UMKM, Pengertian, Jenis dan Permasalahan yang Dihadapi di Indonesia

umkm adalah

Usaha  Mikro,Kecil dan Menengah atau yang sering disingkat UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro.

Seperti diatur dalam peraturan perundang – undangan NO .20 Tahun 2008, kriteria UMKM yaitu :
usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak
termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak
Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).

Setelah mengetahui kriteria dianggap sebagi UMKM , saatnya kita membahas tentang jenis- jenis UMKM.

Aplikasi Absensi Karyawan via SmartphoneJenis UMKM

Seperti yang terdapat pada Keppres RI No 19 Tahun 1998 , yang menjelaskan jika UMKM sebagai  kegiatan ekonomi  rakyat pada skala kecil yang perlu dilindungi dan dicegah  dari persaingan yang tidak sehat.  Pemerintah memiliki   kewajiban untuk melindungi usaha mikro kecil dan menengah dari upaya perusahaan besar untuk mengambil alih dan mencari keuntungan serta merebut hak-hak dari UMKM.

Saat ini UMKM menjadi salah satu jenis usaha yang banyak diminati oleh masyarakat mulai dari yang berskala kecil hingga yang berskala besar. Hal ini karena potensi keuntungan yang dimiliki oleh UMKM memang  cukup menjanjikan.

Dan UMKM  sendiri adalah jenis usaha yang memiliki banyak jenis serta dapat disesuaikan dengan kemampuan dan juga keinginan dari si pemilik usaha.   Itulah mengapa UMKM menjadi salah satu jenis usaha yang sangat fleksibel  karena  dapat mengikuti perkembangan zaman

Berikut adalah beberapa jenis UMKM yang ada di Indonesia.

UMKM  di Bidang  Kuliner

Salah satu jenis bidang usaha UMKM yang paling banyak diminati bahkan hingga anak muda sekalipun. Adalah UKM di bidang kuliner. Dengan sedikit inovasi di bidang makanan , marketing yang bagus dan juga modal yang cukup.

Bisnis ini menjanjikan keuntungan yang cukup menggiurkan. Karena setiap hari orang selalu mencari makanan , Bisa dipastikan bahwa bisnis kuliner memang tidak akan pernah ada matinya. Contoh di bidang kuliner untuk UMKM adalah  jualan cemilan, membuat restoran mini atau cafe. Jualan aneka keripik dan lain sebagainya.

UMKM di Bidang Fashion

Selain bidang makanan , salah satu jenis UMKM yang juga sangat diminati dan juga menjanjikan profit yang cukup besar adalah  UMKM, di bidang Fashion. Setiap tahun tren fashion selalu mengalami perubahan  dan setiap orang , terutama yang selalu update fashion terbaru, akan terus mencari banyak referensi busana yang mereka inginkan.

Inilah yang menyebabkan UMKM di bidang  fashion  terus berkembang dan tetap menjanjikan keuntungan  dalam jangka waktu yang cukup lama.  Karena selain selalu muncul nya banyak pemilik UMKM di bidang ini. kreativitas  pemilik usaha pun menjadi salah satu kunci bisnis ini tetap bertahan dari tahun ke tahun.

Contoh UMKM di bidang fashion: berjualan jilbab, jualan baju khusus anak, jualan perlengkapan  pecinta alam . dan lain sebagainya.

UMKM di Bidang Pertanian

Siapa bilang usaha agribisnis di bidang pertanian  bukan termasuk bidang UMKM yang menjanjikan. UMKM di bidang pertanian adalah salah satu jenis UMKM yang berperan dalam menyediakan pangan di Indonesia. Serta salah satu UMKM yang paling berkembang di wilayah pegunungan dan juga pedesaan.

Contohnya adalah jualan bibit sayuran, jualan bibit bunga, jual bibit buah – buahan ,  usaha pertanian jagung, sayuran, tanaman hias , dan lain sebagainya.

UMKM di Bidang  Elektronik

Salah satu contoh UKM di bidang elektronik  adalah  menjual material  elektronik, jual perlengkapan  musik, jual perlengkapan sound system, jual alat elektronik  seperti laptop,  handphone, setrika,  kabel dan juga alat elektronik lainnya.

Selain beberapa jenis UKM yang disebutkan diatas, masih banyak UMKM lain di Indonesia diantaranya adalah UMKM yang bergerak di bidang kosmetik, teknologi,  jasa dan lain sebagainya.

Dasar Perundangan UMKM di Indonesia

Dalam perkembangannya, Undang – undang yang mengatur tentang UMKM memiliki perubahan dari waktu ke waktu, namun ada beberapa Undang – undang yang tetap dijadikan dasar hukum dalam mendirikan UMKM di Indonesia  sekaligus untuk melindungi hak pelaku usaha UMKM dan juga menjaga kerjasama yang mungkin terjadi antara pengusaha besar dan juga pelaku UMKM adalah

  • UU No 20 Tahun  2008 tentang Usaha  Mikro,Kecil dan Menengah
  • Pasal 33 Undang – undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Permasalahan Yang Sering Dihadapi UMKM

Walaupun  sering disebut sebagai garda terdepan ekonomi rakyat Indonesia, nyatanya UMKM di Indonesia memiliki sejumlah masalah yang cukup rumit dan menyebabkan banyak UMKM di Indonesia jadi tidak dapat berkembang dengan baik.  Simak ulasan berikut

1. Minimnya Modal Usaha

Di Indonesia permasalahan klasik banyak pelaku UMKM adalah sulitnya mendapatkan akses modal yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha yang mereka miliki . Akibatnya  para pelaku usaha  tidak bisa menaikkan produksi untuk menaikkan  jumlah produksinya  untuk mencapai  omset yang diinginkan.

Meski Pemerintah telah mengucurkan dana melalui program KUR  dan banyak program  lain untuk mendukung UMKM agar  jauh lebih berkembang. Namun pada kenyataannya di lapangan,  masih banyak UKM yang kesulitan memanfaatkan program yang telah dibuat oleh Pemerintah. Alasannya adalah bunga yang memberatkan dan juga kesulitan  mencicil dana yang harus dikembalikan.

Distribusi Yang Tidak Tepat Sasaran

Berkurangnya networking yang baik dari pelaku usaha UMKM adalah kendala tersendiri dalam pendistribusian barang yang dijual. Terkadang beberapa pelaku usaha  justru mengalami kesulitan dalam memasarkan apa yang mereka jual.

Metode pemasaran dari rekomendasi teman dan juga mulut ke mulut masih menjadi favorit pelaku usaha UMKM . Karena mereka menganggap hal ini menjadi caa termudah dalam memasarkan sekaligus dalam pendistribusian barang atau memasarkan  jasa yang mereka miliki.

Kurangnya Inovasi

Banyak pelaku usaha yang biasanya hanya bertahan sekitar 1- 2 tahun saja, Hal ini dikarenakan kurangnya inovasi yang dilakukan oleh banyak pelaku bisnis UMKM. kebanyakan pemilik usaha hanya melakukan bisnis tas dasar ikut – ikutan saja. Atau hanya melakukan partnership dengan beberapa orang . Tanpa mengetahui potensi bisnis yang dimiliki. Sehingga hanya dalam waktu singkat , bisnis yang dibangun hancur sia -sia

Tidak Memiliki Izin Usaha

Permasalahan yg cukup vital untuk UMKM adalah soal perizinan yang harus dimiliki. Namun sayangnya hanya beberapa pelaku usaha saja yang benar- benar memikirkan perizinan untuk usaha mereka.

Bahkan bisa dikatakan hanya segelintir orang yang memahami pentingnya izin usaha untuk membuat usaha mereka semakin berkembang kedepannya.

Beberapa pelaku sudah melihat ini sebagai masalah yang menghambat. Padahal jika melihat sisi baiknya, Perizinan Akan memberikan banyak sekali keuntungan pada pelaku UMKM. Selain menambah kepercayaan konsumen ataupun customer. Perizinan yang dimiliki juga akan mengundang keuntungan lain berupa investor yang akan bersedia berinvestasi di UMKM yang anda miliki

Meski menjadi barisan paling depan dan juga menjadi sumber utama ekonomi kerakyatan. UMKM di Indonesia memang memiliki tantangan yang berat di tengah upaya Pemerintah untuk memfasilitasi dna memudahkan UMKM di Indonesia agar terus berkembang dan semakin maju.

Referensi : Info UMKM

__________
KaryaONE adalah aplikasi absensi dan payroll Indonesia yang membantu menyederhanakan proses administrasi SDM, sehingga Anda bisa lebih fokus pada bisnis Anda. Solusi yang kami berikan meliputi pengelolaan absensi, cuti, izin, lembur, penggajian, dan talent management. KaryaONE terjangkau bagi semua kalangan pelaku bisnis, mulai dari UKM, UMKM hingga korporasi. Gunakan KaryaONE sekarang juga, coba gratis 30 Hari atau undang demo.

Banner KaryaOne - Aplikasi Absensi Geo-tagging location

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *