5 Tren Digital Transformasi dalam Industri Manufaktur

tren digital transformasi

Seiring berkembangnya waktu, teknologi pun semakin berkembang. Perkembangan teknologi tersebut telah banyak mengubah semua lini dalam kehidupan manusia, termasuk dalam industri manufaktur.

Dari tahun ke tahun juga muncul tren digital transformasi dengan keunggulannya masing-masing. Apa sajakah 5 tren digital transformasi yang memiliki andil besar dalam dunia industri manufaktur? Berikut di antaranya yang perlu Anda ketahui.

Banner KaryaOne - Aplikasi Penggajian Indonesia

Artificial Intelligence dan Machine Learning

Anda tentu sering mendengar istilah artificial intelligence (AI) dan machine learning. Secara sederhana, AI adalah sebuah kecerdasan utama dalam sebuah teknologi tingkat tinggi.

Dalam dunia industri manufaktur, AI seringkali digunakan secara kolaborasi bersama manusia. Dalam dunia produksi, AI dapat menginstruksikan mesin-mesin untuk memproduksi lebih cepat dan efisien.

Adanya artificial intelligence ini dapat melakukan hal yang sederhana sekalipun seperti dalam hal inventori secara fisik.

Tidak hanya itu, AI yang digabungkan dengan sebuah machine learning dapat melakukan pemesanan material hingga melakukan penetapan supply chain dalam sebuah perusahaan manufaktur.

Internet of Things dalam Revolusi Industri 4.0

Tren digital transformasi berikutnya adalah kemunculan teknologi internet of things (IoT). Seperti namanya, dalam tren ini internet digunakan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan manufaktur.

Internet of things (IoT) memiliki kemampuan dalam sensorik dan kemampuan mengumpulkan data yang mumpuni.

Kemudian, semua data yang ada dihubungkan dengan Artificial Intelligence (AI) dan diproses. Inilah menapa internet of things (IoT) disebut-sebut sebagai revolusi teknologi dalam memudahkan berbagai macam proses manufaktur.

Kemudian, semua perintah dalam menjalankan proses manufaktur dapat dijalankan secara digital disamping manual.

Robotika

Dalam pembuatannya dulu, robot digunakan untuk melakukan tugas-tugas yang berulang dalam dunia industri manufaktur.

Hal tersebut cenderung membosankan jika dilakukan oleh manusia. Maka dari itu, mengantisipasi menurunnya daya kerja maka robot-robot berteknologi ditempatkan pada hal penting.

Misalnya saja untuk bidang perakitan mesin, pengemasan dan sebagainya. Meski terkesan sebagai teknologi yang sudah lama digunakan, saat ini robot dikembangkan dengan kemampuan tingkat tinggi.

Sehingga dapat memberikan nilai lebih bagi perusahaan. Bahkan, robot kini dapat berkolaborasi dengan karyawan dalam industri manufaktur.

Kehadiran robot juga meminimalisir risiko yang tak diinginkan, misalnya ketika bekerja dengan risiko berbahaya tingkat tinggi dan melakukan pekerjaan yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi.

Big Data

Dalam sebuah tulisannya di laman Forbes, Daniel Newman selaku CEO dari Broadsuite Media Group menyebutkan jika di tahun 2020 pertumbuhan konten digital akan meningkat 50 kali lipat bila dibandingkan dengan yang ada sekarang.

Adanya big data memang membutuhkan perhatian lebih. Memang, big data dapat memudahkan Anda dalam pengelolaan hal bagi perusahaan.

Namun, di sisi lain juga semakin merepotkan Anda dengan berbagai macam program yang ada. Terlebih lagi dalam sebuah perusahaan manufaktur.

Industri manufaktur paling terkena dampak adanya tren digital transformasi ini. Tujuan adanya big data ini banyak memberikan manfaat mulai dari manajemen risiko hingga meningkatkan kualitas produk dan kinerja.

Cloud Computing

Tren digital transformasi pada industri manufaktur yang terakhir adalah penggunaan cloud computing. Komputasi awan memiliki beberapa kelebihan maupun keunggulan bagi perusahaan dan industri manufaktur.

Beberapa di antaranya adalah memiliki tingkat latensi yang singkat. Hal tersebut karena lokasi server-nya dapat ditempatkan dalam pabrik.

Industri manufaktur membutuhkan mobilitas yang tinggi, sehingga dengan menggunakan teknologi komputas awan (cloud computing) dapat membuat pekerjaan lebih praktis dan efisien.

Lalu, manfaat selanjutnya yang bisa dirasakan ketika industri manufaktur menerapkan cloud computing maka tingkat standar keamanan, kedaulatan dan privasi data juga tinggi.

Pengelolaan server-nya pun dapat dilakukan pada tataran lokal. Bandingkan jika harus menggunakan server yang berada di area jangkuan, tentu membutuhkan biaya lebih besar pula bukan?

Sumber : forbes.com

____________

KaryaOne adalah aplikasi berbasis web untuk mengelola administrasi HRD seperti absensi, cuti, lembur, penggajian hingga menilai kinerja karyawan.

Coba Gratis KaryaOne Sekarang atau Hubungi Kami untuk konsultasi dan melihat fitur KaryaOne apa saja yang dapat membantu bisnis Anda.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *