5 Tanggung Jawab dan Tugas Supervisor di Tempat Kerja

tugas supervisor

Tugas Supervisor – Menjadi supervisor bukanlah tugas mudah, tidak semua orang dapat memenuhi kualifikasi untuk mengawasi orang lain, terutama di bidang pekerjaan.

Meski pun begitu, banyak orang yang merasa sudah memenuhi syarat untuk posisi ini, dengan pengalaman bekerja di bidang tertentu pada masa sebelumnya.

Beruntungnya, ada banyak sumber daya di luar sana yang bisa membantu Anda mempersiapkan diri untuk menjadi supervisor secara efektif.

Ada sejumlah tanggung jawab utama yang mungkin akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Berikut adalah tugas supervisor yang perlu Anda ketahui.

Banner KaryaOne - Payroll Software Indonesia

Manajemen Sumber Daya Manusia

Saat berpikir melakukan tindakan supervisi, Anda mungkin memikirkan beberapa aspek besar dalam pekerjaan, misalnya perekrutan dan pemecatan.

Mempekerjakan karyawan baru adalah proses dimana Anda akan cukup banyak terlibat.  Mulai perekrutan, wawancara, dan uji kelayakan seperti menghubungi referensi dan memeriksa latar belakang tentunya akan memakan banyak waktu.

Pada akhirnya, Anda juga yang akan menghadapi tugas sulit untuk mendisiplinkan orang lain dan bahkan mungkin memberhentikan seorang karyawan.

Semoga Anda mendapat dukungan SDM saat melakukan ini, karena Anda harus benar-benar yakin bahwa Anda menangani semua hal secara legal.

Pastikan bisnis Anda memiliki proses yang terdokumentasi untuk menangani situasi seperti itu. Sehingga Anda dapat menunjukkan bahwa Anda memperlakukan setiap karyawan setara.

Pengawasan dan Pelatihan Karyawan

tugas supervisor - Pengawasan dan Pelatihan Karyawan

Para supervisor seringkali berperan sebagai mentor untuk karyawannya, terutama mereka yang memilki pengalaman bertahun-tahun di lapangan.

Satu tantangan besar yang akan Anda hadapi sebagai seseorang yang memiliki power adalah selalu menjadi role model bagi tim Anda.

Jauhi prinsip “kerjakan apa yang saya katakan, bukan yang saya lakukan”, dan pastikan Anda selalu menjadi contoh yang baik melalui aktivitas sehari-hari.

Pelatihan juga merupakan bagian penting dari tugas harian seorang supervisor, khususnya saat Anda merekrut anggota baru dalam tim Anda.

Dalam pelatihan, memiliki dokumentasi tentang proses demi proses dapat membantu Anda menjawab pertanyaan dari karyawan sebagaimana yang terjadi pada kehidupan sehari-hari dalam bekerja.

Mengelola Konflik dalam Tim

tugas supervisor - Mengelola Konflik dalam Tim

Idealnya, sesama anggota dalam tim dapat berkoordinasi dengan sangat harmonis. Sayangnya, kemungkinan itu kadang tidak terjadi.

Sebagai seseorang yang memiliki kuasa, sudah menjadi kewajiban Anda untuk mengatasinya secara bijak.  Biasanya, cara terbaik adalah mengumpulkan mereka, dan mencari solusi secara private antar individu.

Tapi bagaimana jika konflik itu terjadi kepada diri Anda? Saat itu terjadi, penting bagi Anda untuk mengesampingkan perasaan pribadi Anda, dan menyelesaikannya sebagai seorang profesional yang obyektif.

Jika dimungkinkan, biarkan orang lain dalam divisi SDM ikut terlibat menyelesaikan konflik, terutama jika masalah tersebut berhubungan dengan gaya manajemen yang Anda miliki.

Menyebarkan Informasi dalam Organisasi

Menyebarkan Informasi dalam Organisasi

Banyak bisnis menggunakan struktur organisasi top-down, yang berarti keputusan dibuat dari atas, kemudian diturunkan. Anda akan berada di posisi lain dalam rantai itu.

Meski begitu, bagaimanapun tipe organisasinya, atasan yang baik adalah mereka yang suka bertemu untuk membahas berbagai hal, kemudian meminta supervisor untuk menyampaikan informasi tersebut kepada karyawannya.

Sebagai supervisor, sudah menjadi kewajiban Anda untuk menjaga jalur komunikasi terbuka dengan karyawan.

Jika Anda mengetahui sesuatu yang punya pengaruh penting pada mereka, susunlah jadwal meeting atau kirimkan email.

Tetapkan Tujuan dan Ukur Hasil

Tetapkan Tujuan dan Ukur Hasil

Inti dari setiap bisnis adalah pekerjaan yang dilakukan karyawannya tiap hari. Sebagai seorang supervisor, Anda berperan untuk menetapkan tujuan tim dan mengawasi performance-nya.

Jika memiliki proyek yang lebih besar, Anda akan diuji dengan kemampuan untuk memastikan tim dalam mencapai pencapaian. Serta, tetap berada pada track yang benar untuk memenuhi tenggat waktu Anda.

Pada beberapa kasus, Anda akan menemukan satu anggota tim yang mungkin bekerja lebih giat ketimbang lainnya, dimana Anda harus mengambil tindakan.

Anda bisa memberikan motivasi pada setiap karyawan dengan mengatur dan menetapkan target dan tujuan masinng-masing individu, serta terus memantaunya.

Tapi jika karyawan Anda tetap tidak bekerja segiat yang lain, Anda harus mempertimbangkan tindakan disipliner.

Dokumentasikan setiap percakapan dan tanda-tanda yang bisa Anda lihat dari perilaku karyawan, bisa membantu Anda di kemudian hari. Simpan file tersebut untuk kepentingan berikutnya.

Sumber : smallbusiness.chron.com

__________
KaryaONE adalah HR dan Software Payroll Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Solusi HR, Payroll dan Talent management Indonesia

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *