Pengertian dan Penyebab Turnover Karyawan

turnover karyawan

Ketika ada seorang karyawan yang meninggalkan perusahaan atau resign dan ada orang lain yang menggantikannya, itulah yang disebut dengan turnover karyawan.

Keluar dan masuknya karyawan dalam sebuah perusahaan tak bisa dihindari karena itu adalah hal yang wajar, bahkan menguntungkan perusahaan karena bisa mendapat karyawan yang lebih baik. Namun jika turnover karyawan terjadi terlalu sering atau besar, maka akan merugikan perusahaan.

Tipe Turnover Karyawan

Ada dua tipe turnover karyawan, yaitu secara relawan dan tidak. Relawan turnover adalah mereka yang memiliki alasan untuk resign. Sebaliknya, mereka yang merupakan non-relawan turnover harus keluar resign karena keputusan yang dibuat oleh perusahaan, misalnya PHK (pemutusan hubungan kerja).

Secara umum, relawan turnover adalah ukuran yang digunakan untuk membandingkan perusahaan satu dengan yang lainnya. Tipe ini adalah mereka yang biasanya terkena pengaruh langsung dari atasan atau supervisor.

Apa yang Dimaksud dengan Tingkat Turnover?

Tingkat turnover adalah perhitungan jumlah karyawan yang telah resign dan dilihat sebagai persentase dari jumlah total karyawan. Walaupun tingkat turnover dihitung dan dilaporkan per tahun, namun jumlah tersebut juga dapat dilihat dalam periode tertentu.

Baca juga:  10 Keuntungan Perusahaan Merekrut Freelancer

Cara untuk Menghitung Tingkat Turnover Karyawan

Anda bisa menghitung tingkat turnover karyawan dengan membagi jumlah karyawan yang resign dengan jumlah karyawan yang ada pada periode awal. Angka ini dinyatakan dalam bentuk persentase baik untuk perhitungan relawan turnover, non-relawan turnover dan juga total keseluruhan turnover.

Misalnya, perusahaan Anda memiliki 100 karyawan pada awal tahun dan selama satu tahun ke depan ada enam karyawan yang resign sementara sembilan orang lainnya terkena PHK.

Dari data tersebut dapat dihitung bahwa tingkat relawan turnover per tahun adalah 6/100 atau 6%, sementara non-relawan turnover ada sebanyak 9/100 atau 9%. Kemudian total dari keseluruhan turnover adalah 15/100 atau 15% yang didapatkan dari total non-relawan dan relawan turnover.

Bagaimana Cara Mengatasi Turnover Karyawan?

Bagi non-relawan turnover, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menjalankan perusahaan sebaik mungkin sehingga Anda tak perlu melakukan PHK. Namun permasalahan keuangan dan kondisi hal-hal tak terduga yang bisa terjadi kadang memaksa perusahaan agar mau tak mau memberlakukan PHK.

Pastikan Anda dan seluruh divisi bekerja dengan baik untuk menghindari dan mengatasi hal-hal tak terduga. Pasalnya PHK adalah salah satu hal yang sebenarnya merugikan perusahaan dan merupakan hal terakhir yang perlu dilakukan.

Baca juga:  Kebahagiaan Karyawan, Mengapa Begitu Penting?

Untuk mengurangi jumlah relawan turnover, tunjukkan kepada karyawan bahwa mereka akan menyesal atau rugi jika resign dari perusahaan. Pengaruh terbesar bagi kepuasan seorang karyawan adalah atasan langsung mereka. Pastikan para menajer di perusahaan Anda terlatih dengan baik untuk memimpin.

Kesimpulan

Jika Anda adalah seorang supervisor, manajer atau bahkan pemilik perusahaan, Anda harus memastikan tingkat turnover karyawan agar tetap rendah. Hal ini akan membantu pekerjaan banyak orang karena tak akan memakan banyak waktu, tenaga dan biaya lagi untuk merekrut dan melatih karyawan baru.

Sumber:
TheBalance: Employee Turnover

Comments (2)

  • Ady Supriyanto Reply

    Mau tanya apakah pensiun termasuk bagian dari PHK?

    Agustus 11, 2017 at 7:30 am
    • Admin KaryaONE Reply

      Iya, pensiun masuk bagian pemutusan hubungan kerja (PHK). Pensiun adalah Ketika seseorang telah mencapai batas usia tertentu sesuai dengan peraturan perusahaan yang disepakati. Biasanya keinginan perusahaan mempensiunkan karyawan karena produktivitas kerjanya rendah sebagai akibat usia lanjut, cacat fisik, kecelakaan dalam melaksanakan pekerjaan dan sebagainya.

      Selain itu, ada pensiun atas permintaan sendiri dengan mengajukan surat permohonan setelah mencapai masa kerja tertentu, dan permohonannya dikabulkan oleh perusahaan.

      Agustus 14, 2017 at 11:07 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *