada umumnya, tentu kita akan meminta rekomendasi dari orang terdekat kita terlebih dahulu.

Tujuannya adalah agar kita mudah dikenal oleh orang yang sebenarnya tidak kita kenal sebelumnya.

Teman atau rekan kita tentu memiliki relasi yang banyak dan berbeda. Mintalah rekomendasi dari mereka.

Ajak rekan Anda untuk tahu siapa Anda

Dalam profil atau akun Linkedin kita tentu akan ditanya tempat bekerja, pengalaman bekerja, project apa yang sudah dan sedang dikerjakan dan lain sebagainya.

Jangan sia – siakan kolom tersebut. Anda harus benar – benar mengisinya, karena dari kolom yang sudah Anda isi, rekan atau teman Anda di Linkedin akan tahu siapa Anda dan apa yang sedang Anda kerjakan saat ini.

Ini juga berlaku bagi akun atau profil bisnis Anda.

Ajak rekan Anda untuk mengetahui bisnis apa sebenarnya yang sedang Anda bangun, project apa yang sedang bisnis Anda kerjakan dan lain sebagainya.

Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pelanggan Anda nantinya.

Update sesering mungkin

Saat ada update terbaru di akun Linkedin kawan kita, kita tentu akan menerima notifikasi di email berupa pemberitahuan update tersebut bukan? Ya, seperti pekerjaan mereka saat ini.

Inilah yang bisa Anda jadikan peluang dalam mempromosikan diri Anda dan juga bisnis Anda. Rekan atau teman Anda perlu tahu apa yang sedang dan akan Anda dan bisnis Anda lakukan.

Mereka harus tahu update terbaru dari bisnis Anda. Maka dari itu, jangan segan untuk lebih sering melakukan update di Linkedin Anda.

Ini akan memberikan kesan profesional di dalam diri calon pelanggan Anda.

Tapi ingat lagi, jangan sampai update ini mengganggu dan menjadi masalah bagi Anda dan bisnis Anda. Lakukan dengan bijak dan tetap beretika.

Lakukan perkenalan

Apa gunanya memiliki akun Linkedin jika Anda tidak memanfaatkannya untuk mendapat teman atau pelanggan baru?

Anda bisa mengajak orang yang Anda temui di Linkedin berkenalan. Anda juga bisa mencari teman baru dari teman yang dimiliki pelanggan Anda.

Relasi terbentuk dari komunikasi yang baik antara Anda dengan calon pelanggan Anda.

Tapi ingat, kesopanan saat berkenalan akan memberikan kesan terbaik bagi calon pelanggan dan calon teman Anda.

Jika memang Anda ingin lebih mengenal, Anda bisa menghubunginya melalui informasi kontak yang sudah tercantum.

Tips jualan menggunakan TikTok

Platform media sosial ini ramai digunakan untuk upload konten kreatif yang menghibur seperti mengikuti challenge yang sedang viral, menari, bernyanyi, lipsync lagu, akting, tutorial makeup, dan banyak kreasi lainnya.

Kini, aplikasi dengan 800 juta pengguna aktif ini menjadi salah satu sumber video dan meme viral terbesar di internet.

Tingginya minat dan cepatnya persebaran konten dari TikTok ke seluruh platform media sosial ini menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia marketing online.

Informasi tentang seperti apa karakter dan rentang usia pengguna akan membantu Anda menentukan apakah produk atau jasa Anda cocok untuk dipasarkan di TikTok.

Hingga saat ini, TikTok didominasi oleh pengguna berusia 16-24 tahun.

Nah, apakah produk atau jasa bisnis online Anda memiliki target marketing dalam rentang usia tersebut?

Jika iya, Anda bisa mulai tentukan strategi dengan matang.

Namun, jika Anda memang sedang menjangkau konsumen lebih luas dapat melakukan peningkatan penjualan dengan TikTok.

Sudah banyak brand-brand yang mulai memasang iklan di TikTok dan cukup berhasil menyita perhatian para konsumennya. Berikut Tips jualan di TikTok.

Gunakan hashtag yang sesuai

Tips pertama untuk jualan di TikTok yaitu Hashtag, konten video TikTok bergantung pada hashtag untuk katalog dan pencarian sesuai judul.

Melalui menu Discover, video akan diurutkan sesuai dengan hashtag yang trending. Penggunaan hashtag ini akan membantu Anda meluaskan penyebaran konten pemasaran bisnis.

Dengan persebaran yang luas, semakin tinggi juga kemungkinan penambahan angka followers.

Melalui hashtag, Anda juga bisa melihat dan menentukan kompetitor Anda. Namun, Anda perlu hindari hashtag yang terlalu umum dan populer.

Penggunaan hashtag populer akan membuat konten Anda terkubur.

Lebih baik gunakan hashtag spesifik dan tidak terlalu populer agar konten bisnis Anda mendapat spotlight.

Pilihlah hashtag yang relevan saja, jangan gunakan hashtag terlalu banyak seperti di Instagram. Lalu, tambahkan hashtag #fyp agar muncul di halaman depan pengguna.

Ikuti tren di TikTok dan buat konten seru

Selalu pantau tren apa yang sedang ramai dicoba oleh pengguna. Namun, seperti tren internet lainnya, tren hastag TikTok juga berubah dengan cepat.

Maka dari itu, Anda harus tetap update dengan semua perubahannya. Jadikan setiap konten yang ada sebagai inspirasi untuk membuat sesuatu yang kreatif dan relevan dengan tren.

Adaptasikan ciri khas bisnis online Anda dalam setiap kontennya, jangan hanya meniru.

Buatlah versi atau bahkan trend baru yang khas dan unik dari brand bisnis online Anda.

Konten yang menarik otomatis akan menarik banyak calon pelanggan baru yang datang dan mengklik tombol follow akun bisnis online Anda.

Kolaborasi dengan influencer TikTok

Bangun hubungan baik dengan influencer yang punya audience sesuai target market Anda menjadi cara lain untuk meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok.

Namun jangan lupa untuk terus bangun reputasi dengan konten berkualitas. Ajak influencer untuk share dan buat review produk atau jasa usaha Anda.

Sebelum memilih influencer, Anda perlu menganalisis audiens dari influencers tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah audience influencer ini cocok dengan target pemasaran produk Anda.

Akan lebih baik lagi jika memang influencers pilihan Anda adalah orang yang sudah lama menggunakan produk Anda.

Berikan juga kebebasan influencer dalam cara mengemas kreasi konten supaya sesuai selera followers mereka.

Pengguna lebih tertarik dengan originalitas, meskipun kualitas kurang baik, reviewnya lebih terpercaya.

Buat hashtag challenge

Hashtag merupakan fitur primadona dari TikTok. Penggunaan hashtag sangat populer digunakan untuk menebar konten sesuai dengan topik, tema, dan ketertarikan pengguna.

Membuat hashtag challenge merupakan cara efektif untuk menambah engagement dan brand awareness bisnis online Anda.

Buatlah hashtag yang catchy, mudah diingat, dan relevan dengan brand Anda.

Tuangkan kreativitas Anda dan buatlah challenge seru serta mudah diikuti oleh pengguna TikTok.

Pengguna TikTok sangat antusias dalam mengikuti challenge seru dan mengupload hasil kreasinya.

Selain review produk, Anda juga bisa ajak influencers untuk mengikuti challenge buatan Anda supaya followers-nya juga tertarik untuk ikut challenge tersebut.

Post komentar dan ajak penonton untuk komentar di post Anda

Kehadiran dan aktivitas akun TikTok Anda akan membantu akun tetap hidup dan mudah dicari oleh target pemasaran Anda.

Media TikTok mendukung yang namanya frequent user engagement.

Semakin banyak interaksi yang dilakukan, semakin baik bagi akun dan citra brand bisnis online Anda.

Salah satu caranya adalah dengan posting komentar.

Bangun percakapan di kolom komentar dengan calon konsumen Anda. TikTok mengurutkan komentar berdasarkan jumlah likes.

Maka dari itu, pikirkan dengan matang komentar Anda supaya percakapan tetap menarik dan bermakna.

Anda juga bisa post komentar di video konsumen yang membahas produk Anda. Buatlah komentar dengan tulus, menarik, dan sesuai dengan persona brand bisnis online Anda.

Sering posting video

Selain sering berinteraksi dengan followers, Anda juga bisa meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok Anda dengan sering membuat posting.

TikTok memberi penghargaan bagi akun yang sering buat konten di akunnya. Semakin banyak posting dengan beragam topik dan hashtag, semakin luas juga persebaran konten Anda.

Siapkan setidaknya dua konten setiap harinya.

Agar pembuatan konten lebih mudah dan terkontrol, sebelum posting Anda bisa buat editorial content plan serinci mungkin dan sesuai dengan intensitas posting yang Anda inginkan.

Gunakan efek video yang tersedia

Dengan jutaan pengguna di dalamnya, pengguna TikTok perlu kreativitas tinggi untuk menampilkan kontennya dengan baik. Begitu pula dengan akun bisnis online Anda.

Supaya membaur dengan pengguna TikTok lainnya, buatlah konten yang memanfaatkan fasilitas efek dari TikTok.

Anda bisa klik tab Effects dan cek macam-macam kategorinya seperti trending, new, interactive, editing, beauty, funny, world, animal, dan lain sebagainya.

TikTok juga punya efek green screen yang cukup populer digunakan di berbagai postingan viral.

Berkreasilah dengan efek yang ada di TikTok, siapa tau Anda bisa menciptakan tren baru yang mudah diikuti pengguna.

Buat video menarik dengan description yang jelas

Seperti Instagram, TikTok mempunyai batas durasi video maksimal 1 menit. Durasi terbatas ini perlu Anda manfaatkan dengan baik, jangan hanya buat posting video iklan saja.

Sampaikan nilai-nilai tertentu dalam tiap konten supaya menarik dan diminati target pemasaran Anda.

Misalkan, cara memaksimal penggunaan produk Anda, informasi tentang kreasi yang bisa dicoba pengguna, keuntungan yang didapat dalam menggunakan produk, dan lain sebagainya.

Gunakan kata kunci yang penting dan relevan dalam kalimat yang ringkas, baik, dan benar.

Hal ini dilakukan agar konten dan produk yang sedang Anda pasarkan dapat ditemukan dengan mudah.

Anda juga bisa posting ulang video dari akun bisnis Anda di media sosial lain. Sesuaikan durasi dan pastikan konten Anda cocok dengan audience di TikTok.

Pasang iklan

Ini dia strategi lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan bisnis online di TikTok.

TikTok juga mempunyai sistem periklanan formal. Jadi Anda bisa memasang iklan dengan mudah.

Beberapa jenis iklan yang disediakan TikTok di antaranya adalah, Pre-roll ads atau iklan video yang muncul setelah buka aplikasi, In-feed ads yang muncul di tengah feed akun, Promoted hashtag challenges atau video promosi hashtag tertentu, dan Branded effects yang menyediakan filter yang dapat menampilkan informasi brand tertentu.

Dengan berbagai macam fitur iklan ini, Anda bisa berkreasi sesuai dengan tren dan fasilitas yang ada.

Buatlah iklan yang tidak hanya mencuri perhatian penonton, tapi juga membangun keinginan penonton untuk coba gunakan produk atau jasa Anda.

Tips jualan dengan Email Marketing

Saat ini email bukan lagi sekedar alat untuk mengirimkan surat atau pesan, melainkan sebagai pendukung sebuah bisnis untuk menghasilkan penjualan.

Apabila email marketing dilakukan dengan efektif dan benar, bisa memberikan ROI 4 kali lebih tinggi dibanding menggunakan media sosial sebagai strategi pemasaran digital.

tips jualan dengan email marketing

https://www.lyfemarketing.com/blog/email-marketing-tips/

Berikut tips jualan dengan menggunakan Email Marketing

Pilih Platform yang Tepat

Anda tidak akan menggunakan aplikasi Gmail atau Yahoo untuk membuat email marketing, karena email yang akan Anda kirim dalam jumlah yang sangat banyak.

Ada beberapa tools yang bisa Anda gunakan, seperti Mailchimp, BenchMark, VerticalResponse, Mailtarget, Kirim.Email dll.

Sangat banyak penyedia tools email marketing. Tidak perlu menggunakan semuanya, Anda cukup pilih salah satu saja yang menurut Anda cocok, biasanya mereka menyediakan free trial untuk 1-4 minggu.

Buat Email List

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu membuat email list, dimana dalam tahapan ini Anda akan mengumpulkan email calon klien yang menjadi target Anda.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan email dari calon-calon klien tersebut? Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan melalui website Anda:

1. Berikan Tawaran Eksklusif dan Diskon Khusus
Anda dapat memberikan berbagai tawaran eksklusif. Misalnya bisnis Anda bergerak di bidang fashion, maka Anda bisa memberikan diskon atau potongan harga sebesar 10% untuk setiap pembelian baju.

Tetapi dengan syarat, masing-masing klien harus menjadi member terlebih dahulu.

2. Adakan Undian atau Kontes

Anda juga bisa mendapatkan email calon klien dengan mengadakan undian atau kontes. Misalnya kontes foto terbaik mengenai produk bisnis Anda.

Pastikan sebelum melakukan kontes, masing-masing peserta harus mendaftar terlebih dahulu menggunakan email mereka.

3. Berikan Konten Gratis

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan yaitu memberikan konten gratis kepada pengunjung website.

Seperti e-book atau video tutorial yang berhubungan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Dengan ketentuan pengunduhan misalnya harus mendaftarkan nama dan emailnya terlebih dahulu.

Segmentasi Klien

Setelah mendapatkan email klien, Anda akan menemukan beberapa jenis klien. Sehingga Anda harus mengelompokkannya menjadi beberapa jenis yang sama.

Tujuannya untuk meningkatkan efektivitas email marketing yang akan Anda lakukan.

Segmentasi klien dapat dibuat berdasarkan beberapa aspek seperti tipe klien, minat, atau lokasi.

1. Tipe Klien

Ada 4 tipe klien yang harus Anda ketahui:

  • Klien potensial adalah mereka yang belum melakukan pembelian (calon klien).
  • Klien baru adalah mereka yang baru melakukan pembelian untuk pertama kali.
  • Klien loyal adalah yang melakukan pembelian produk secara reguler.
  • Klien tidak aktif adalah mereka yang tidak melakukan pembelian dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dengan mengetahui tipe-tipe klien diatas, Anda bisa mengirim pesan yang berbeda kepada masing-masing tipe klien. Karena masing-masing tipe akan berbeda cara pendekatan yang digunakan.

2. Minat Klien

Semakin banyak klien yang Anda dapatkan, tentunya semakin beragam juga minat yang mereka miliki.

Anda perlu memahami minat klien agar dapat membuat email marketing yang lebih tepat sasaran.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui minat klien yaitu dengan mengirim kuesioner yang berisi beberapa pertanyaan untuk mencapai tujuan marketing yang Anda inginkan.

Beberapa contoh pertanyaan kuesioner untuk mengetahui minat klien:

  • Apakah Anda suka berbelanja online?
  • Produk apa yang sering Anda beli ketika belanja online?
  • Apakah Anda pernah membeli sesuatu barang yang sesuai dengan hobi Anda?
  • Apa hobi yang biasa Anda lakukan?
  • Produk apa saja yang biasa Anda beli untuk memenuhi kebutuhan hobi tersebut?

Setelah mengetahui minat klien, Anda bisa menawarkan sebuah produk yang sesuai dengan minat para klien melalui email marketing.

3. Lokasi

Segmentasi klien berdasarkan lokasi biasanya dilakukan terhadap sebuah bisnis yang memiliki toko fisik yang tersebar di berbagai lokasi, misalnya sebuah toko A kurang diminati para klien dibandingkan dengan toko B.

Sehingga, Anda bisa melakukan email marketing kepada klien yang berada di daerah toko A. Misalnya dengan memberikan harga promo agar mereka melakukan pembelian di lokasi A tersebut.

Buat Konten Menarik

Setelah membuat segmentasi klien, langkah selanjutnya yang Anda lakukan yaitu membuat konten email marketing yang menarik.

Berikut ini beberapa komponen yang harus diperhatikan untuk membuat konten email marketing yang menarik:

1. Subject Email

Subject email merupakan komponen pertama yang dilihat oleh penerima email.

Pastikan Anda membuat subject email yang singkat dan menarik agar klien langsung tahu apa yang ingin Anda sampaikan.

2. Body Email

Tips membuat konten untuk body email:

  • Konten email yang singkat dan jelas agar klien paham apa yang ditawarkan.
  • Tambahkan gambar agar lebih menarik.
  • Jangan membuat email dengan kata yang bertele-tele agar email tidak hanya dibuka, namun juga dibaca.

3. CTA (Call to Action)

CTA (Call to action) merupakan tombol atau link yang berfungsi agar klien tahu apa yang harus dilakukan setelah memahami penawaran yang diberikan.

Letakkan CTA pada bagian bawah, agar klien yang berminat dengan penawaran Anda, bisa langsung mengklik CTA tersebut.

Pelihara Komunikasi yang Baik dengan Klien

Hal selanjutnya yang harus Anda lakukan yaitu memelihara komunikasi yang baik dengan klien.

Dengan komunikasi yang baik dengan klien, maka klien akan tetap setia menggunakan produk atau jasa Anda.

Tentunya hal ini juga sangat berpengaruh positif terhadap bisnis Anda.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk tetap memelihara komunikasi yang baik dengan klien melalui email marketing :

  • Menawarkan produk atau layanan terbaru.
  • Memberikan berbagai promosi di event tertentu misalnya di hari lebaran, anniversary perusahaan dan sebagainya .
  • Ucapan ulang tahun kepada klien yang dilengkapi dengan diskon atau penawaran spesial.

Kesalahan umum dalam jualan menggunakan Email Marketing

  1. Tidak menyambut pelanggan anda
  2. Lupa menggunakan call-to-action
  3. Mengirimkan terlalu banyak email
  4. Kurangnya personalisasi
  5. Tidak di tes terlebih dulu
  6. Mengirim email test ke pelanggan

Kesimpulan

Ada banyak sekali cara dan platform untuk berjualan menggunakan digital marketing, jika Anda sudah memiliki tim yang mumpuni, bisa saja untuk menggunakan semua platform tersebut.

Namun jika Anda masih mengerjakan semuanya sendiri, lebih baik fokus terhadap 1 platform saja agar hasilnya maksimal.

Meskipun terlihat sederhana, Anda harus menganalisa dan riset agar upaya yang dilakukan tidak sia-sia.

Itulah tips jualan dengan beberapa platform digital marketing, semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa action! Semoga berhasil 🙂

 

Banner KaryaOne - Aplikasi Penggajian Karyawan Terbaik

 

__________
KaryaONE adalah Software HR dan Payroll System Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comment (1)

  • wulan febriolita Reply

    artikelnya sangat bermanfaat

    Oktober 2, 2020 at 2:43 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *